MENGHINDARI PENEMPATAN IKLAN ADSENSE YANG DILARANG OLEH GOOGLE

Posted by on 20 January 2015 - 11:29 AM

Secara umum, sebagai newbie di dunia internet marketing khususnya adsense, seseorang akan mengalami masa-masa bingung sehingga dengan sadar ia akan berusaha untuk mencari informasi dari berbagai sumber. Sebagian orang mungkin merasa kesulitan untuk menyesuaikan penempatan iklan di blog mereka karena merasa khawatir dan tidak begitu yakin tentang bagaimana penempatan yang benar.

Ketika anda mempelajari kebijakan penempatan iklan pada bantuan adsense, anda akan mengetahui hal-hal yang tidak boleh anda lakukan dengan iklan anda. Akan tetapi, terdapat poin-poin yang mungkin tidak begitu kita pahami atau kemungkinan kita tidak begitu mengerti bagaimana menggunakan bantuan adsense tersebut. Oleh karena itu, pada kesempatan ini kami akan mencoba menyampaikan beberapa hal yang sebaiknya tidak anda lakukan.

Penempatan Iklan yang Tidak Disetujui

Tidak disetujuinya penempatan suatu iklan didasarkan pada dapat timbulnya klik tidak sengaja pada iklan yang menyebabkan perusahaan pemasang iklan mengalami kerugian. Sebagai mitra kerja, tentu semua pihak ingin sama-sama diuntungkan. Berikut beberapa penerapan iklan yang tidak disetujui oleh google adsense.
  1. Penempatan yang rentan klik tidak sengaja
    Ketika anda meletakkan sebuah iklan di dekat menu navigasi, maka pastikanlah agar navigasi dan iklan anda berada pada jarak yang aman. Anda harus memastikan bahwa letak tersebut tidak mendorong timbulnya klik tidak sengaja.

    Jika anda meletakkan iklan tepat di bawah menu navigasi drop down yang ramping, sehingga ketika seorang pembaca melihat menu, list menu akan berada tepat di atas iklan. Hal ini sangat rentan menimbulkan klik tidak sengaja karena peluang terkliknya iklan yang berada di bawah cukup besar. Hal serupa juga akan terjadi jika anda meletakkan sebuah iklan di sebelah menu navigasi yang ketika hover list menunya juga tepat di atas iklan.

    penerapan iklan yang tidak disetujui google

    Selain itu, anda juga harus menghindari penempatan iklan yang berdampingan dengan tombol navigasi (next atau previous) misalnya pada menu slideshow. Ada kalanya iklan yang tampil juga menunjukkan tombol yang sejenis sehingga pembaca akan menjadi bingung dan sebagian yang kurang jeli akan mengklik tombol yang terdapat pada iklan. Hal ini tentu menyebabkan klik yang tidak sengaja.

    penerapan iklan yang tidak disetujui google

    Oleh karena itu, kalaupun anda ingin meletakkan sebuah iklan di dekat image slideshow maka berilah jarak yang cukup dan beberapa baris keterangan gambar agar pembaca dapat membedakan mana yang iklan dan mana yang konten blog. Ingat, adsense menyarankan untuk menampilkan iklan apa adanya, dengan maksud janganlah berusaha mengatur letak iklan sedemikian rupa untuk mengelabui pembaca.


  2. Meletakkan iklan sejajar dengan gambar
    Hal semacam ini umumnya terjadi pada halaman beranda. Hindarilah penempatan iklan yang disejajarkan dengan konten gambar anda. Apalagi anda dengan sengaja tidak memberi keterangan apapun pada gambar anda sehingga iklan yang berada di dekatnya seolah-olah menjadi penjelas gambar anda. Hal ini tentu akan membuat pembaca menjadi bingung. Ketika gambar yang anda gunakan cenderung relevan dengan iklan yang tampil, maka pembaca akan terkecoh dan hal semacam ini bertentangan dengan kebijkan google adsense.

    penempatan iklan yang dilarang

    Ada kalanya anda harus memodifikasi tampilan iklan agar terlihat selaras dengan tema blog anda, akan tetapi anda juga harus memperhatikan spot-spot yang dapat menimbulkan kecurangan. Ketika anda memutuskan untuk meletakkan sebuah iklan di bawah atau di atas konten anda yang berupa gambar, maka usahkanlah untuk memberi jarak yang cukup dan pembatas yang jelas. Dalam hal ini properti border yang anda gunakan memainkan peran yang penting. Anda juga harus memastikan bahwa pembaca dapat membedakan antara iklan dengan konten anda yaitu dengan menampilkan beberapa baris summary post yang menjadi pengantar konten anda.


  3. Meletakkan konten yang meniru format iklan
    Jangan pernah memodifikasi konten blog anda menyerupai format iklan dengan tujuan meningkatkan klik pada iklan. Hal tersebut merupakan pelanggaran kebijakan. Ketika anda mendesain sedemikian rupa konten anda agar menyerupai iklan, baik itu pada halaman beranda, halaman artikel, ataupun halaman penelusuran non google, maka hal itu termasuk upaya menyamarkan iklan sehingga pembaca akan mengalami kesulitan untuk membedakan mana iklan dan mana konten. Ketika anda memutuskan untuk memasang iklan pada halaman hasil penelusuran, maka pastikanlah bahwa konten dan iklan yang tampil pada halaman tersebut memiliki perbedaan yang jelas.

    penempatan iklan yang tidak disetujui


  4. Modifikasi yang terlalu berlebihan
    Modifikasi dalam hal ini adalah menambah unsur tertentu pada iklan agar mencuri perhatian pembaca. Hindarilah unsur-unsur yang yang berlebihan misalnya dengan membubuhkan suatu kalimat dan ikon tertentu yang secara gamblang mengajak pembaca untuk mengklik iklan. Anda juga harus menghindari penggunaan scrip atau kode untuk mengatur agar iklan anda melayang dan tetap tampil meskipun pembaca menggeser halaman ke bawah (scroll down). Hal ini merupakan cara yang berlebihan untuk menarik perhatian pembaca. Secara tidak langsung anda memaksa pembaca untuk mengalihkan fokus mereka ke iklan yang tampil. Oleh karena itu, Kalaupun anda ingin memodifkasi iklan anda agar sesuai dengan tema blog atau agar iklan tidak terlihat monoton, maka gunakanlah pengaturan yang sewajarnya. Adsense sendiri sudah menyediakan fitur untuk mendesain wujud iklan anda ketika anda mambuat suatu iklan (+ new ad unit), maka kami rasa menggunakan fitur itu sudah cukup untuk menyesuaikan tampilan iklan.

    modifikasi adsense yang tidak diizinkan


  5. Pemberian label yang menyesatkan
    Ketika anda menggunakan skrip untuk menempelkan kode iklan anda ke blog, pastikan bahwa anda tidak menggunakan title atau label yang tidak disetujui oleh adsense. Hindari penggunaan kata yang menyesatkan seperti "Recommended", "Klik di sini", "Info Menarik", dan lain sebagainya. Google adsense hanya memperbolehkan penggunaan label "Iklan" dan "Pesan Sponsor". Selain itu, anda juga harus menghindari penggunaan kata-kata yang mengundang ketertarikan pembaca dengan cara memberi iming-iming atau hadiah yang menggiurkan. Jika anda melakukan hal semacam ini, maka dapat dipastikan bahwa pembaca hanya tergiur pada janji yang anda berikan, bukan semata-mata karena merasa tertarik dengan iklan sesungguhnya. Oleh karena itu, tampilkanlah iklan apa adanya. Percayalah, jika iklan anda relevan dengan konten anda, maka pembaca akan secara sadar mengklik iklan anda tanpa harus diberi iming-iming yang sama sekali tidak bersumber dari pemiliki iklan. Oleh karena itu, senantiasalah menyuguhkan konten-konten menarik yang relevan dengan iklan yang sering muncul. Selalu ingat, kualitas konten adalah hal penting.


  6. Meletakkan konten di bawah paruh layar
    Ketika kita meletakkan iklan di bawah navigasi dan di atas artikel, maka penayangan halaman blog kita akan cenderung mendorong konten berada di bawah paruh layar sehingga hanya ada iklan yang terlihat. Hal ini akan membuat pembaca berfikir bahwa iklan tersebut adalah konten. Pembaca akan mengalami kesulitan untuk membedakan konten dan iklan. Oleh karena itu, ketika anda memutuskan untuk melatkkan iklan di bawah navigasi, usahakanlah iklan diletakkan di sebelah kiri atau kanan, menyatu dengan artikel agar konten anda tetap tampil pada atas paruh layar. Dengan begitu pembaca akan langsung menemukan artikel yang ingin ia baca. Dan nilai plus yang akan anda terima, pembaca kemungkinan akan tertarik untuk mengklik iklan anda sebagai klik yang sah.

    penempatan yang tidak disetujui

Demikianlah beberapa hal yang harus kita hindari dalam penempatan iklan adsense di blog. Sebenarnya masih banyak hal lain yang harus anda perhatikan selain hal-hal di atas. Oleh karena itu, sering-seringlah mengunjungi bantuan adsense dan luangkanlah waktu anda untuk mempelajai poin-poin penting yang ada di halaman tersebut. Semoga artikel ini bermanfaat, terimakasih.



Edutafsi.com adalah blog bahan belajar sekolah yang ditujukan untuk membantu murid belajar. Dukung edutafsi untuk terus berkembang dengan like laman facebook edutafsi, follow IG Tafsi Junior, dan subscribe youtube Tafsi Video. Terimakasih telah berkunjung ke blog ini. Semoga bermanfaat.

Advertisements

1 comments :