THE DIFFERENCES BETWEEN NARRATIVE, EXPLANATION, AND DISCUSSION

Posted by on 15 April 2015 - 12:20 PM

Perbedaan antara teks narasi (narrative text), teks penjelasan (explanation text), dan teks diskusi (discussion text) dalam bahasa Inggris dapat dilihat dari tiga aspek utama yaitu fungsi spesifik (specific function), bentuk umum (generic structure), dan  fitur bahasanya (language features). Secara sederhana kita dapat melihat perbedaan ketiga jenis teks tersebut berdasarkan kecenderungannya. Teks narasi cenderung berbentuk cerita yang melibatkan komplikasi dan pemecahan masalah, teks penjelasan cenderung menyerupai laporan yang memuat deskripsi umum tentang sesuatu, sedangkan teks diskusi cenderung menghadirkan argumen-argumen dari berbagai sudut pandang mengenai suatu permasalahan yang diperdebatkan.

Berikut disajikan penjelasan mengenai tiga aspek dari masing-masing teks yang menjadi pembeda untuk ketiga jenis teks tersebut :
  1. Narrative Text
    1. Spesific Function
      To amuse, to entertain, and to deal the readers with actual or vicarious experience. Teks narasi ditujukan untuk menghibur atau bercerita.

    2. Generic Structure
      1. Orientaion
        Merupakan bagian pembuka yang umumnya diawali dengan pengenalan karakter utama dalam cerita, serata kapan dan dimana kisah itu terjadi.

      2. Complication
        Bagian komplikasi merupakan bagian ketika tokoh dalam kisah tersebut mengalami puncak konflik. Bagian ini merupakan bagian yang menghidupkan cerita. Sebuah cerita tanpa konflik akan terasa kurang hidup.

      3. Resolution
        Bagian ini memuat penjelasan mengenai bagaimana karakter dalam kisah tersebut menyelesaikan masalah atau konflik yang timbul. Biasanya akan ada beberapa resolusi yang dipaparkan untuk menghidupkan cerita.

      4. Coda
        Bagian ini merupakan bagian terakhir dari suatu kisah narasi yang menjelaskan bagaimana keadaan ketika konflik terselesaikan serta pelajaran apa yang dapat diambil dari cerita tersebut.

    3. Language Features
      1. Menggunakan kata kerja aktif dalam bentuk lampau misalnya : climbed, went, did dan sebagainya.
      2. Menggunakan kata benda atau hewan tertentu sebagai kata ganti misalnya : the king, the widow, dan sebagainya.
      3. Menggunakan kata sifat yang membentuk frase kata benda misalnya : long black hair, beautiful white dress, dan lain sebagianya.
      4. Menggunakan kata hubung temporal untuk mempersingkat beberapa bagian tertentu mislanya : then, after, soon, dan sebagainya.
      5. Menggunakan proses material.


  2. Explanation Text
    1. Spesific Function
      To explain the processes involved in the formation or workings of natural or socioculturl phenomena. Teks penjelasan digunakan untuk menjelaskan proses terjadinya suatu penomena alam atau sosial.

    2. Generic Structure
      1. A general statement
        Merupakan pernyataan umum yang menjelaskan deskripsi umum tentang pemonena yang dibahas. Pemomena yang diangkat dapat menjadi pembuka dalam teks penjelasan.

      2. A squenced explanation
        Bagian ini memuat penjelasan mengenai mengapa pemonema tersebut terjadi dan bagiamana penuturan penulis tentang penomena tersebut. Bagian ini biasanya terdiri dar beberapa paragraf yang disusun secara berurut sesuai gagasan penulis.

      3. Closing/conclusion
        Bagian ini merupakan penutup yang seringkali digabung dalam bagian kedua (squenced explanation) karena bagian ini seringkali berupa langkah atau urutan terakhir dari bagian penjelasan.

    3. Language Features
      1. Menggunakan kalimat pasif 
      2. Focus on generic nonhuman participants. Menggunakan partisipan spesifik misalnya air, atom, unsur, dan sebagainya.
      3. Menggunakan kata hubung temporal dan sebab akibat.
      4. Menggunakan proses material dan relasional.


  3. Discussion Text
    1. Spesific Function
      To present two points of view about an issue. Teks diskusi menampilkan dua sudut pandang tentang suatu isu yang diperdebatkan yang ditandai dengan adanya argumen yang setuju dan argumen yang menentang.

    2. Generic Structure
      1. Issue
        Pada bagian ini dipaparkan suatu pernyataan mengenai isu atau permasalahan tertentu.

      2. Argument
        Bagian ini memuat argumen dan tanggapan mengenai pernyataan yang dipaparkan pada bagian awal. Bagian ini terdiri dari dua bagian yaitu :
        1. Argumen for
          Bagian ini berisi argumen atau pernyataan yang mendukung pernyataan sebelumnya. Pada bagian ini diulas lebih jauh mengapa pernyataan awal mengenai isu tersebut lebih baik.

        2. Argument againts
          Sebaliknya, pada bagian ini terdapat argumen atau pernyataan yang menolak atau tidak setuju dengan pernyataan awal dan memaparkan gagasan lain yang berbeda. Bagian ini merupakan penyeimbang dalam teks diskusi.

      3. Conclusion/Recomendation
        Merupakan bagian penutup yang beiris kesimpulan atau saran mengenai isu yang dibahas.

    3. Language Features
      1. Menyatakan penalaran sebagai kata kerja dan kata benda.
      2. Focus on generic human and generic nonhuman participants.
      3. Menggunakan kata hubung perbandingan.
      4. Menggunakan proses material, relasional, dan mental.



Edutafsi.com adalah blog bahan belajar sekolah yang ditujukan untuk membantu murid belajar. Dukung edutafsi untuk terus berkembang dengan like laman facebook edutafsi, follow IG Tafsi Junior, dan subscribe youtube Tafsi Video. Terimakasih telah berkunjung ke blog ini. Semoga bermanfaat.

Advertisements

0 comments :

Post a Comment