UNSUR-UNSUR POKOK SENI RUPA DAN KLASIFIKASI WARNA

Posted by on 22 February 2017 - 7:36 AM

Seni merupakan karya manusia yang diciptakan dan dilandasi kemahiran untuk menciptakan suatu keindahan. Seni rupa adalah salah satu cabang seni yag diciptakan manusia dengan menggunakan rupa sebagai media untuk mengungkpkan gagasan seni. Berdasarkan wujudnya, seni rupa dapat dibedakan menjadi seni rupa dua dimensi dan seni rupa tiga dimensi. Berdasarkan jenisnya, seni rupa dibedakan menjadi seni rupa murni dan serni upa terapan. Sebagai suatu karya yang menghadirkan keindahan, seni rupa memperhatikan beberapa azs keindahan seperti azs kesatuan yang utuh, tema, variasi menurut teman, perkembangan, dan azas berjenjang. Selain itu, seni rupa juga terdiri dari unsur-unsur pokok yang dikombinasikan sedemikian rupa. Pada kesempatan ini, Bahan belajar sekolah akan membahas kelima azas tersebut serta unsur-unsur pokok dan warna dalam seni rupa.

A. Azas Keindahan Seni Rupa

Salah satu ciri khas dari sebuah karya seni adalah hadirnya sebuah nilai estetika atau keindahan. Baik seni rupa murni atu seni rupa terapan, keduanya sama-sama memiliki nilai keindahan meskipun memiliki aplikasi yang jelas berbeda.

Keindahan yang dihasilkan dalam sebuah karya seni rupa dihasilkan melalui suatu proses yang berlandaskan pada kemahiran dalam hal estetika. Secara objektif, keindahan muncul dan terpancar dalam suatu karya seni rupa karena adanya keseimbangan objek.

Meski demikian, keindahan tidak hanya sekedar kseimbangan, melainkan juga meliputi beberapa azas penting lainnya. Lima azas keindahan menurut De Witt H. Parker antara lain azas kesatuan, tema, variasi, perkembangan, dan berjenjang.

#1 Azas Kesatuan Utuh
Dalam karya seni, keindahan hanya dapat terwujud jika azas kesatuan utuh telah terpenuhi. Azas kesatuan utuh bermakna bahwa masing-masing unsur yang digunakan dalam karya seni tersebut saling berkait dan masing-masing unsur memiliki peran dalam membentuk keindahan.

#2 Azas Tema
Salah satu faktor yang menjadi pembeda dalam perwujudan keindahan adalah tema. Setiap tema memiliki warnanya masing-masing yang memberikan ciri khas tertentu pada suatu karya seni rupa. Masing-masing unsur mengusung dan membentuk tema tertentu.

#3 Azas Variasi
Keindahan juga terwujud karena adanya variasi. Suatu kaya seni khususnya seni rupa akan cenderung monoton dan berkurang keindahannya jika tidak ada variasi antara karya yang satu dengan karya yang lainnya. Oleh karena itu, dalam menghasilkan suatu keindahan, tema yang digunakan sebaiknya bervariasi sehingga dihasilkan karya yang variatif dengan corak keindahannya masing-masing.

#4 Azas Perkembangan
Keindahan dapat diapresiasi dan dinilai. Penilaian terhadap keindahan suatu karya seni tentu saja bergantung pada beberapa faktor termasuk sudut pandang. Meski demikian, dapat diurut dan direkonstruksi perkembangannya mulai dari yang sederhana hingga yang lebih kompleks.

#5 Azas Berjenjang
Azas berjenjang bermakna bahwa keindahan bukanlah sesuatu yang datar melainkan dapat menimbulkan suatu susunan secara berjenjang sehingga dapat dirasakan tingkat keindahan dari suatu karya seni rupa tersebut.

Keindahan merupakan nilai-nilai estetis yang menyrtai sebuah karya seni rupa dan merupakan pengalaman estetis yang diperoleh ketika seseorang menyerap objek seni tertentu. Nilai keindahan suatu karya tidak hanya bergantung wujud karya saja melainkan juga oleh pada latar belakang dan pengalaman masing-masing individu.

B. Unsur-unsur Pokok Dalam Seni Rupa

Unsur-unsur poko dalam karya seni rupa adalah unsur dasar yang umumnya digunakan untuk menghasilkan sebuah karya seni rupa. Perpaduan antara unsu-unsur pokok inilah yang kemudian menghasilkan suatu keindahan yang dapat dinikmati oleh mata manusia.

Suatu karya seni rupa dikatakan baik jika memenuhi unsur-unsur pokok yang membuat karya tersebut menjadi kesatuan yang utuh. Secara umum, terdapat lima unsur pokok di dalam karya seni rupa yaitu garis, bidang, bentuk, warna, dan komposisi.

#1 Titik dan Garis
Garis adalah sekumpulan titik yang berderet dan memanjang. Garis merupakan unsur utama dalam karya seni rupa. Berbagai macam bentuk objek dapat dihasilkan melalui titik, kumpulan titik, atau garis. Ada banyak bentuk garis yang dapat digunakan mulai dari yang lurus hingga yang bergelombang mengikuti bentuk objek.

Penggunaan garis tidak hanya untuk menghasilkan bentuk dari suatu objek, tetapi juga digunakan untuk menghasilkan kesan watak tertentu. Berikut beberapa kesan watak yang dapat diciptakan menggunakan garis:
a). Keagungan dan kestabilan : garis tegak
b). Ketidakstabilan dan pergerakan : garis miring
c). Kekuatan : garis tegas, kuat, dan patah-patah
d). Kelembutan : garis halus.

#2 Bidang
Unsur berikutnya adalah bidang. Bidang adalah aera atau daerah yang dibentuk dari pertemuan beberapa garis di suatu titik pertemuan garis. Secara umum, bidang dibuat dengan kesan datar (dua dimensional) tetapi ada juga yang dibuat dengan kesan tiga dimensi.

#3 Bentuk
Bentuk adalah wujud yang dibentuk oleh pertemuan beberapa bidang. Secara garis besar, bentuk dapat dikelompokkan menjadi dua jenis, yaitu bentuk geometris dan bentuk organis.

a). Bentuk Geometris
Bentuk geometris adalah bentuk-bentuk yang trukur dan dapat didefenisikan. Beberapa bentuk geometris yang umum digunakan dalam menghasilkan karya seni rupa antaralain persegi, lingkaran, bola, kerucut, bujur sangkar, tabung, limas, kubus, dan sebagainya.

b). Bentuk Organis
Bentuk organis adalah bentuk-bentuk yang alamiah yang sudah mengalami perkembangan sehingga tidak lagi dapat diukur dan sulit untuk didefenisikan. Beberapa bentuk yang termasu bentuk organis antara lain bentuk sayuran, bentuk binatang, bentuk lekukan pada tumpukan kain, dan sebagainya.

#4 Warna
Warna merupakan unsur pokok yang sangat penting dalam suatu karya seni rupa. Warna tidak hanya membantu menunjukkan karakter dari suatu objek yang dibuat tetapi juga membangung dan menambah ksan estetika yang terdapat di dalam suatu karya seni rupa.

#5 Komposisi
Komposisi adalah susunan dari berbagai unsur yang digunakan dalam suatu karya seni rupa yang dipadukan dengan takaran tertentu. Komposisi dibuat berdasarkan pertimbangan rsional, estetika, dan nilai-nilai eskpresi.

Beberapa kaidah penting yang harus diperhatikan dalam komposisi adalah :
a). Kesatuan : perpaduan yang utuh dan saling terkait
b). Keseimbangan : keteraturan penempatan unsur dengan komposisi yang tepat
c). Pusat perhatian : penonjolan suatu objek sebagai titik fokus karya
d). Irama : kesan gerak agar lebih dinamis dan tidak monoton
e). Kontras : perbedaan menonjol dari suatu objek yang berlawanan.

C. Warna Dalam Seni Rupa

Secara fisik, warna adalah sifat cahaya yang dipancarkan. Sedangkan secara subjektif, warna merupakan bagian dari cara pandang manusia. Panjang gelombang cahaya yang berbeda akan ditangkap oleh indera penglihatan sebagai warna yang berbeda.

Unsur-unsur pokok seni rupa dan klasifikasi warna

Warna merupakan permbiasan cahaya pada wujud prismatik yang menimbulkan spkertum pelangi. Secara garis besar, warna dapat dikelompokkan menjadi lima golongan, yaitu warna primer, warna sekunder, warna intermedie, warna tersier, dan warna kuarter.

#1 Warna Primer
Warna primer adalah warna dasar atau warna pokok yang belum mendapat pengaruh dari warna lain dan memiliki karakter yang khas. Dalam seni rupa dikenal tiga warna primer yaitu merah, biru, dan kuning.

#2 Warna Sekunder
Warna sekunder adalah warna yang terbentuk dari percampuran dua warna primer. Berikut beberapa warna sekunder yang umum dalam seni rupa:
a). Hijau : campuran antara biru dan kuning
b). Ungu : campuran merah dan biru
c). Jingga : campuran merah dan kuning.

#3 Warna Intermediate
Warna intermdeiate adlah warna yang dihasilkan dari pencampuran antara warna primer dengan warna sekunder. Beberapa warna intermdiet yang umum dalam seni rupa adalah kuning-hijau, hijau-biru, biru-ungu, merah-ungu, merah-jingga, dan kuning-jingga.

#4 Warna Tersier
Warna tersier adalah warna yang dihasilkan dari pencampuran antara warna sekunder dengan warna sekunder atau percampuran antara warna sekunder dengan warna intermediate. Pencampuran tersebut menghasilkan 2 warna. Beberapa warna tersier antara lain siena mentah (kuning tersier), siena bakar (merah tersier), siena sepia (biru tersier),  dan sebagainya.

#5 Warna Kuarter
Warna kuarter adalah warna yang dihasilkan dari pencampuran antara warna tersier dengan warna intermediet dan menghasilkan 24 warna. Beberapa warna kuarter antaralain jingga kuarter (sepeti brown), jiaju kuarter (moss green), ungu kuarter (deep purple), dan sebagainya.


Edutafsi.com adalah blog bahan belajar sekolah yang ditujukan untuk membantu murid belajar. Dukung edutafsi untuk terus berkembang dengan like laman facebook edutafsi, follow IG Tafsi Junior, dan subscribe youtube Tafsi Video. Terimakasih telah berkunjung ke blog ini. Semoga bermanfaat.

Advertisements