KECENDERUNGAN AFINITAS ELEKTRON ATOM UNSUR-UNSUR GOLONGAN UTAMA

Posted by on 05 October 2017 - 12:03 PM

Edutafsi.com - Afinitas Elektron. Pada pembahasan sebelumnya mengenai energi ionisasi, telah dibahas bagaimana sebuah atom memerlukan sejumlah energi untuk melepas sebuah elektron dari kulit terluarnya untu membentuk ion positif. Lalu bagaimana kalau atom tidak melepas sebuah elektron, melainkan menangkap atau menyerap sebuah elektron? Apakah akan melibatkan energi seperti halnya energi ionisasi? Seperti yang diketahui, sebuah atom tidak hanya dapat melepas elektron untuk membentuk ion positif, tapi juga dapat menyerap elektron dan membentuk ion negatif. Sama seperti halnya saat melepas elektron, proses penyerapan elektron juga melibatkan suatu energi dan itu berhubungan dengan afinitas elektron.

Afinitas elektron merupakan energi yang dibebaskan atau dilepaskan oleh suatu atom dalam wujud gas ketika menerima sebuah elektron. Akan tetapi, mengingat penyerapan elektron tidak selalu disertai dengan pelepasan energi, maka pengertian tersebut kemungkinan masih kurang tepat.

Karena itu, afinitas elektron lebih tepat diartikan sebagai energi yang menyertai penambahan satu elektron pada satu atom netral dalam wujud gas untuk membentu ion bermuatan negatif satu. Harga afinits elektron sulit untuk ditentukan secara langsung dan sulit pula untuk melihat kecenderungannya dalam satu golongan atau periode.

Afinitas elektron dinyatakan dalam kJ/mol. Nilai afinitas elektron ada yang bernilai positif dan ada yang bernilai negatif. Tanda negatif pada nilai afinitas elektron menunjukkan energi dilepaskan. Di bawah ini ditunjukkan ilustrasi grafik afinitas elektron vs nomor atom dari beberapa unsur golongan utama.

Kecenderungan afinitas elektron dalam sistem periodik

Meskipun data afinitas elektron dari beberapa unsur golongan utama sangat bervariasi dan sulit untuk dilihat kecenderungannya, namun ada beberapa pola kecenderungan yang dapat digunakan untuk beberapa situasi tertentu, hanya saja perlu diingat bahwa ada pengecualian di beberapa titik.
1). Dalam satu golongan, dari atas ke bawah, afinitas elektron cenderung berkurang
2). Dalam satu periode, dari kiri ke kanan, afinitas elektron cenderung bertambah.

Keculai unsur alkali tanah dan golongan gas mulia, semua unsur golongan utama memiliki afinitas elektron bertanda negatif. Golongan unsur utama yang memiliki afinitas elektron terbesar adalah golongan halogen (golongan VIIA).

Beberapa Konsep Terkait Afinitas Elektron

Karena kecenderungan afinitas elketron cukup sulit untuk dinyatakan (mengingat ada beberapa titik yang tidak mengikuti pola), ada beberapa konsep penting yang harus diperhatikan untuk memahami afinitas elektron.

Sesuai dengan definis afinitas elelktron sebagai energi yang menyertai proses penyerapan elektron, kata menyertai bisa brarti dua kemungkinan, yaitu menyerap atau melepas energi. Dengan kata lain, penyerapan elektron ada yang disertai dengan pelepasan energi dan ada juga yang disertai dengan penyerapan elektron.

#1 Penyerapan Elektron Disertai Pelepasan Energi
Jika penyerapan atau penangkapan elektron disertai dengan pelepasan energi, maka afinitas elektron atom dinyatakan dengan tanda negatif. Tanda negatif menunjukkan bahwa energi dilepaskan.

Sebagai contoh, Flourin memiliki afinitas elektron sebesar -328 kJ/mol. Itu artinya, untuk menyerap satu elektron dan membentuk ion F-, atom Flourin melepaskan energi sebesar 328 kJ/mol. Penyerapan elektron untuk membentuk ion Cl- disertai pelepasan energi sebesar 349 kJ/mol maka afinitas elektron Cl adalah -349 kJ/mol.

Semakin negatif nilai afinitas elektronnya, maka semakin besar kecenderungannya menarik elektron membentuk ion negatif. Dengan demikian, unsur yang memiliki afinitas elektron bertanda negatif mempunyai daya tarik yang lebih besar dibanding unsur yang memiliki afinitas elektron bertanda positif.

Ion negatif yang terbentuk dari sebuah atom unsur yang memiliki afinitas elektron bernilai negatif cenderung lebih stabil daripada atom netralnya. Sebagai contoh, ion klorida (Cl-) lebih stabil darpada atom Klorin (Cl).

#2 Penyerapan elektron Disertai Penyerapan Energi
Jika penyerapan atau penangkapan elektron disertai dengan penyerapan energi, maka afinitas elektron atom dinyatakan dengan tanda positif. Sebagai contoh, pembentukan ion Be- disertai dengan penyerapan energi sebesar 240 kJ/mol, maka afinitas elektron atom Be adalah 240 kJ/mol.

Unsur yang afinitas elektronnya positif memiliki daya tarik lebih redah. Pada unsur yang memiliki afinitas elektron bertanda positif, ion negatif yang terbentuk cenderung kurang stabil dibanding dengan atom netralnya. Sebagai contoh, atom Be masih lebih stabil dibanding ion Be-.

Demikian pembahasan singkat mengenai kecenderungan afinitas elektron atom dalam sistem periodik khususnya untuk unsur-unsur golongan utama. Jika bahan belajar ini bermanfaat, bantu kami membagikannya kepada teman anda melalui tombol share di bawah ini.


Edutafsi.com adalah blog bahan belajar sekolah yang ditujukan untuk membantu murid belajar. Dukung edutafsi untuk terus berkembang dengan like laman facebook edutafsi, follow IG Tafsi Junior, dan subscribe youtube Tafsi Video. Terimakasih telah berkunjung ke blog ini. Semoga bermanfaat.

Advertisements