PEMBENTUKAN BAYANGAN DAN SIFAT BAYANGAN PADA CERMIN DATAR

Posted by on 04 January 2018 - 10:25 AM

Edutafsi.com - Pembentukan Bayangan pada Cermin Datar. Salah satu jenis cermin yang sudah tidak asing lagi dan banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari adalah cermin datar. Cermin datar dimanfaatkan secara luas untuk berbagai keperluan dan biasanya berhubungan dengan penampilan seperti untuk berhias, untuk memastikan kerapian, untuk melihat gerakan misalnya pada sanggar tari, dan sebagainya. Cermin datar merupakan sebuah benda berupa kaca atau medium transparan yang dilapisi dengan lapisan cat logam di salah satu bagian permukaannya. Permukaan cermin datar dapat memantulkan sinar yang jatuh padanya sehingga kita dapat melihat bayangan dari suatu benda. Lalu, bagaimana sebenarnya proses pembentukan bayangan pada cermin datar? Pada kesempatan ini, edutafsi akan memaparkan cara melukis pembentukan bayangan pada cermin datar serta mengenal sifat-sifat bayangan yang dihasilkannya.

A. Hukum Pemantulan Cahaya

Hukum pemantulan cahaya sebenarnya sudah dikenalkan saat di bangku menengah pertama. Di SMP, biasanya akan dilakukan sebuah percobaan pemantulan cahaya menggunakan cermin datar. Percobaan tersebut merupakan salah satu cara sederhana untuk melihat hukum pemantulan cahaya. Melalui percobaan tersebut, diharapkan murid dapat melihat sifat pemantulan cahaya pada permukaan datar yang mengkilap seperti cermin.

Hukum pemantulan cahaya dicetuskan oleh Snellius. Hukum ini menjelaskan bagaimana hubungan antara sinar datang dan sinar pantul. Selain itu, hukum pemantulan cahaya juga mengkaji bagaiman hubungan antara sudut datang dan sudut pantul dalam suatu pemantulan cahaya.

Dari percobaan yang dilakukan, diperoleh hukum pemantulan sebagai berikut :
1). Sinar datang, sinar pantul dan garis normal terletak pada satu bidang datar
2). Besar sudut datang sama dengan sudut pantul (i = r).

Garis normal adalah garis yang tegak lurus dengan permukaan pemantul. Sudut datang adalah sudut yang dibentuk oleh sinar datang dan garis normal. Sedangkan sudut pantul adalah sudut yang dibentuk oleh sinar pantul dan garis normal.

B. Melukis Pembentukan Bayangan Oleh Cermin Datar

Pembentukan bayangan yang dihasilkan oleh sebuah cermin umumnya dapat dilihat melalui suatu ilutrasi dengan cara melukis sinar datang dan sinar pantul pada cermin tersebut. Pada ilustrasi tersebut, bayangan yang dihasilkan oleh cermin terbentuk oleh perpotongan perpanjangan sinar-sinar pantul.

Untuk melukiskan bayangan yang dihasilkan oleh sebuah cermin, maka kita dapat menggunakan sinar-sinar penting yang berasal dari benda. Umumnya, sinar yang digunakan adalah sinar yang dihasilkan oleh ujung-ujung benda. Selanjutnya, pembentukan bayangan dilukis berdasarkan hukum pemantulan cahaya.

Saat melukis pembentukan bayangan yang dihasilkan oleh cermin datar, maka kedua poin hukum pemantulan di atas harus diperhatikan. Dalam hal ini, kita juga harus jeli dalam membedakan mana sudut yang disebut sudut datang dan mana sudut yang disebut sudut pantul. Karena meski sederhana, nyatanya banyak murid yang terkecoh di bagian tersebut.

Secara garis besar, melukis pembentukan bayangan pada cermin datar dapat dilakukan dengan beberapa langkah berikut ini :
1). Dipilih sinar yang dihasilkan oleh ujung benda untuk menentukan bayangan
2). Sinar yang jatuh dengan sudut datang i dipantulkan dengan sudut pantul r (i = r)
3). Sinar yang jatuh tegak lurus cermin dipantulkan dalam arah berlawanan
4). Ditarik perpanjangan sinar-sinar pantul ke belakang cermin
5). Perpotongan perpanjangn sinar pantul inilah yang membentuk bayangan.

Ketika melukis sinar datang dan sinar pantul, maka perhatikan bahwa sudut yang dibentuk oleh sinar pantul dengan garis normal harus sama besar dengan sudut yang dibentuk oleh sinar datang dengan garis normal (sesuai dengan hukum pemantulan cahaya). Untuk jelasnya perhatikan gambar di bawah.

C. Sifat Bayangan yang Dihasilkan Cermin Datar

Selain untuk melihat proses pembentukan bayangan pada cermin melalui bukti geometri, melukis pembentukan bayangan biasanya juga digunakan untuk menentukan sifat bayangan yang dihasilkan oleh sebuah cermin. Cermin datar kebetulan menghasilkan bayang dengan sifat yang seragam dimanapun benda diletakkan.

Pembentukan bayangan oleh cermin datar

Dari gambar ilutrasi di atas, dapat dilihat karakteristik bayangan yang dihasilkan oleh cermin datar. Secara umum, sifat bayangan yang dihasilkan oleh cermin datar adalah :
1). Jenis bayangan : maya (tidak dapat ditangkap oleh layar)
2). Orientasi bayangan : tegak namun menghadap berlawanan arah dengan benda
3). Ukuran bayangan : sama besar dengan bendanya
4). Jarak bayangan ke cermin sama dengan jarak benda ke cermin
5). Tinggi bayangan sama dengan tinggi benda.

Demikianlah pembahasan singkat mengenai pembentukan bayangan dan sifat-sifat bayangan yang dihasilkan oleh cermin datar. Jika pembahasan ini bermanfaat, bantu kami membagikannya kepada teman-teman anda melalui tombol share di bawah ini.


Seluruh konten yang diterbitkan di edutafsi.com disusun oleh edutafsi dan dilindungi undang-undang hak cipta. Dilarang menerbitkan ulang konten dalam bentuk apapun dan dengan cara apapun.


Advertisements