BAGAIMANA CARA PUTRI MALU MENGATUPKAN DAUN SAAT DISENTUH?

Posted by on 07 January 2019 - 12:22 AM

Edutafsi.com - Hai Sobat Tafsi, Anda tentu sudah tidak asing lagi dengan tumbuhan putri malu. Tumbuhan berduri yang tumbuh liar di perkarangan ini termasuk jenis tumbuhan yang mudah ditemukan. Putri malu memiliki daun yang hijau dan bunga berbentuk bulat berwarna keunguan yang sebenarnya cukup indah ketika bergerombol.

Tapi, meski memiliki bunga yang cukup indah, keberadaan tumbuhan ini sering dianggap sebagai pengganggu sehingga biasanya akan dimusnahkan.

Selain itu, keberadaan putri malu yang bergerombol cenderung bersifat parasit dan menghambat pertumbuhan tanaman sehingga petani akan mencabutnya.

Meski tumbuh liar dan seringkali tidak diharapkan, ternyata putri malu merupakan tumbuhan dengan banyak khasiat yang baik untuk kesehatan tubuh.

Menurut hasil penelitian dari fakultas kedokteran Universitas Brawijaya, akar tumbuhan putri malu dapat dimanfaatkan untuk mengatasi luka akibat diabetes.

Selain itu, putri malu juga disinyalir berkhasiat untuk mengatasi insomnia, batuk, infeksi, demam, disentri, gangguan saluran kemih, dan sebagainya.

Salah satu keunikan putri malu adalah kemampuannya mengatupkan daun ketika terkena sentuhan. Daun putri malu akan mengatup selama beberapa menit.

Yang menjadi pertanyaan, bagaimana cara putri malu mengatupkan daun-daunnya secara cepat dan apa tujuannya mengatupkan daun tersebut?

Nah, pada kesempatan ini, edutafsi akan membahas cara putri malu mengatupkan daunnya. Tapi, sebelumnya, kita lihat dulu informasi mengenai gerak tumbuhan.

#1 Jenis-jenis Gerak pada Tumbuhan

Gerakan menutupnya daun putri malu ketika disentuh sebenarnya dapat dijelaskan berdasarkan konsep jenis-jenis gerak pada tumbuhan.

Berdasarkan asal rangsangannya, gerak pada tumbuhan dibedakan menjadi dua jenis, yaitu gerak autonom (endonom) dan gerak esionom.

Gerak autonom adalah gerak tumbuhan yang diperkirakan terjadi karena adanya rangsangan dai dalam tubuh tumbuhan itu sendiri.

Sedangkan gerak esionom adalah gerak tumbuhan yang terjadi karena adanya pengaruh rangsang dari luar tumbuhan.

Gerak esionom dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu:
1). Gerak taksis
2). Gerak tropisme
3). Gerak nasti

Nah, dari ketiga jenis gerak esionom tersebut, yang disinyalir bertanggungjawab pada pergerakan daun putri malu adalah gerak nasti.

Gerak nasti adalah gerak bagian tumbuhan yang arahnya tidak dipengaruhi oleh arah datangnya rangsangan tetapi ditentukan oleh tumbuhan itu sendiri.

Gerakan menutupnya daun putri malu menurut ilmuwan adalah gerakan nasti yang dipengaruhi oleh rangsang berupa sentuhan atau getaran.

Gerakan nasti yang dipengaruhi oleh sentuhan atau getaran disebut tigmonasti atau seismonasti.

#2 Bagimana Daun Putri Malu Mengatup?

Di atas telah dipaparkan bahwa menutupnya daun putri malu ketika terkena sentuhan merupakan gerak tigmonasti atau seismonasti.

Tapi, apa yang membuat daun putri malu menutup? Mengapa sentuhan dapat membuat daunnya mengatup? Kenapa tanaman lain tidak demikian?

Untuk menjelaskan proses tersebut, maka Sobat Tafsi perlu mengetahui istilah tekanan turgor pada tulang daun tumbuhan putri malu.

Tekanan turgor merupakan tekanan air pada dinding sel akibat perubahan kadar air di dalam sel tumbuhan.

Daun putri malu mengatup saat disentuh karena terjadi perubahan tekanan turgor pada tulang daun. Perubahan tersebut menyebabkan kekakuan daun berkurang.

Pada tulang daun putri malu terdapat suatu organ khusus yang berfungsi menggerakkan daun yang disebut pulvinus. Organ ini mengandung sel-sel turgor.

Ketika daun putri malu disentuh, terjadi aliran air yang menjauhi daerah sentuhan sehingga kadar air sel-sel motor di daerah sentuhan berkurang.

Berkurangnya kadar air di sel-sel tersebut menyebabkan tekanan turgor mengecil sehingga kekakuan daun berkurang dan daunpun mengatup.

Pada saat mereaksi sentuhan, daun Putri malu menguncup akibat hilangnya turgor karena air dalam sel-sel pulvinus keluar. Ranting juga ikut terkulai karena hilangnya turgor pada pangkalnya.

Setelah beberapa saat, tekanan turgor tersebut akan berangsur-angsur kembali dan ketika tekanan tugornya kembali normal, daunnya akan kembali mekar.

Baca juga : Jangan Salah, Paus dan Lumba-lumba Bukan Ikan!

#3 Kenapa Daun Putri Malu Mengatup?

Nah Sobat Tafsi, edutafsi telah memaparkan bagaimana sebenarnya proses mengatupnya daun putri malu ketika diberi sentuhan.

Lalu bagaimana jika menutupnya daun putri malu dihubungkan dengan kemampuan tumbuhan ini dalam menyesuaikan diri terhadap lingkungan?

Adakah tujuan tertentu dibalik mengatupnya daun tumbuhan ini?

Beberapa ilmuwan sependapat bahwa kemampuan putri malu untuk mengatupkan daunnya berhubungan erat dengan upaya adaptasi tumbuhan itu.

Karena bagaimanapun, menutupnya daun putri malu ketika disentuh menunjukkan respon atau adaptasi tumbuhan itu terhadap rangsangan dari luar.

Mereka percaya bahwa putri malu sengaja mengatupkan daunnya ketika terkena sentuhan untuk melindungi diri dari serangan hewan pemakan tumbuhan.

Reaksi menutupnya daun putri malu yang terbilang cepat kemungkinan besar dapat mengubah fikiran hewan agar memangsa tumbuhan lainnya.

Selain itu, ketika daun putri malu mengatup, bagian yang terlihat adalah bagian bawah daun yang warnanya lebih pucat tak sehijau bagian atas.

Karena layu dan terlihat tidak segar, maka hewan herbivora yang semula berniat memakan daun putri malu akan berubah fikiran dan mencari daun yang lebih segar.

Mengatupnya daun putri malu juga diyakini dapat membuat hewan bingung membedakan mana bagian daun dan mana bagian duri.

Hal itu akan membuat hewan pemakan tumbuhan merasa kesulitan untuk memakan bagian yang tepat karena sulit untuk membedakan bagian daunnya.

Kenapa daun putri malu mengatup saat disentuh

Jika demikian, cara adaptasi putri malu ini terbilang jenius dan patut diacungi jempol. Jadi, menutupnya daun putri malu bukan karena dia pemalu ya!

Baca juga : Bagaimana Cara Mengatasi Tindihan?

Demikian pembahasan singkat mengenai cara putri malu mengatupkan daunnya ketika terkena sentuhan. Semoga informasi ini bermanfaat.

Oya, dukung edutafsi ya dengan membagikan informasi ini ke teman kalian melalui media sosial agar manfaatnya bisa dirasakan sama-sama.

Image : Pixabay - used by a creative commons lisence.


Seluruh konten yang diterbitkan di edutafsi.com disusun oleh edutafsi dan dilindungi undang-undang hak cipta. Dilarang menerbitkan ulang konten dalam bentuk apapun dan dengan cara apapun.


Advertisements

0 comments :

Post a Comment