SOAL DAN PEMBAHASAN ANALISIS KETEPATAN NAMA ALKANA

Posted by on 29 November 2014 - 9:53 PM

Penamaan senyawa hidrokarbon diatur oleh komisi tata nama dari himpunan kimia sedunia yang biasa disebut IUPAC. Sistem penamaan ini dilandasi oleh banyaknya senyawa karbon sehingga diperlukan sistem penamaan agar tidak terjadi kesalahan. Karena suatu senyawa hidrokarbon seperti alkana dapat memiliki stuktur yang bercabang-cabang, maka penamaan ditentukan berdasarkan panjang rantai induk, posisi cabang, dan rantai cabang.

Panjangnya rantai utama terkadang memiliki cabang-cabang yang menyebabkan sistem penomoran menjadi tumpang tindih. Untuk itulah disusun sistem penamaan IUPAC yang memperhatikan aturan penomoran agar tidak tumpang tindih.

Sebagai contoh, senyawa dengan rumus molekul C5H12 atau pentana dapat berupa rantai bercabang dengan rantai induk butana dan sebuah cabang metil. Ketika cabang metil tersebut berikatan dengan atom tersier yang paling pinggir, maka nama yang benar berdasarkan IUPAC adalah 2−metilbutana bukan 4−metilbutana.

Memeriksa Apakah Nama Alkana Benar atau Salah

Untuk menentukan apakah nama senyawa alkana sudah benar atau salah, kita dapat menggambar rumus strukturnya terlebih dahulu agar kita dapat menganalisa rantai induk, penomoran, dan penamaannya. Berikut langkah-langkahnya :
  1. Gambarkan rumus struktur atau rumus bangun senyawa sesuai dengan nama yang diberikan.
  2. Tentukan rantai terpanjang dari gambar yang telah kita buat untuk melihat apakah rantai induknya sudah sesuai atau belum.
  3. Selain rantai induk, penomoran juga harus dicek apakah sudah sesuai dengan aturan IUPAC atau belum.
  4. Langkah terakhir kita dapat melihat apakah nama tersebut sudah benar atau belum dan jika belum maka seharusnya kita dapat menentukan nama yang benar.

Kumpulan Soal dan Pembahasan Hidrokarbon - Alkana

Periksalah ketepatan rantai induk, penomoran, dan penulisan nama pada senyawa berikut :
  1. Nama : 4−metilheksana

    Pembahasan 
    Berdasarkan nama yang diberikan, maka rumus strukturnya akan terlihat seperti gambar di bawah ini :
    Berdasarkan aturan penamaan IUPAC, penomoran harus dilakukan sedimikian rupa sehingga posisi cabang mendapat nomor terkecil. Jika dilihat rumus struktur di atas, maka jelas penomorannya salah karena seharusnya cabang metil berada pada nomor 3 karena 3 < 4. Oleh karena itu, seharusnya penomoran dimulai dari sebelah kanan sebagai berikut :
    Dengan begitu, nama yang benar adalah 3−metilheksana.


  2. Nama : 2−etilbutana

    Pembahasan 
    Berdasarkan nama yang diberikan, maka rumus strukturnya akan terlihat seperti gambar di bawah ini :
    Berdasarkan aturan penamaan IUPAC, rantai induk adalah rantai terpanjang. Pada gambar di atas jelas terlihat bahwa rantai terpanjang adalah lima bukan empat oleh karena itu maka jelas nama tersebut salah karena rantai induk dan penomorannya tidak sesuai. Oleh karena itu, seharusnya rantai induknya adalah rantai yang berbentuk siku dan penomoran dapat dimulai dari bawah atau kanan sebagai berikut :
    Jadi, nama yang benar adalah 3−metilpentana.


  3. Nama : 2−metil−3−etilpentana

    Pembahasan 
    Berdasarkan nama yang diberikan, maka rumus strukturnya akan terlihat seperti gambar di bawah ini :
    Dari gambar di atas, rantai induknya sudah sesuai dan penomoran juga sudah sesuai. Akan tetapi, penulisan namanya masih kurang tepat karena berdasarkan aturan penulisan IUPAC, bila terdapat lebih dari satu jenis cabang, maka cabang-cabang tersebut ditulis sesuai dengan urutan abjad sehingga cabang etil ditulis lebih dahulu dari cabang metil. Jadi, nama yang benar adalah 3−etil−2−metilpentana.


  4. Nama : 3−metilbutana

    Pembahasan 
    Berdasarkan nama yang diberikan, maka rumus strukturnya akan terlihat seperti gambar di bawah ini :
    Dari rumus struktur di atas dapat dilihat bahwa rantai induknya sudah sesuai, hanya saja penomorannya masih salah sehingga penamaannya juga salah. Seharusnya penomoran dimulai dari sebelah kanan agar cabang mendapat nomor lebih kecil sebagai berikut :
    Jadi, nama yang benar adalah 2−metilbutana.


  5. Nama : 2−etilpropana

    Pembahasan 
    Berdasarkan nama yang diberikan, maka rumus strukturnya akan terlihat seperti gambar di bawah ini :
    Dari gambar di atas jelaslah terlihat bahwa nama yang diberikan salah karena rantai induk dan penomorannya salah. Rantai induk merupakan rantai terpanjang dalah hal ini empat sehingga rantai induknya adalah butana bukan propana.
    Jadi, nama yang benar adalah 2−metilbutana.


  6. Nama : 2−propilbutana

    Pembahasan 
    Berdasarkan nama yang diberikan, maka rumus strukturnya akan terlihat seperti gambar di bawah ini :
    Dari rumus bangun di atas dapat dilihat bahwa rantai induknya salah. Karena rantai induk salah maka pasti penomoran dan penamaannya salah. Rantai induk dan penomoran yang tepat adalah sebagai berikut :
    Jadi, nama yang benar adalah 2,3−dimetilpentana.


  7. Nama : 2−etil−4−metilheptana

    Pembahasan 
    Berdasarkan nama yang diberikan, maka rumus strukturnya akan terlihat seperti gambar di bawah ini :
    Dari rumus bangun di atas dapat dilihat bahwa rantai terpanjang seharusnya 6 bukan 5 jadi rantai induknya adalah heksana bukan pentana. Berikut rantai induk dan penomoran yang tepat :
    Jadi, nama yang benar adalah 2,4−dimetilheksana.


  8. Nama : 4,6−dimetilheptana

    Pembahasan 
    Berdasarkan nama yang diberikan, maka rumus strukturnya akan terlihat seperti gambar di bawah ini :
    Dari rumus bangun di atas dapat dilihat bahwa rantai induknya sudah sesuai. Tapi penamaannya masih salah karena penomorannya salah. Penomoran seharusnya dimulai dari kanan sebagai berikut :
    Jadi, nama yang benar adalah 2,4−dimetilheptana


  9. Nama : 5−etil−4,7−dimetiloktana

    Pembahasan 
    Berdasarkan nama yang diberikan, maka rumus strukturnya akan terlihat seperti gambar di bawah ini :
    Dari rumus bangun di atas dapat dilihat bahwa penomorannya salah. Penomoran yang benar adalah sebagai berikut :
    Jadi, nama yang benar adalah 4−etil−2,5−dimetiloktana.


  10. Nama : 2−propilheksana

    Pembahasan 
    Berdasarkan nama yang diberikan, maka rumus strukturnya akan terlihat seperti gambar di bawah ini :
    Dari rumus bangun di atas dapat dilihat bahwa penamaannya salah karena rantai induk dan penomoran salah. Penomoran yang benar adalah :
     Jadi, nama yang benar adalah 2,3−dimetilheptana.




Edutafsi.com adalah blog tentang bahan belajar. Gunakan menu atau penelusuran untuk menemukan bahan belajar yang ingin dipelajari.

Advertisements

0 comments :

Post a Comment