BUAH PIKIR TERAKHIR YANI LIBELS, KITA PERLU RENUNGI

Posted by on 06 April 2015 - 11:38 AM

Ada pepatah bijak mengatakan bahwa pengalaman adalah guru yang paling baik. Belajar dari pengalaman hidup orang lain merupakan pilihan hidup yang bijaksana. Sama seperti belajar, nyatanya tidak semua orang mampu memetik pelajaran penting dari suatu pengalaman. Ada kalanya manusia cenderung mempelajari pengalaman sukses orang lain dengan harapan dapat meniru kesuksesan tersebut. Tak jarang kita menyepelakan kegagalan orang lain dan menganggap tidak ada hal penting di balik kegagalan tersebut. Padahal, banyak orang yang berhasil bangkit dari keterpurukan karena belajar dari kegagalan orang lain. Mereka mempelajari hal-hal yang menyebabkan kegagalan dan berusaha untuk menghindari hal-hal tersebut.

Kegagalan adalah hal yang pasti pernah dialami semua orang. Dalam proses belajar, kegagalan merupakan hal yang biasa. Akan tetapi, ternyata banyak hal yang tidak kita sadari. Kegagalan terkadang timbul justru karena kita melihat pengalaman dari sudut pandang yang kita fikir benar. Banyak cara yang umum dilakukan untuk mencapai kesuksesan dan banyak orang telah meraih kesuksesan dengan cara tersebut. Akan tetapi, tidak semua orang sadar jika keberhasilan yang mereka raih pada dasarnya bukanlah karena poin-poin yang mereka pelajari melainkan hanya sebuah argumen umum tentang arti kesuksesan. Di sisi lain, banyak yang mengalami kegagalan justru karena meniru cara yang dilakukan oleh orang-orang sukses terdahulu.

renungan

Terkadang, kita harus belajar dari orang-orang yang tidak terduga. Seorang pengemis di jalan bisa saja memberi inspirasi lebih daripada seorang pengusaha sukses tergantung bagaimana sudut pandang kita. Namun yang pasti, jika anda membaca pendapat-pendapat orang terkenal mengenai kehidupan baik itu kesuksesan, keberhasilan dan sebagianya, semuanya hanyalah sebuah argumen yang kemudian disenangi secara umum. Kita menganggap pernyataan itu suatu kebenaran yang bisa saja terjadi karena mereka sudah berpengalaman. Akan tetapi, jika anda perhatikan dengan seksama anda akan menemukan beberapa pernyataan yang sangat bertentangan. Hal itu menunjukkan bahwa sebenarnya segala hal bergantung pada bagaimana kita menyikapinya.

Pada kesempatan ini kami ingin mengulas pesan positif yang sangat inspiratif dari seorang personil trio libels, Alm. Yani Djunaedi yang meninggal pada 23 Maret 2015. Seperti yang dilansir oleh banyak media lokal, beliau meninggalkan sebuah status di media sosial yang menurut kami patut kita renungkan bersama. Berikut beberapa poin penting yang sempat beliau bagikan beberapa hari sebelum kepergiannya :
  1. Saya pikir, hidup itu harus banyak meminta, ternyata harus banyak memberi

    Bagi banyak orang menerima lebih menyenangkan daripada memberi. Hal ini sama dengan menginginkan sesuatu yang besar tapi menolak untuk melakukan hal besar. Sebagai generasi penerus bangsa, sudah sepatutnya kita memberikan hal positif kepada bangsa dan negara. Jika tidak mampu melakukan hal besar seperti itu, minimal berikan hal positif untuk diri kita sendiri. Jika tidak bisa membanggakan orang lain, minimal jangan menuntut dan membuat malu.

  2. Saya pikir, sayalah orang yang paling hebat, ternyata ada langit di atas langit

    Kami rasa semua orang paham dan setuju dengan kata-kata tersebut. Akan tetapi, seiring dengan perkembangan zaman, lihatlah bagaimana kesenjangan sosial memperlihatkan sifat-sifat sombong banyak manusia. Banyak orang yang tanpa sadar membanggakan sesuatu yang bukan miliknya.

  3. Saya pikir, kegagalan itu final, ternyata hanya kesuksesan yang tertunda

    Secara pribadi, kami sangat suka dengan poin ini. Kegagalan memang seringkali berhasil mematahkan semangat kita hingga berkeping-keping. Akan tetapi, tanamkanlah dalam fikiran kita bahwa kegagalan hanyalah kesuksesan yang tertunda. Kita hanya akan gagal jika kita memutuskan untuk berhenti mencoba. Selama masih ada kemauan, maka Tuhan akan membantu mewujudkannya.

  4. Saya pikir sukses itu harus bekerja keras, ternyata kerja cerdas

    Hal ini merupakan kesalahan yang umum terjadi di masyarakat. Sukses selalu dikaitkan dengan kerja keras dan tetesan keringat sehingga banyak yang berfikir jika ingin sukses harus bekerja keras. Bahkan ada seorang ahli yang mengatakan bahwa jika kita menginginkan kesenangan, maka kerja keraslah hukumnya. Kami merasa pernyataan tersebut benar-benar keliru. Kenapa ?? Karena pada kenyataannya, orang yang bekerja cerdas jauh lebih sukses dari orang yang bekerja keras. Kerja cerdas bukan berarti hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang cerdas dengan pendidikan tinggi, semua orang bisa bekerja cerdas. Mereka yang hanya tamat SMP tapi sukses menjadi pengusaha, itu karena mereka cerdas dalam bekerja.

    Hubungannya dengan anda sebagai pelajar, anda tidak perlu belajar keras untuk meraih keberhasilan. Anda harus belajar cerdas untuk mengejar prestasi anda. Belajar keras itu nyaris serupa dengan belajar mati-matian semalaman untuk mengahadapi ulangan (Sistem Kebut Semalam) atau belajar setiap hari pagi, siang, dan malam tanpa mengingat sedikitpun pelajaran yang telah lewat. Ingatlah belajar cerdas jauh lebih efektif daripada belajar keras. Sekalipun kalian hanya memiliki waktu 2 jam setiap hari untuk mengulang pelajaran sekolah, jika kalian cerdas dalam belajar maka hasilnya akan jauh lebih baik. Cerdas dalam belajar adalah mampu memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk benar-benar memahami materi yang dipelajari. Temukanlah cara anda untuk dapat mengingat dan memahami materi untuk jangka waktu panjang. Setiap orang punya cara yang berbeda. Meski demikian, ada satu hal yang pasti. Lancar kaji karena diulang. Cerdas dalam belajar berarti tekun mengulang materi yang sudah lewat sehingga menjadi terbiasa dan mahir.

  5. Saya pikir, kunci surga itu ada di langit, ternyata ada di hatiku

    Kita tidak bisa pungkiri hal ini. Banyak orang yang menciptakan surganya sendiri dengan berbagai cara bahkan melupakan hal-hala yang sebenarnya menjerumuskannya lebih jauh dari surga itu.

  6. Saya pikir, Tuhan selalu mengabulkan setiap permintaan, ternyata Tuhan hanya memberikan yang kita perlukan

    Jangan pernah membenci Tuhan hanya karena tidak semua doamu dikabulkanNya. Kita hanya tidak menyadari bahwa sesungguhnya Ia selalu memberi segala hal yang kita butuhkan. Keserakahanlah yang menyebabkan kita tidak puas dan merasa diabaikan. Yang harus kita lakukan adalh bersyukur. Semakin sering bersyukur maka Tuhan akan terus mencukupi bahkan melebihkan nikmat.

  7. Saya pikir, makhluk yang paling bisa bertahan hidup adalah yang paling pintar, atau yang paling kuat, ternyata yang paling cepat mersepon perubahan

    Satu contoh yang palin sederhana tentang pernyataan ini adalah banyaknya murid yang tidak lulus ujian masuk PTN padahal meeka tercatat sebagai murid yang pintar dan berprestasi di sekolahnya. Kegagalan itu bisa saja terjadi karena mereka anggap remeh atau merasa sudah cukup kompeten sehingga kurang berlatih atau bisa saja karena mereka tidak mempunyai strategi yang baik.

  8. Saya pikir keberhasilan itu karena turunan, ternyata karena ketekunan

    Banyak di antara kita yang sudah merasa puas dan bangga ketika telahir dalam keluarga yang kaya raya. Hal tersebut tidak jarang membuat kita lupa diri bahwa segala hal dapat berubah dan kehidupan seperti roda yang berputar. Kita tidak pernah tahu bagiaman masa depan oleh karena itu kita hanya bisa merencanakannya sebaik mungkin. Banyak di antara kita yang merasa hebat padahal kekayaan yang dinikmatinya adalah kekayaan orangtuanya yang belum tentu akan tetap ada ketika orangtuanya meninggal. Hal inilah yang menyebabkan banyak orang yang mengalami kegagalan di usia produktif padahal ia terkenal kaya raya sebelumnya.

  9. Saya pikir, kecantikan luar itu paling menarik, ternyata inner beauty yang lebih menawan

    Jika anda adalah orang yang terlahir dengan wajah standar atau fisik yang kurang ideal, maka anda tidak perlu merasa kecil hati atau menjadi patah semangat. Perayalah, jika anda memiliki inner beauty yang baik maka hal itu akan menutupi semua kekurangan anda yang terlihat dari luar. Anda boleh saja punya wajah cantik atau tampan dan disukai banyak orang, tapi jika anda mempunyai sifat yang jelek dan sombong tentu orang-orang yang mulanya simpati akan menjadi tidak suka.

  10. Saya pikir, kebahagiaan itu ketika menengok ke atas, ternyata ketika melihat ke bawah

    Memang, adakalanya kita harus melihat ke atas supaya kita termotivasi untuk menjadi lebih baik. Akan tetapi, melihat ke atas kerapkali menimbulkan kecemburuan yang menyebabkan hati menjadi tidak puas. Keadaan tentu akan semakin buruk jika kita memaksakan diri untuk mengimbangi sesuatu yang belum bisa kita tandingi. Jika sudah seperti itu tentu kebahagianpun sulit diperoleh. Akan tetapi, hal itu bisa kita hindari dengan cara seringlah melihat ke bawah agar kita sadar bahwa masih begitu banyak orang yang lebih tidak beruntung. Intinya, syukurilah segala hal yang kita punya.

  11. Saya pikir, usia manusia itu diukur dari bulan dan tahun, ternyata dihitung dari apa yang telah dilakukannya kepada orang lain

    Pada dasarnya, usia tidak dapat kita kaitkan dengan perhitungan matematika. Usia bukan berbicara mengenai kuantitas tetapi kualitas. Ada pepata bijak mengatakan bahwa orang yang suda tua sekalipun jika ia masih mau belajar maka ia masih muda, akan tetapi jika orang yang masih muda tidak mau lagi belajar maka ia sudah tua. Jadi usia tidak ditunjukkan oleh bilangan tertentu.

  12. Saya pikir, yang paling berharga itu uang dan kekuasaan-emas-permata, ternyata bukan juga,,, yang paling penting dan paling mahal itu "Kesehatan dan nama baik"

    Banyak orang yang bekerja keras mati-matian untuk mengumpulkan harta kekayaaan sehingga mereka lupa bahwa kesehatan dan anam baiklah yang paling berharga. Banyak orang yang kembali jatuh miskin ketika salah satu anggota keluarganya sakit parah. Hal itu tejadi karena mereka terlalu keras dalam bekerja dan lupa terhadap kodratnya sebagai manusia yang butuh istirahat. Oleh karena itu, utamakanlah kesehatan anda kerena harta yang anda miliki menjadi sangat tidak berharga ketika nada sakit.


Edutafsi.com adalah blog bahan belajar sekolah yang ditujukan untuk membantu murid belajar. Dukung edutafsi untuk terus berkembang dengan like laman facebook edutafsi dan follow IG Tafsi Junior. Terimakasih telah berkunjung ke blog ini. Semoga bermanfaat.

Advertisements