PEMBAHASAN CONTOH SOAL LAJU REAKSI

Posted by on 14 May 2015 - 11:26 PM

  1. Reaksi 2A + B → C mempunyai tetapan laju reaksi k dengan orde reaksi A = 2 dan orde reaksi B = 1. Persamaan laju reaksi pembentukan C adalah ....
    A. v = k[2A].[B]
    B. v = k[A]2.[B]
    C. v = 2k[A]2.[B]
    D. v = k [C]
    [A]2.[B]
    E. v = k [A]2.[B]
    [C]

    Pembahasan :
    Secara umum reaksi kimia dapat ditulis sebagai :
    aA + bB → cC + dD

    Persamaan laju reaksi untuk reaksi kimia secara umum adalah :
    v = k[A]x.[B]y

    Dengan :
    v = laju reaksi kimia
    k = konstanta laju reaksi
    [A] = konsentrasi zat A
    [B] = konsentrasi zat B
    x = orde reaksi zat A
    y = orde reaksi zat B
    x + y = orde total/ tingkat laju reaksi

    Pada soal diketahui x = 2, y = 1. Berdasarkan rumus di atas, maka laju reaksi untuk 2A + B → C adalah :
    v = k[A]2.[B]
    Jawaban : B

  2. Suatu reaksi kimia aA + bB → C. Ketika konsentrasi kedua reaktan A dan B dinaikkan dua kali lipat, laju reaksi meningkat menjadi empat kali lipat. Ketika hanya konsentrasi A yang dinaikkan dua kali lipat dan konsentrasi B dibiarkan tetap, laju reaksi menjadi dua kali lipat. Berdasarkan data tersebut, maka persamaan laju reaksinya adalah ....
    A. v = k[A].[B]D. v = k[A]2.[B]2
    B. v = k[A]2.[B]E. v = k[A].[B]2
    C. v = k[A]2.[2B]

    Pembahasan :
    Persamaan laju reaksi secara umum :
    v = k[A]x.[B]y

    Ketika konsentrasi B tetap :
    ⇒ v = k[2A]x.[B]y
    ⇒ v = 2 k[A]x.[B]y 
    ⇒ 2x = 2
    ⇒ x = 1.

    Ketika konsentrasi A dan B dinaikkan :
    ⇒ v = k[2A]x.[2B]y
    ⇒ v = 4 k[A]x.[B]y
    ⇒ 2x.2y = 4
    ⇒ 21.2y = 4
    ⇒ 2.2y = 4
    ⇒ 2y = 2
    ⇒ y = 1.

    Jadi, persamaan lajur reaksinya adalah :
    v = k[A].[B]
    Jawaban : B

  3. Di bawah ini merupakan tabel data percobaan laju reaksi untuk reaksi A + B → C.
    No[A]
    (molar)
    [B]
    (molar)
    Laju reaksi
    (molar/detik)
    10,010,020,02
    20,020,020,08
    30,020,040,16
    40,030,050,36
    A. v = k[A]2.[B]D. v = k[A]3.[B]
    B. v = k[A]2.[B]2E. v = k[A].[B]3
    C. v = k[A].[B]2

    Pembahasan :
    Kita tentukan terlebih dahulu orde masing-masing reaktan. Untuk A, lihat konsentrasi B yang sama yaitu pada data nomor 1 dan 2.
    No[A]
    (molar)
    [B]
    (molar)
    Laju reaksi
    (molar/detik)
    10,010,020,02
    20,020,020,08
    30,020,040,16
    40,030,050,36

    Bandingkan data no 2 dan no 1 :
    v2 = k[A]x.[B]y
    v1 k[A]x.[B]y
    0,08 = k[0,02]x.[0,02]y
    0,02 k[0,01]x.[0,02]y
    4 = [2]x
    1 [1]x
    ⇒ 2x = 4
    ⇒ 2x = 22
    ⇒ x = 2

    Selanjutnya tentukan orde untuk B, lihat konsentrasi A yang sama yaitu pada data nomor 2 dan 3.
    No[A]
    (molar)
    [B]
    (molar)
    Laju reaksi
    (molar/detik)
    10,010,020,02
    20,020,020,08
    30,020,040,16
    40,030,050,36

    Bandingkan data no 3 dan no 2 :
    v3 = k[A]x.[B]y
    v2 k[A]x.[B]y
    0,16 = k[0,02]x.[0,04]y
    0,08 k[0,02]x.[0,02]y
    2 = [2]y
    1 [1]y
    ⇒ 2y = 2
    ⇒ 2y = 21
    ⇒ y = 1

    Jadi persamaan laju reaksinya adalah :
    v = k[A]2.[B]
    Jawaban : A

  4. Reaksi 2A + B → C + D memiliki persamaan laju reaksi v = k[A]2.[B]. Jika konsentrasi A dinaikkan dua kali lipat dan konsentrasi B dinaikkan tiga kali lipat, maka lajunya menjadi ....
    A. 6 kali semulaD. 12 kali semula
    B. 10 kali semulaE. 18 kali semula
    C. 11 kali semula

    Pembahasan :
    Laju persamaan reaksinya setelah dinaikkan :
    ⇒ v = k[2A]2.[3B]
    ⇒ v = k 4[A]2.3[B]
    ⇒ v = 12 k[A]2.[B]
    Menjadi 12 kali semula.
    Jawaban : D

  5. Data berikut merupakan data laju reduksi nitrogen monoksida (NO) oleh gas hidrogen.
    2NO + 2H2 → N2 + 2H2O
    No[NO]
    (molar)
    [H2]
    (molar)
    Laju reaksi
    (molar/detik)
    10,10,11,3 x 10-3
    20,10,22,6 x 10-3
    30,20,25,2 x 10-3

    Orde reaksi total dari data di atas adalah .....
    A.1D. 4
    B. 2E. 5
    C. 3

    Pembahasan :
    Bandingkan data no 2 dan no 1 :
    v2 = k[NO]x.[H2]y
    v1 k[NO]x.[H2]y
    2,6 k[0,1]x.[0,2]y
    1,3 k[0,1]x.[0,1]y
    ⇒ 2y = 2
    ⇒ 2y = 21
    ⇒ y = 1

    Bandingkan data no 3 dan no 2 :
    v3 = k[NO]x.[H2]y
    v2 k[NO]x.[H2]y
    5,2
    k[0,2]x.[0,2]y
    2,6 k[0,1]x.[0,2]y
    ⇒ 2x = 2
    ⇒ 2x = 21
    ⇒ x = 1
    Jadi, orde reaksi total adalah x + y = 1 + 1 = 2.
    Jawaban : B


Edutafsi.com adalah blog tentang bahan belajar. Gunakan menu atau penelusuran untuk menemukan bahan belajar yang ingin dipelajari.

Advertisements

0 comments :

Post a Comment