TEKNIK PEMBUATAN KARYA SENI RUPA TERAPAN NUSANTARA

Posted by on 12 May 2015 - 4:18 PM

Karya seni rupa terapan Nusantara memiliki keunikan yang membuatnya istimewa. Keunikan tersebut timbul dari nilai-nilai budaya yang dianut oleh masyarakat setempat. Tiap daerah memiliki karya seni rupa terapan yang mencerminkan kebudayaan mereka. Sebut saja batik. Kita tahu bahwa beberapa daerah menghasilkan karya batik namun masing-masing daerah memliki ciri khas tersendiri pada batik yang dihasilkan. Keanekaragaman yang unik tersebut sudah sepatutnya kita lestarikan sebagai kekayaan budaya bangsa. Selain karena bahan utama yang digunakan, keunikan karya seni rupa nusantara juga dipengaruhi oleh teknik pembuatannya. Berikut beberapa teknik yang sering digunakan dalam menghasilkan karya seni rupa terapan :

Teknik Pahat
Teknik pahat digunakan untuk menghasilkan karya dengan bahan kayu, batu, dan sebagainya. Teknik pahat dilakukan dengan cara mengurangi permukaan bahan sedikit demi sedikit menggunakan alat pahat sehingga diperoleh bentuk yang diinginkan. Teknik ini umum digunakan dalam pembuatan patung, relief, dan kerajinan ukir.

Teknik Butsir
Teknik butsir merupakan teknik yang biasa digunakan dalam pembuatan keramik. Teknik butsir dilakukan dengan cara menambah atau mengurangi bahan hingga dihasilkan bentuk yang diinginkan dengan menggunakan telapak tangan dan alat bantu sederhana seperti kayu atau kawat. Bahan baku yang dikerjakan dengan teknik butsir ialah bahan yang lunak seperti tanah liat.

Teknik Cor
Teknik cor merupakan teknik pembuatan karya seni dengan cara menuangkan campuran bahan ke dalam cetakan sehingga dihasilkan bentuk yang diinginkan. Teknik ini dapat digunakan untuk membuat karya dari bahan semen, gipsum, dan lain sebagainya.

Teknik Konstruksi
Teknik konstruksi merupakan teknik menggabungkan atau menyusun beberapa bahan sehingga dihasilkan bentuk yang diinginkan. Teknik ini biasa digunakan dalam pembuatan rumah, candi, miniatur, dan sebagainya.

Teknik Sambung (Las)
Sesuai dengan namanya, teknik ini merupakan teknik menggabungkan satu bahan dengan bahan lainnya menggunakan peralatan las. Teknik ini biasa digunakan dalam pembuatan peralatan yang terbuat dari logam misalnya pagar, dudukan tanaman hias, jeruji jendela, kerangka tempat tidur, dan lain sebagainya.

Teknik Sapuan
Teknik sapuan merupakan teknik yang lebih sering digunakan dalam seni rupa murni yaitu menggunakan kuas. Pada seni terapan, teknik sapuan biasanya dipakai pada saat pengecatan atau penyempurnaan.

Teknik Cetak
Teknik cetak merupakan teknik yang hampir sama dengan teknik cor, yaitu membuat cetakan terlebih dahulu. Bedanya, pada teknik cetak bahan yang digunakan tidak hanya berupa campuran atau adonan, misalnya pembuatan topeng dari kertas dengan teknik cetak. Pada pembuatan topeng, kertas disusun di atas cetakan dan dilumuri perekat secara bertahap hingga ketebalan yang diinginkan.

Teknik Plastis
Teknik plastis yaitu menempelkan bahan sedikit demi sedikit hingga dihasilkan bentu yang diinginkan. Bahan yang biasa digunakan antaralain semen, tanah liat, gips, bubur kertas, dan lain sebagainya.

Teknik Plester
Teknik plester merupakan teknik menempeli objek dengan semen dan pasir atau perekat lainnya sehingga dihasilkan karya yang indah.

Teknik Anyam
Teknik anyam merupakan teknik yang digunakan untuk menghasilkan karya dari bahan serat tumbuhan seperti tikar, gedek, keranjang, vas bunga, dan sebagainya. Bahan yang digunakan antara lain bambu, serat palem, rotan, dan lain sebagainya.

Teknik Tenun
Teknik tenun merupakan teknik yang digunakan untuk menghasilkan kain tenun. Prinsip dari teknik ialah mengabungkan secara bertahap buntalan demi buntalan benang dengan menggunakan alat tenun.

Teknik Batik
Ada beberapa macam teknik yang digunakan untuk menghasilkan batik antaralain teknik canting tulis, teknik colet, teknik celup ikat, dan teknik cap. Teknik canting tulis menggunakan lata tulis yang disebut canting untuk menggambar motif yang diinginkan. 

teknik seni rupa nusantara

Teknik celup ikat merupakan teknik mencelupkan kain yang telah diikat pada bagian-bagian tertentu ke dalam larutan berwarna. Teknik colet menggunakan cat pewarna kain tertentu untuk mewarnai motif atau pola batik pada kain. Teknik cap disebut juga dengan teknik printing yaitu dengan menggunakan canting cap dan cairan malam.



Edutafsi.com adalah blog tentang bahan belajar. Gunakan menu atau penelusuran untuk menemukan bahan belajar yang ingin dipelajari.

Advertisements