Kumpulan Rumus Lengkap Kinematika Gerak Lurus

Posted by on 02 November 2015 - 9:35 AM

Edutafsi.com - Kinematika Gerak Lurus. Kinematika gerak lurus merupakan salah satu materi fisika yang menarik karena sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dengan adanya rumus kinematika gerak lurus, kita dapat menganalisis berbagai fenomena dalam kehidupan yang berhubungan dengan gerak lurus. Kita dapat memperhitungkan kecepatan yang dibutuhkan agar sampai di tujuan tepat waktu, menghitung kedalaman jurang, dan sebagainya. Selain itu, rumus-rumus gerak lurus juga banyak digunakan dalam materi fisika lainnya seperti usaha, momentum, dan sebagainya.

A. Besaran Dalam Gerak Lurus

Sebuah benda diketakan bergerak jika posisi atau kedudukan benda terhadap suatu acuan selalu berubah. Gerak lurus adalah gerak benda dengan lintasan lurus. Dalam gerak lurus, dikenal beberapa besaran yang umum digunakan, yaitu jarak tempuh, perpindahan, kelajuan, kecepatan, percepatan, dan waktu.

#1 Jarak tempuh
Jarak tempuh atau lintasan merupakan besaran yang menyatakan panjang lintasan yang ditempuh oleh benda. Biasanya dilambangkan dengan huruf s atau x. Jarak merupakan besaran skalar yang hanya memiliki nilai namun tidak memiliki arah.

#2 Perpindahan
Selain jarak tempuh, dalam gerak juga dikenal istilah perpindahan. Perpindahan merupakan besar perubahan posisi benda yang diukur dari posisi awal ke posisi akhir. Perpindahan biasa dilambangkan dengan huruf s atau x. Perpindahan merupakan besaran vektor yang memiliki nilai dan arah.

#3 Kelajuan
Kelajuan adalah besaran skalar yang menyatakan perbandingan perubahan jarak dengan selang waktu. Dengan kata lain, kelauan menyatakan jarak yang ditempuh oleh benda dalam setiap satuan waktu. Biasa dilambangkan dengan huruf v. Karena merupakan besaran skalar, kelajuan biasanya hanya dinyatakan nilainya saja.

#4 Kecepatan
Kecepatan merupakan besaran vektor yang menyatakan perbandingan antara besar perpindahan benda dengan selang waktu. Kecepatan menyatakan seberapa besar perpindahan benda setiap satu satuan waktu dan biasa disimbolkan dengan huruf v. Selain dinyatakan nilainya, kecepatan biasanya dilengkapi dengan keterangan arah.

#5 Percepatan
Percepatan merupakan perubahan kecepatan dalam setiap satuan waktu. Percepatan bisa berupa percepatan positif (menambah kecepatan) dan pecepatan negatif (memperlambat kecepatan). Percepatan merupakan besaran yang menyebabkan kecepatan berubah menjadi lebih besar. Sedangkan Perlambatan merupakan perubahan kecepatan dalam setiapa satuan waktu.

#6 Waktu
Waktu merupakan besaran skalar yang menyatakan seberapa lama suatu benda bergerak atau berpindah posisi. Waktu biasanya disimbolkan dengan huruf t. Selain itu, dalam gerak vertikal juga dikenal istilah ketinggian, yaitu jarak tempuh atau perpindahan yang dicapai benda ketika benda bergerak vertikal. Ketinggian umumnya disimbolkan dengan huruf h.

B. Gerak Lurus Beraturan  (GLB)

Berdasarkan karakteristiknya, gerak lurus dibedakan menjadi gerak lurus beraturan dan gerak lurus berubah beraturan. Gerak lurus beraturan adalah gerak lurus yang kecepatannya konstan baik nilai dan arahnya. Benda yang bergerak lurus berubah beraturan tidak mengalami percepatan atau percepatannya sama dengan nol.

#1 Rumus Kelajuan
v = s
t

Keterangan :
v = kelajuan benda (m/s)
s = jarak tempuh (m)
t = waktu tempuh (s).
#2 Rumus Kecepatan
v = s
t

Keterangan :
v = kecepatan benda (m/s)
s = perpindahan (m)
t = waktu (s).

Read more : Ciri-ciri dan Bentuk Grafik GLB.

Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)

Gerak lurus berubah beraturan adalah gerak lurus yang kecepatannya berubah secara teratur karena benda mengalami percepatan yang konstan. Percepatan tersebut bisa saja menyebabkan benda dipercepat atau benda diperlambat.

Rumus Dasar :
vt = vo ± at
vt2 = vo2 ± 2as
s =  vo.t ± ½at2

Keterangan :
vt  = kecepatan benda pada detik ke-t (m/s)
vo  = kecepatan awal benda (m/s)
s = perpindahan (m)
t = waktu tempuh (s)
a = percepatan benda (m/s2)

Read more : Ciri-ciri & Grafik Gerak Lurus Berubah Beraturan.

D. Gerak Vertikal

#1 Gerak Jatuh Bebas
Rumus Kecepatan :
vt = g.t
vt2 = 2g.h

Rumus Ketinggian :
h = ½g.t2

Keterangan :
vt = kecepatan benda setelah t detik (m/s)
g = percepatan gravitasi (m/s2)
h = perpindahan atau ketinggian diukur dari titik jatuh (m)
t = waktu tempuh (s)

Read more : Pengertian dan Ciri-ciri Gerak Jatuh Bebas.

#2 Gerak Vertikal ke Bawah
Rumus Kecepatan :
vt = vo + g.t
vt2 = vo2 + 2gh

Rumus Ketinggian :
h = vo.t ± ½g.t2

Keterangan :
vt = kecepatan benda setelah t detik (m/s)
g = percepatan gravitasi (m/s2)
h = perpindahan atau ketinggian diukur dari titik lempar atas (m)
t = waktu tempuh (s)

Read more : Definisi dan Ciri-ciri Gerak Vertikal ke Bawah.

#3 Gerak Vertikal ke Atas
Rumus Kecepatan :
vt = vo - g.t
vt2 = vo2 - 2gh

Rumus Ketinggian :
h = vo.t - ½g.t2

Keterangan :
vt = kecepatan benda setelah t detik (m/s)
g = percepatan gravitasi (m/s2)
h = perpindahan atau ketinggian diukur dari titik lempar bawah (m)
t = waktu tempuh (s)

Read more : Definisi dan Ciri-ciri Gerak Vertikal ke Atas.

Kumpulan rumus gerak lurus

E. Gerak Parabola

Gerak parabola atau gerak peluru merupakan perpaduan antara gerak lurus beraturan dan gerak lurus berubah beraturan. Gerak parabola dapat diuraikan menjadi gerak dalam dua arah, yaitu gerak lurus beraturan dalam arah mendatar dan gerak lurus berubah beraturan dalam arah vertikal.

Demikianlah rangkuman teori dan kumpulan rumus fisika tentang kinematika gerak lurus yang dapat edutafsi bagikan semoga dapat menjadi alat bantu pembelajaran. Jika rangkuman ini bermanfaat, bantu kami membagikannya kepada teman-teman anda melalui tombol share yang tersedia. Terimakasih.


Edutafsi.com adalah blog bahan belajar sekolah yang ditujukan untuk membantu murid belajar. Dukung edutafsi untuk terus berkembang dengan like laman facebook edutafsi dan follow IG Tafsi Junior. Terimakasih telah berkunjung ke blog ini. Semoga bermanfaat.

Advertisements