Pembahasan Soal SBMPTN Biologi Jaringan Tumbuhan

Posted by on 02 May 2016 - 2:19 PM

Pembahasan soal SBMPTN bidang study biologi tentang jaringan tumbuhan ini meliputi beberapa subtopik dalam baba jaringan tumbuhan yaitu struktur dan fungsi jaringan tumbuhan, jaringan epidermis, jaringan parenkim, jaringan penyokong, jaringan endodermis, dan jaringan pengangkut. Dari beberapa soal yang pernah keluar dalam SBMPTN bidang study biologi, model soal tentang jaringan tumbuhan yang sering keluar antara lain mengidentifikasi jaringan tumbuhan berdasarkan macam dan struktur sel penyusunnya, mengidentifikasi perbedaan struktur dan fungsi berbagai jaringan pada tumbuhan meliputi jaringan epidermis, kolenkim, sklerenkim, parenim, xilem, floem, dan kambium yang menyusun organ tumbuhan, menunjukan letak epidermis, korteks, dan silinder pusat serta mendeksripsikan fungsi masing-masing jaringan tumbuhan.

Soal 1
Pada percobaan perendaman pangkal batang yang telah dipotong dalam larutan eosin, dapat dipastikan jaringan yang lebih dahulu berwarna merah adalah ...
A. Epidermis
B. Parenkim
C. Sklerenkim
D. Xilem
E. Floem

Pembahasan :
Larutan eosin yang menunjukkan warna merah merupakan indikator adanya air dan unsur hara atau mineral pada jaringan tumbuhan.

Karena jaringan yang berfungsi mengangkut air dan mineral dari akar melewati batang menuju organ fotosintesis (daun) adalah xilem, maka jaringan yang lebih dulu berwarna merah adalah xilem.
Jawaban : D

Soal 2
Kapas yang dapat dibuat benang untuk kain merupakan modifikasi dari sel ...
A. Epidermis
B. Parenkim
C. Kolenkim
D. Sklerenkim
E. Meristem

Pembahasan :
Pada tanaman penghasil kapas, kapas berfungsi untuk melindungi biji. Sesuai dengan fungsinya sebagai pelindung, kapas merupakan modifikasi dari jaringan pelindung yaitu epidermis.
Jawaban : A

Baca juga : Pembahasan SBMPTN Biologi Organ-organ Tumbuhan.

Soal 3
Jaringan penguat pada batang dikotil adalah ...
1. Kolenkim
2. Xilem
3. Sklerenkim
4. Parenkim

Pembahasan :
Jaringan dewasa penyusun organ tumbuhan tingkat tinggi dapat dibedakan menjadi beberapa bagian, yaitu:
1. Jaringan pelindung
2. Jaringan dasar
3. Jaringan penyokong

Jaringan pelindung atau epidermis adalah lapisan sel yang berada paling luar, yaitu pada permukaan organ primer tumbuhan seperti akar, batang, daun, bunga, dan buah.

Jaringan dasar atau parenkim merupakan suatu jaringan yang terbentuk dari sel-sel hidup, dengan struktur morfologi serta fisiologi yang bervariasi dan masih melakukan proses fisiologis.

Jaringan penyokong atau jaringan penguat merupakan jaringan yang menguatkan tumbuhan. Berdasarkan bentuk dan sifatnya, jaringan penguat dibedakan menjadi:
1. Kolenkim
2. Sklerenkim

Kolenkim adalah jaringan yang tersusun atas sel-sel hidup dengan protoplasma aktif. Kolenkim mempunyai bentuk memanjang dengan penebalaan dinding tidak merata dan bersifat palstis.

Kolenkim berfungsi sebagai jaringan penguat pada organ tubuh muda dan organ tua pada tumbuhan lunak. Jaringan kolenkim tidak terbentuk pada batang dan daun monokotil.

Sklerenkim merupakan jaringan yang tersusun oleh sel-sel mati yang seluruh bagian dindingnya mengalami penebalan sehingga memiliki sifat kuat.

Jadi, jaringan penguat pada batang dikotil adalah kolenkim dan sklerenkim. Opsi yang benar adalah 1 dan 3.
Jawaban : B

Soal 4
Jaringan penyimpan udara (aerenkim) pada tumbuhan banyak dijumpai pada jaringan ...
A. Epidermis
B. Korteks
C. Endodermis
D. Pengangkut
E. Perisikel

Pembahasan :
Jaringan penyimpan udara atau aerenkim merupakan jaringan yang memiliki banyak ruang antar sel dan berfungsi sebagai tempat terjadinya pertukaran gas.

Dari kelima jaringan yang diberikan pada opsi jawaban di atas, jaringan yang memiliki banyak ruang antar sel adalah jaringan korteks.

Korteks merupakan jaringan yang tersusun oleh sel-sel parenkim yang berdinding tipis. Letak sel parenkim ini tidak teratur sehingga terbentuk banyak ruang antar sel.
Jawaban : B

Baca juga : Pembahasan SBMPTN Biologi Tumbuhan Lumut dan Paku.

Soal 5
Jaringan dasar tumbuhan yang berfungsi memperkuat jaringan lain dan dapat berubah menjadi meristematis adalah ...
A. Kambium
B. Mesenkim
C. Kolenkim
D. Parenkim
E. Sklerenkim

Pembahasan :
Jaringan utama adalah jaringan yang dijumpai hampir di setiap bagian tumbuhan. Secara umum jaringan penyusun tumbuhan dibedakan menjadi tiga, yaitu:
1. Parenkim
2. Kolenkim
3. Sklerenkim

Parenkim merupakan jaringan dasar yang paling umum dijumpai di hampir seluruh bagian tubuh tumbuhan. Parenkim terdapat pada batang, akar, dan empulur batang. Parenkim dapat berupa mesofil daun, daging buah, endosperma, dan menyimpan cadangan makanan.

Jaringan kolenkim dan sklerenkim merupakan dua jaringan yang digolongkan sebagai jaringan penyokong atau penguat. Jaringan sklerenkim hanya dijumpai pada organ tumbuhan yang tidak lagi mengadakan pertumbuhan.

Jaringan kolenkim merupakan jaringan yang tersusun dari sel-sel hidup yang bagian sudut dindingnya mengalami penebalan selulosa. Kolenkim berfungsi sebagai penguat tumbuhan terutama pada organ-organ tumbuhan yang amsih aktif tumbuh.

Selain berfungsi sebagai penguat jaringan lain, kolenkim juga dapat bersifat meristematis yaitu dapat membelah untuk memperbanyak sel penyusunnya.

Jadi, jaringan dasar tumbuhan yang berfungsi memperkuat jaringan lain dan dapat berubah menjadi meristematis adalah kolenkim.
Jawaban : C

Soal 6
Jaringan berikut di bawah ini merupakan jaringan yang sel-selnya sudah berhenti tumbuh, kecuali ...
A. Sklerenkim
B. Epidermis
C. Kambium
D. Xilem
E. Floem

Pembahasan :
Kambium merupakan salah satu jaringan yang aktif membelah sehingga disebut jaringan meristem. Kambium berasal dari jaringan dewasa yang telah mengadakan diferensiasi.

Karena bersifat meristemtaik, sel-sel penyusun jaringan kambium senantiasa membelah dan terus bertumbuh. Aktivitas meristem sekunder atau kambium menyebabkan pertumbuhan sekunder pada tumbuhan.

Pertumbuhan sekunder sebagai aktivitas kambium menyebabkan pembesaran diameter batang atau akar pada tumbuhan dikotil. Aktivitas kambium ke dalam dan luar akan menbentuk unsur kayu dan unsur kulit.
Jawaban : C

Baca juga : Pembahasan SBMPTN Biologi Sistem Hormon Endokrin.

Soal 7
Sel-sel perisikel dari akar tumbuhan mampu membentuk akar cabang.
SEBAB
Jaringan perisikel dan kambium memiliki sifat meristematis.

Pembahasan :
Pada bagian silinder pusat akar terdapat berkas pengangkut xilem dan floem. Xilem dan floem tersusun teratur membentuk jari-jari atau radial.

Pada tumbuhan dikotil, di antara xilem dan floem terdapat kambium. Aktivitas kambium ke arah luar membentuk unsur kulit, sedangkan aktivitas ke arah dalam membentuk unsur kayu.

Di lapisan terluar silinder pusat terdapat perisikel atau perikambium. Sama seperti kambium, perisikel bersifat meristematik. Aktivitas perisikel membentuk cabang-cabang akar.

Jadi, pernyataan benar alasan benar tapi tidak menunjukan sebab akibat.
Jawaban : B

Soal 8
Cadangan makanan pada umbi kentang yang merupakan umbi batang disimpan di dalam jaringan ...
A. Epidermis
B. Kolenkim
C. Sklerenkim
D. Palisade
E. Parenkim

Pembahasan :
Umbi kentang merupakan umbi batang yang tersusun dari jaringan parenkim dan berisi cadangan makanan berupa amilum.
Jawaban : E

Baca juga : Pembahasan SBMPTN Biologi Sistem Gerak Manusia.

Soal 9
Sel-sel epidermis pada daun dapat mengalami perubahan bentuk menjadi ...
1. Stomata
2. Kutikula
3. Trikoma
4. Lentisel

Pembahasan :
Jaringan epidermis ada yang dapat mengalami perubahan bentuk dan struktur menjadi derivat epidermis dengan fungsi tertentu. Derivat epidermis dapat dijumpai pada semua bagian tumbuhan seperti daun, batang, akar, bunga, dan biji.

Pada daun, jaringan epidermis dapat membentuk derivat epidermis berupa :
1. Stomata
2. Kutikula
3. Trikoma

Stomata merupakan derivat epidermis berupa sel-sel penutup mulut daun yang berfungsi sebagai tempat pertukaran gas pada saat fotosintesis.

Pada permukaan daun atau batang terdapat derivat epidermis berupa kutikula. Kutikula bersifat kedap air sehingga tidak dapat ditembus oleh air. Kutikula berfungsi untuk mencegah penguapan yang berlebihan.

Trikoma merupakan bagian dari epidermis yang mengalami modifikasi dengan bentuk menonjol di antara sel-sel epidermis yang lain. Trikoma berfungsi untuk mengurangi penguapan, meneruskan rangsang, dan melindungi tumbuhan dari gangguan hewan.

Jadi, opsi yang benar adalah 1, 2, dan 3.
Jawaban : A

Soal 10
Kambium yang merupakan jaringan meristematik dan terdapat di antara xilem dan floem ...
1. Merupakan titik tumbuh sekunder
2. Terdapat pada akar dan batang tumbuhan biji terbuka dan dikotil
3. Pertumbuhan yang ditimbulkannya disebut pertumbuhan sekunder
4. Menghasilkan unsur-unsur xilem, unsur floem, dan jari-jari empulur

Pembahasan :
Kambium merupakan jaringan yang bersifat meristematik yaitu jaringan yang sel-sel penyusunnya selalu aktif membelah. Kambium dapat dijumpai pada akar dan batang tumbuhan dikotil dan tumbuhan berbiji terbuka.

Aktivitas kambium ke arah dalam menghasilkan unsur-unsur xilem atau unsur kayu, dan aktivitas ke arah luar menghasilkan unsur-unsur floem atau unsur kulit.

Aktivitas kambium pada batang menyebabkan pertambahan diameter sehingga batang tanaman semakin besar. Pertumbuhan tersebut disebut pertumbuhan sekunder karena kambium merupakan titik tumbuh sekunder.

Jadi, pernyataan yang benar adalah 1, 2, 3, dan 4.
Jawaban : E


Edutafsi.com adalah blog bahan belajar sekolah yang ditujukan untuk membantu murid belajar. Dukung edutafsi untuk terus berkembang dengan like laman facebook edutafsi dan follow IG Tafsi Junior. Terimakasih telah berkunjung ke blog ini. Semoga bermanfaat.

Advertisements

0 comments :

Post a Comment