Pembahasan SBMPTN Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan

Posted by on 04 May 2016 - 9:29 AM

Pembahasan soal SBMPTN bidang study biologi tentang pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan ini meliputi beberapa subtopik dalam baba pertumbuhan dan perkembangan yaitu pertumbuhan primer dan pertumbuhan sekunder pada tumbuhan, faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan, macam-macam hormon dan fungsinya bagi pertumbuhan tumbuhan, dan perbedaan antara pertumbuhan dan perkembangan. Dari beberapa soal yang pernah keluar dalam soal SBMPTN bidang study biologi, model soal tentang pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan yang sering keluar antara lain mengidentifkasi faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan, menjelaskan pengaruh hormon auksin dalam perkecambahan dan pertumbuhan, menjelaskan fungsi hormon giberelin dan hormon pertumbuhan lainnya, dan mengidentifikasi faktor yang sangat mempengaruhi pertumbuhan biji.

Soal 1
Dalam pembuatan bonsai sering dilakukan pemotongan akar sehingga produksi salah satu hormon tumbuhan menurun, yaitu hormon ...
A. Sitokinin
B. Auksin
C. Giberilin
D. Etilen
E. Absisin

Pembahasan :
Tujuan pemotongan akar pada pembuatan bonsai adalah untuk menurunkan kadar hormon yang banyak diproduksi di akar. Salah satu hormon yang diproduksi di bagian akar dan ditransportasikan ke organ lainya adalah hormon sitokinin.
Jawaban : A

Soal 2
Faktor yang penting untuk pertumbuhan biji selain kelembapan adalah ...
A. Suhu yang hangat
B. Karbondioksida di udara
C. Mieral tanah
D. Lingkungan yang gelap
E. Sinar matahari

Pembahasan :
Pertumbuhan biji erat kaitannya dengan fungsi hormon auksin. Hormon auksin aktif pada kondisi gelap atau kurang cahaya. Jadi, selain kelembapan faktor penting untuk pertumbuhan biji adalah lingkungan yang gelap.

Itulah mengapa ketika menanam biji biasanya biji ditutup tanah agar memicu fungsi hormon auksin karena auksin aktif dalam kondisi gelap sehingga pertumbuhan dapat berlangsung dengan cepat.
Jawaban : D

Baca juga : Pembahasan SBMPTN Biologi Iritabilitas dan Gerak Tumbuhan.

Soal 3
Giberelin merupakan zat yang dihasilkan oleh Giberella fujikuroi. Giberelin dapat dipakai untuk meningkatkan pemanjangan ...
A. Akar yang muda
B. Daun
C. Umur tanaman
D. Batang tanaman
E. Helai daun bunga

Pembahasan :
Hormon Giberelin pertama kali ditemukan oleh seorang ahli penyakit tanaman dari Jepang bernama E. Kurosawa. Hormon giberelin diisolasi dari jamur Gibberella fujikuroi yang merupakan parasit pada tanaman padi.

Hormon giberelin dapat ditemukan pada hampir semua bagian tanaman, baik pada akar, batang, daun, bunga, maupun buah. Giberelin dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pemanjangan batang tanaman.
Jawaban : D

Soal 4
Fungsi hormon dormin berlawanan dengan fungsi hormon ...
1. Florigen
2. Auksin
3. Rizokalin
4. Giberelin

Pembahasan :
Hormon-hormon yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman dapat saling berinteraksi. Ada dua macam interaksi yang umum, yaitu:
1. Sinergisme
2. Antagonisme

Sinergisme merupakan hubungan hormon-hormon yang saling berinteraksi untuk memperkuat pengaruh hormon lainnya. Sebaliknya, antagonisme merupakan hubungan hormon yang saling berlawanan.

Hormon dormin merupakan hormon yang menyebabkan tumbuhan berada dalam keadaan dormin yaitu masa tumbuhan dalam keadaan tidak aktif, tidak tumbuh, tidak berfotosintesis, dan tidak bertransportasi.

Karena keempat hormon pada opsi jawaban merupakan hormon pertumbuhan, maka fungsi hormon dormin berlawanan dengan fungsi keempat hormon tersebut. Jadi, semua opsi benar.
Jawaban : E

Baca juga : Pembahasan SBMPTN Biologi Klasifikasi Tumbuhan.

Soal 5
Salah satu hormon berikut yang mempunyai peranan penting dalam mengatur menutupnya stomata selama musim kering adalah ...
A. Asam absisat
B. Sitokinin
C. Giberelin
D. Etilen
E. Auksin

Pembahasan :
Hormon yang memiliki peran penting dalam mengatur menutupnya stomata jika kekurangan air selama musim kering adalah asam absisat. Selain itu, asam absisat juga memiliki beberapa fungsi lain, yaitu:
1. Menghambat pembelahan sel
2. Mempercepat proses penuaan pada daun
3. Mempercepat gugurnya daun
4. Menghambat petumbuha
5. Mempertahankan dormansi biji dan kuncup
6. Menghambat pemanjangan sel
7. Merangsang pembusukan buah
Jawaban : A

Soal 6
Pertumbuhan lingkar sekunder terdapat pada akar dan batang tumbuhan biji terbuka dan dikotil.
SEBAB
Kambium fasikuler dan interfasikuler tumbuhan biji terbuka dan dikotil menghasilkan unsur-unsur xilem dan floem sekunder.

Pembahasan :
Secara garis besar, tumbuhan berbiji (spermatophyta) dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu:
1. Gymnosperme (biji terbuka)
2. Angiospermae (biji tertutup)

Tumbuhan berbiji tertutup dibedakan lagi menjadi dua kelompok, yaitu:
1. Monokotil (berkeping satu)
2. Dikotil (berkeping dua)

Salah satu perbedaan antara tumbuhan dikotil dengan monokotil sekaligus sebagai persamaan dengan tumbuhan berbiji terbuka adalah keberadaan kambium pada tanaman dikotil.

Tanaman dikotil dan tumbuhan biji terbuka memiliki kambium pada akar dan batangnya sehingga mengalami petumbuhan sekunder. Pada tumbuhan dikotil, kambium dibedakan menjadi dua yaitu kambium fasikuler dan kambium interfasikuler.

Pada tumbuhan biji terbuka tidak ditemukan kambium interfasikuler karena tipe berkas pembuluhnya konsentris sedangkan tumbuhan dikotil tipe berkas pembuluhnya kolateral.

Aktivitas kambium fasikuler dan kambium interfasikuler dapat menghasilkan unsu-unsur xilem dan floem sekunder serta menghasilkan unsur-unsur kayu dan kulit pada tanaman.

Jadi, pernyataan benar tapi alasan salah.
Jawaban : C

Baca juga : Pembahasan SBMPTN Biologi Dunia Tumbuhan Plantae.

Soal 7
Gejala klorosis pada tumbuhan dapat dihindari jika tanahnya diberi pupuk yang mengandung ...
A. Urea
B. NPK
C. Fe dan Mg
D. Fosfat
E. CHO

Pembahasan :
Gejala klorosis merupakan kondisi tanaman yang terlihat pucat umumnya akibat kekurangan matahari. Cahaya matahari merupakan katalisator pada pembentukan klorofil sehingga kekurangan cahaya matahri dapat meyebabkan klorosis.

Selain cahaya matahari, zat yang berperan sebagai katalisator pembentukan klorofil adalah zat besi Fe. Selain itu komponen penting dalam pembentukan klorofil adalah magnesium (Mg).

Jadi, gejala klorosis pada tumbuhan dapat dihindari jika tanahnya diberi pupuk yang mengandung Fe dan Mg.
Jawaban : C

Soal 8
Dari pengamatan terhadap tanaman yang tumbuh di tempat gelap atau kurang cahaya, terlihat adanya pertumbuhan yang cepat, tetapi daunnya pucat. Keadaan ini terjadi karena ...
1. Kandungan air di tempat gelap lebih banyak
2. Auksin bekerja aktif di tempat kurang cahaya
3. Di tempat yang kurang cahaya sama sekali tidak terjadi fotosintesis
4. Terjadi klorosis pada tanaman di tempat kurang cahaya

Pembahasan :
Pertumbuhan tanaman yang berlangsung cepat pada tempat yang gelap berkaitan dengan fungsi hormon auksin. Ketika berada di tempat gelap, hormon auksin akan aktif merangsang pembelahan sel sehingga pertumbuhan tanaman menjadi lebih cepat.

Akan tetapi, karena kekurangan cahaya matahari daun tanaman menjadi pucat (putih kekuningan) karena tidak dapat membentuk klorofil. Kondisi ini dikenal dengan istilah klorosis. Jadi, opsi yang benar adalah 2 dan 4.
Jawaban : C

Baca juga : Pembahasan SBMPTN Biologi Kormofita Berbiji.

Soal 9
Sumber energi yang diperoleh embrio dalam proses perkecambahan diperoleh dari ...
1. Cadangan makanan pada daging buah
2. Cadangan makanan pada endosperm
3. Cadangan makanan pada kulit biji
4. Cadangan makanan pada kotiledon

Pembahasan :
Embrio dalam proses perkecambahan memperoleh energi dari cadangan makanan pada endosperm dan kotiledon yang berwarna hijau untuk proses fotosintesis. Jadi opsi yang benar 2 dan 4.
Jawaban : C

Soal 10
Peran asam absisat pada pertumbuhan tanaman adalah ...
1. Menghambat pembelahan sel
2. Menghambat pemanjangan sel
3. Menunda pertumbuhan
4. Sebagai jaringan penutup luka

Pembahasan :
Peran asam absisat pada pertumbuhan tanaman antara lain :
1. Menghambat pembelahan sel (1)
2. Mempercepat proses penuaan pada daun
3. Mempercepat gugurnya daun
4. Menghambat petumbuhan (3)
5. Mempertahankan dormansi biji dan kuncup
6. Menghambat pemanjangan sel (2)
7. Merangsang pembusukan buah
8. Meransang penutupan stomat jika kekurangan air

Hormon yang berfungsi sebagai jaringan penutup luka adalah asam traumalin. Jadi, opsi yang benar adalah 1, 2, dan 3.
Jawaban : A



Edutafsi.com adalah blog bahan belajar sekolah yang ditujukan untuk membantu murid belajar. Dukung edutafsi untuk terus berkembang dengan like laman facebook edutafsi dan follow IG Tafsi Junior. Terimakasih telah berkunjung ke blog ini. Semoga bermanfaat.

Advertisements

0 comments :

Post a Comment