Pengertian Idiom dan Contoh Ungkapan dalam Kalimat

Posted by on 07 August 2016 - 7:41 PM

Idiom atau ungkapan adalah rangkaian kata yang menghasilkan makna kiasan. makna kiasan tersebut tidak diturunkan dari makna kata-kata yang membentuknya. Ketika dua buah kata dirangkai menjadi sebuah idiom, maka makna dari gabungan kata tersebut akan berbeda dari makna kata-kata asalnya atau masih menunjukkan makna dari salah satu kata asalnya. Idiom atau ungkapan biasanya digunakan untuk membuat kalimat kiasan yang betujuan agar penyampaian makna lebih berkesan. Biasanya idiom sengaja dipakai untuk menghindari kata-kata yang kurang baik nilai rasanya. Secara umum idiom merupakan diksi konotasi yang menyatakan makna yang bukan sesungguhnya. Penggunaan idiom dalam sebuah kalimat sangat erat kaitannya dengan pemilihan diksi. Hal ini berhubungan dengan pemilihan kata-kata yang sesuai agar dihasilkan ungkapan yang sepadan. Pada kesempatan ini, kita akan membahas beberapa bentuk idiom dan contoh ungkapan dalam kalimat.

Macam-macam Ungkapan Idiom

Idiom merupakan gabungan dua atau lebih kata yang digunakan seseorang dalam situasi tertentu untuk mengkiaskan suatu hal. Idiom sengaja digunakan untuk menyatakan suatu hal dalam bentuk ungkapan dan maknanya sudah diketahui secara umum.

Sebuah idiom terbentuk dari gabungan dua kata atau lebih. Gabungan kata tertentu jika tidak ada konteks yang menyertainya memiliki dua kemungkinan makna, yaitu makna sebenarnya (denotasi) dan makna tidak sebenarnya atau kiasan (konotasi).

Itu artinya, untuk memastikan apakah suatu gabungan kata termasuk idiom atau bukan, harus ada konteks kalimat yang menyertainya sehingga lebih jelas maknanya apakah makna kiasan atau makna sesungguhnya.

Sebagai contoh, perhatikan kalimat berikut:
1. Ayah membanting tulang di sampingnya karena marah.
2. Ayah membanting tulang untuk menghidupi keluarga.

Kedua kalimat di atas sama-sama menggunakan gabungan kata "membanting tulang". Tetapi, dari konteks kalimatnya, dapat kita tentukan dengan jelas kalimat mana yang menggunakan idiom atau ungkapan.

Pada kalimat pertama, gabungan kata "membanting tulang" membentuk makna sesungguhnya yaitu kegiatan membanting tulang. Dengan kata lain, ayah memang membanting sebuah tulang yang terleta di sampingnya.

Pada kalimat kedua, makna dari gabungan kata "membanting tulang" merupakan makna kiasan atau makna konotasi yang artinya bekerja keras. Dengan demikian, kalimat yang menggunakan idiom adalah kalimat kedua.

Baca juga : Cara Menentukan Diksi dan Ungkapan yang Tepat.

Idiom dapat dibedakan berdasarkan sudut pandang tertentu yaitu berdasarkan makna unsur pembentuknya dan berdasarkan pemilihan kata yang membentuknya. Berdasarkan makna unsur pembentuknya, idiom dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:
1. Idiom Penuh
2. Idiom Sebagian

Idiom penuh adalah jenis ungkapan yang maknanya tidak tergambar pada unsur-unsur pembentuknya. Dengan kata lain, makna ungkapan tersebut sama sekali tidak sama dengan makna kata asalnya.

Idiom sebagian adalah jenis ungkapan yang maknanya masih tergambar dalam makna unsur pembentuknya. Dengan kata lain, makna dari ungkapan tersebut masih menggambarkan makna asli dari salah satu unsur pembentuknya.
UngkapanMaknaJenis
Gulung tikarBangkrutPenuh
Buah hatiKesayanganPenuh
Darah biruBangsanwanPenuh
Kabar burungBerita yang belum pastiSebagian
Daftar hitamDaftar pelaku kejahatanSebagian

Jika dilihat berdasarkan pemakaian kata atau pilihan katanya, idiom dapat dibedakan menjadi tujuh macam, yaitu ungkapan dengan bagian tubuh, ungkapan dengan bagian tumbuhan, ungkapan dengan indera, ungkapan dengan warna, ungkapan dengan benda alam, ungkapan dengan nama binatang, dan ungkapan dengan bilangan.

#1 Ungkapan dengan bagian tubuh
UngkapanMakna
Bahu-membahuGotong royong
Kecil hatiPesimis
Lapang dadaDengan sabar
Panjang lidahSuka mengadu
Tebal mukaTidak tahu malu

#2 Ungkapan dengan bagian tumbuhan
UngkapanMakna
Sebatang karaHidup seorang diri
Daun mudaMuda dan segar
Naik daunMendapat nasib baik
Buah penaKarangan
Buah tanganOleh-oleh

#3 Ungkapan dengan indera
UngkapanMakna
Tertangkap basahKetahuan saat sedang beraksi
Uang panasUang tidak halal
Perang dinginPerang saling menggertak
Kepala dinginSabar, tenang
Gelap mataKalap, emosi

Baca juga : Pengertian, Ciri-ciri dan Jenis-jenis Klausa.

#4 Ungkapan dengan warna
UngkapanMakna
Hitam di atas putihPernjanjian Tertulis
Darah biruBangsawan
Lampu hijauIzin, restu
Masih hijauBelum berpengalaman
Lembah hitamTempat maksiat

#5. Ungkapan dengan benda alam
UngkapanMakna
Kabar anginBerita yang belum jelas
Kejatuhan bintangMendapat durian
Tertimpah tanggaMendapat sial
Bintang lapanganPemain terbaik
Mental bajaKuat

#6 Ungkapan dengan nama binatang
UngkapanMakna
Buaya daratSuka merayu wanita
Lintah daratRentenir
Kuda hitamPemenang yang tidak diunggulkan
Kambing hitamOrang yang disalahkan
Tikus kantorKoruptor

#7 Ungkapan dengan bilangan
UngkapanMakna
Berbadan duaHamil
Mendua hatiBimbang
Diam seribu bahasaTidak berkata sepatah katapun

Penggunaan Ungkapan dalam Kalimat

Seperti yang telah dijelaskan di atas, gabungan kata akan menjadi sebuah idiom atau ungkapan jika digunakan dalam konteks kalimat yang sesuai. Jika konteksnya tidak tepat, maka gabungan kata belum tentu menjadi sebuah idiom.

Berikut beberapa contoh kalimat yang menggunakan idiom.
1. Mendengar komentar juri, gadis itu langsung berkecil hati.
2. Gadis bergaun putih itu adalah keturunan darah biru.
3. New Dimension  merupakan grup musik yang sedang naik daun.
4. Sejak orangtuanya meninggal, Lena menjalani hidup sebatang kara.
5. Kita harus membicarakan masalah ini dengan kepala dingin.
6. Saya mendengar kabar angin bahwa kakekmu meninggal.
7. Menurut Anang, Febri merupakan kuda hitam di kontes Indonesian Idol.
8. Selain pemalas, Tono dikenal sebagai buaya darat di kampusnya.
9. Karena gelap mata, lelaki itu tega menghabisi nyawa kekasihnya.
10. Wanita itu sudah berbadan dua sebelum menikah.

Perlu dipahami bahwa idiom berbeda dengan frase. Untuk melihat perbedaan antara idiom dan frase kamu bisa membaca pembahasan tentang frase melalui link di bawah ini.

Baca juga : Pengertian, Ciri-ciri dan Jenis-jenis Frase.


Edutafsi.com adalah blog bahan belajar sekolah yang ditujukan untuk membantu murid belajar. Dukung edutafsi untuk terus berkembang dengan like laman facebook edutafsi dan follow IG Tafsi Junior. Terimakasih telah berkunjung ke blog ini. Semoga bermanfaat.

Advertisements

0 comments :

Post a Comment