CIRI-CIRI KARYA ILMIAH, JENIS DAN SISTEMATIKA PENULISAN

Posted by on 21 September 2016 - 7:21 AM

Karya ilmiah adalah tulisan atau karangan yang disusun secara sistematis dan logis. Karya ilmiah merupakan tulisan yang membahas suatu permasalahan yang dikaji dan diungkapkan berdasarkan metode ilmiah. Sebuah karya ilmiah harus mneyajikan fakta dan ditulis berdasarkan metodologi penulisan yang baik dan benar. Dengan kata lain, pembuatan karya ilmiah harus berdasarkan fakta, bersifat objektif, dan disusun secara sistematis dan logis. Penulis tidak boleh melibatkan emosional atau pendapat personal yang bersifat subjektif. Selain itu, karya ilmiah juga harus disusun menggunakan ragam bahasa baku dan memperhatikan kaidah EYD serta pembentukan istilah. Untuk menghasilkan karya ilmiah yang baik, seorang penulis harus bersifat objektif, kritis, terbuka, menghargai karya orang lain, berani mempertahankan kebenaran, dan berpandangan ke depan. Pada kesempatan ini, Bahanbelajarsekolah.blogspot.com akan membahas ciri-ciri karya ilmiah, jenis-jenis karya ilmiah, dan sistematika penulisan karya ilmiah.

Ciri-ciri Karya Ilmiah

Sesuai dengan namanya, karya ilmiah adalah karya tulis yang dibuat secara ilmiah tanpa melibatkan pemikiran subjektif yang mengutaakan emosi atau imajinasi penulis. Dengan kata lain, sebuah karya ilmiah haruslah bersifat ilmiah dan objektif sesuai dengan data atau fakta dan tidak direkayasa demi suatu kepentingan tertentu.

Sesuai dengan pengertian karya ilmiah sebagai karya tulis atau karangan yang sistematis dan logis, maka beberapa ciri-ciri dari karya ilmiah, antaralain:
1. Mengungkapkan permasalahan secara logis
2. Menampilkan fakta yang terpercaya
3. Menggunakan analisis yang objektif
4. Mengemukakan pendapat berdasarkan fakta
5. Tidak melibatkan imajinasi perasaan
6. Menggunakan ragam bahasa baku yang lugas
7. Menggunakan kalimat secara efektif
8. Menghindari kalimat bermakna ambigu
9. Menghindari kata yang bermakna konotatif
10. Disusun secara sistematis.

Jenis-jenis Karya Ilmiah

Berdasarkan tingkat akademisnya, karya ilmiah dapat dibedakan menjadi lima jenis, yaitu:
1. Makalah
2. Laporan penelitian
3. Skripsi
4. Tesis
5. Disertasi

Makalah adalah karya ilmiah yang memerlukan studi baik secara langsung maupun tidak langsung. Untuk membuat makalah, penulis dapat mengkaji suatu masalah, mengkaji sebuah pustaka atau buku, atau menggunakan anaslisi berdasarkan obeservasi atau pengamatan.

Laporan penelitian adalah karya ilmiah yang dibuat sebagai laporan atas kegiatan praktikum, penelitian, wawancara, atau percobaan yang telah dilakukan. Laporan penelitian disusun berdasarkan hasil yang diperoleh dari penelitian.

Skripsi adalah karya ilmiah yang ditulis oleh mahasiswa strata satu (S1) sebagai persyaratan kelulusan untuk memperoleh gelar sarjana. Skripsi ditulis berdasarkan topik permasalahan yang diteliti oleh mahasiswa dan disesuaikan dengan aturan penulisan skripsi.

Tesis adalah karya ilmiah yang ditulis oleh mahasiswa strata dua (S2) sebagai persyaratan kelulusan untuk memperoleh gelar magister. Sama seperti skripsi, tesis dimulai dari topik permasalahan yang dikaji oleh mahasiswa stratra dua.

Disertasi adalah karya ilmiah yang ditulis oleh mahasiswa strata tiga (S3) sebagai persyaratan kelulusan untu mencapai gelar doktor. Disertasi biasanya difokuskan pada suatu percobaan atau temuan baru sebagai karya dari calon doktor.

Baca juga : Pengertian, Fungsi, Ragam dan Bentuk Karya Sastra.

Cara Penulisan Karya Ilmiah

Karya ilmiah ditulis secara sistematis sesuai dengan aturan penulisan karya ilmiah. Secara umum, sistematika penyusunan karya ilmiah meliputi beberapa unsur sebagai berikut.

#1 Halaman Judul
Halaman judul adalah halaman yang berisi judul tulisan, jenis karya ilmiah, nama penulis, nomor indentitas penulis, logo instansi, departemen yang menaungi penulis, serat tahun penulisan. Halam judul berada di halaman paling depan.

#2 Halaman Persembahan
Halaman persembahan adalah halaman yang berisi tentang ucapan khusus dari penulis kepada seseorang atau pihak-pihak tertentu yang menjadi alasan bagi penulis dalam penulisan karya ilmiha tersebut.

#3 Halaman pengesahan
Halaman pengesahan adalah halaman yang berisi persetujuan dari beberapa pihak yang bertanggung jawab dalam penulisan karya ilmiah tersebut seperti pembimbing dan ketua departemen. Pada halaman ini juga terdapat informasi mengenai judul dan nama penulis.

#4 Kata Pengantar
Halaman kata pengantar biasanya berisi tentang ucapan puji syukur penulis karena dapat menyelesaikan karya tulis tersebut beserta ucapan terimakasih penulis kepada orang atau pihak tertentu yang terlibat dalam penulisan karya ilmiah tersebut.

#5 Abstrak
Halaman abstrak adalah halaman yang berisi intisari menyeluruh tentang isi tulisan mulai dari judul, tujuan, metode, dan rumusan hasil penelitian. Abstrak biasanya ditulis dalam dua bahasa yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.

#6 Daftar Isi
Sesuai dengan namanya, halaman daftar isi adalah halaman yang memberikan daftar tentang isi tulisan dilengkapi dengan nomor halaman. Dalam daftar isi diberikan keterangan nomor halaman untuk seluruh bagian seperti halaman persembahan, kata pemgantar, pendahuluan, hingga daftar pustaka.

#7 Pendahuluan
Pendahuluan adalah halaman yang berisi tentang landasan atau alasan yang melatabelakangi penulis untuk menulis karya ilmiah tersebut. Pada halaman pendahuluan terdapat beberapa bagian, yaitu latar belakang, rumusan masalah, tujuan penelitina, manfaat penelitian, batasan masalah, dan sistematikan penulisan.

#8 Tinjauan Pustaka
Tinjauan pustaka atau landasan teori adalah halaman yang berisi pembahasan tentang kajian-kajian pustaka terdahulu yang relevan dengan topik penelitian. Teori-teori tersebut digunakan sebagai landasan dalam penelitian.

#9 Metode Penelitian
Pada halaman metode penelitian, penulis memaparkan metode yang digunakan dalam penelitian. Metode tersebut meliputi apa yang diteliti, cara pengambilan sampel, dan tenik yang digunakan untuk meneliti. Pada bab metode penelitian terdapat beberapa bagian, yaitu tempat dan waktu penelitian, peralatan dan bahan, prosedur penelitian, dan diagram alir penelitian.

#10 Pembahasan
Halaman pembahasan adalah halaman yang berisi pengolahan, analisis, pembahasan, dan pemaknaan data yang telah dikumpulkan. Pembahasan disusun berdasarkan data atau fakta yang dihasilkan dari hasil penelitian dengan metode yang telah ditentukan.

#11 Kesimpulan dan Saran
Pada halaman kesimpulan, penulis memaparkan kesimpulan yang diperoleh berdasarkan pembahasan masalah dan disesuaikan dengan tujuan penelitian. Dengan kata lain, kesimpulan merupakan jawaban dari tujuan amsalah atau rumusan masalah. Saran berisi anjuran penulis yang ditujukan untuk penelitian berikutnya.

#12 Daftar Pustaka
Halaman daftar pustaka adalah halaman yang berisi daftar buku-buku atau sumber lain yang digunakan sebagai landasan teori untuk penelitian. Halaman ini memperlihatkan buku-buku apa saja yang digunakan penulis sebagai landasan penelitiannya.

Salah satu bagian terpenting dalam sebuah karya ilmiah adalah kesimpulan karena kesimpulan merupakan jawaban dari permasalahan yang dibahas. Untuk menyusun sebuah kesimpulan, dibutuhkan penalaran yang baik terhadap data-data yang diperoleh. Untuk mengetahui jenis-jenis penalaran dalam penarikan kesimpulan, anda dapat membaca link berikut inii.

Baca juga : Cara Merumuskan Kesimpulan Secara Deduktif dan Induktif.


Edutafsi.com adalah blog bahan belajar sekolah yang ditujukan untuk membantu murid belajar. Dukung edutafsi untuk terus berkembang dengan like laman facebook edutafsi dan follow IG Tafsi Junior. Terimakasih telah berkunjung ke blog ini. Semoga bermanfaat.

Advertisements