PENGERTIAN PAMERAN, BENTUK, FUNGSI DAN TUJUAN PAMERAN SENI RUPA

Posted by on 27 February 2017 - 11:25 AM

Seni rupa merupakan salah satu cabang seni yang populer di kalangan masyarakat. Seni rupa sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat yang ada hampir di seluruh aspek kehidupan dan mengiringi perkembangan peradaban manusia di muka bumi. Selain nilai estetika yang menjadi fokus suatu karya seni rupa, nilai aplikatif karya seni rupa juga menjadi salah satu alasan mengapa seni rupa masih begitu disukai dan terus berkembang seiring waktu. Salah satu cara untuk memperkenalkan karya seni rupa yang dihasilkan oleh seniman ke masyarakat adalah dengan mengadakan suatu pameran. Pameran menjadi media komunikasi antara seniman dengan penikmat seni dan merupakan salah satu cara untuk menjual hasil karya seni rupa. Pameran seni rupa memiliki banyak bentuk dan tujuan. Pada kesempatan ini, Bahan belajar sekolah akan membahas pengertian pameran, bentuk-bentuk pameran, fungsi dan tujuan pameran seni rupa.

A. Pengertian Pameran

Untuk memperkenalkan suatu karya seni kepada masyarakat, ada dua istilah pertunjukkan yang paling umum digunakan, yaitu pameran dan pergelaran. Meskipun sama-sama bertujuan untuk memperkenalkan suatu karya seni, kedua istilah tersebut memiliki makna yang berbeda dan salah satu pembedanya adalah bentuk karya seni yang ditampilkan.

Pergelaran adalah kegiatan untuk memperkenalkan atau mengkomunikasikan suatu karya kepada masyarakat untuk mendapatkan apresiasi dari penikmat atau penonton. Pergelaran umumnya dilakukan dalam bentuk penampilan di atas pentas atau panggung. Karya yang dipertontonkan umumnya bersifat dinamis misalnya tarian, paduan suara, drama, dan sebagainya.

Pameran adalah kegiatan untuk memperkenalkan atau mengkomunikasikan suatu karya kepada masyarakat untuk mendapatkan apresiasi dari pengunjung. Pameran umumnya dilakukan dalam bentuk pertunjukkan di dalam sebuah gedung atau showroom. Karya yang ditampilkan umumnya bersifat statis misalnya lukisan, fotografi, dan sebagainya.

Pengertian dan fungsi pameran

Dari pemaparan tersebut, dapat kita lihat dengan jelas bahwa istilah pameran dan pergelaran digunakan untuk dua hal yang berbeda. Kalau pergelaran digunakan untuk pertunjukan karya yang bersifat dinamis umumnya lebih menekankan pada manusianya, sedangkan pameran digunakan untuk pertunjukkan karya yang bersifat statis lebih menekankan pada suatu karya dalam bentuk benda.

Istilah yang lebih umum digunakan untuk sebuah pertunjukan karya lukisan adalah pameran lukisan bukan pergelaran lukisan. Begitu pula sebaliknya, istilah yang lebih umum digunakan untuk sebuah pertunjukkan karya tarian adalah pergerleran tari bukan pameran tari.

Pameran seni rupa merupakan kegiatan memperkenalkan atau mengkomunikasikan hasil karya seni rupa kepada masyarakat untuk mendapatkan apresiasi dari pengunjung sekaligus untuk mendapat calon pembeli. Karya seni rupa yang biasa dipamerkan antara lain lukisan, sketas, fotografi, miniatur arsitektur, desain grafis, dan sebagainya.

B. Bentuk-bentuk Pameran Seni Rupa

#1 Berdasarkan Jenis Karya yang Dipamerkan
Jika dilihat berdasarkan jenis karya seni rupa yang dipamerkan, maka pameran dapat dibedakan menjadi bberapa jenis. Dari sekian banyak karya seni rupa yang dapat dipamerkan, berikut beberapa karya seni rupa yang umum ditampilkan dalam sebuah pameran.

a). Pameran Lukisan 
Pameran lukisan adalah jenis pameran yang hanya mempertunjukkan atau memperkenalkan karya seni rupa berupa seni lukis. Pada pameran ini ditampilkan beberapa karya lukisan miliki pribadi atau gabungan dari beberapa seniman. Selain untuk memperkenalkan karya lukisan mereka, pameran lukisan biasanya juga dijadikan sarana untuk menjual karya atau menggalang dana.

b). Pameran Fotografi
Fotografi merupakan salah satu bentuk seni rupa dari cabang visual art atau desain grafis yang menggunakan teknologi kamera. Pameran fotografi biasanya diadakan oleh seorang fotografer untuk memperkenalkan karya-karya fotografinya kepada masyarakat. Karya yang dipamerkan tentu saja dalam bentuk foto dengan tema tertentu.

c). Pameran Karya Patung
Di banding lukisan dan fotografi, pameran karya patung termasuk salah satu pameran yang sudah jarang diadakan karena umumnya karya patung memiliki wadahnya sendiri misalnya museum. Salah satu museum yang memamerkan seni patung yang cukup terkenal adalah museum patung lilin Madame Tussauds.

d). Pameran Karya Arsitektur
Pameran karya arsitektur adalah pameran yang memperkenalkan berbagai desain arsitektur biasanya dalam bentuk miniatur atau desain aristektur suatu produk. Pameran seperti ini umumnya diadakan oleh suatu perusahaan property atau gabungan dari beberapa arsitek.

e). Pameran Tembikar dan Keramik
Pameran tembikar dan keramik merupakan pameran yang khusus menampilkan karya-karya kriya berupa tembikar dan keramik. Karya-karya yang dipamerkan bisa beragam jenis seperti gerabah, piring, guci, dan beberapa benda pakai lainnya yang memiliki nilai seni tinggi.

f). Pameran Tekstil
Sesuai dengan namanya, pameran tekstil adalah pameran yang memperkenalkan karya-karya kriya tekstil kepada masyarakat. Karya yang dipamerkan adalah berbagai karya yang dibuat dengan cara tenun atau rajut seperti batik, aseseoris, pita, kipas, dan sebagainya. Pameran tekstil biasanya diadakan untuk tema kebudayaan.

#2 Berdasarkan Ragam Karya yang Dipamerkan
Dilihat berdasarkan ragam karya yang dipamerkan, maka pameran seni rupa dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu pameran homogen dan pameran heterogen.

a). Pameran Homogen
Pameran homogen adalah bentuk pameran yang memamerkan karya serni rupa yang seragam atau hanya dari satu jenis seni rupa saja misalnya pameran lukisan atau pameran fotografi saja. Pameran homogen umumnya tidak tergantung pada jumlah peserta pameran atau pemilik karya.

b). Pameran Heterogen
Pameran heterogen adalah pameran yang memamerkan karya seni rupa yang beranekaragam yang berasal dari dua atau lebih jeni seni rupa pada tempat dan waktu yang sama, misalnya pameran yang menampilkan lukisan, patung, dan fotografi sekaligus.

#3 Berdasarkan Jumlah Peserta Pameran
Berdasarkan jumlah peserta pameran atau jumlah seniman yang terlibat dalam pameran tersebut, maka pameran seni rupa dapat dibedakan menjadi dua bentuk, yaitu pameran tunggal dan pameran kelompok.

a). Pameran Tunggal
Pameran tunggal adalah pameran yang hanya menampilkan berbagai atau sejumlah karya seni rupa dari seorang seniman. Dengan kata lain, pameran tersebut hanya memamerkan karya dari satu orang seniman saja. Biasanya pameran seperti ini diadakan untuk memperkenalkan sang seniman dan biasanya hanya seniman tertentu yang sukses menggelar pameran tunggal.

b). Pameran Kelompok
Pameran kelompok adalah pameran yang menampilkan berbagai karya seni rupa dari sekelompok seniman yang bekerja sama untuk mengadaan suatu pameran. Pameran kelompok umumnya dibuat untuk tujuan komersil atau untuk penggalangan dana.

#4 Berdasarkan Tempat dan Waktu
Jika dilihat berdasarkan tempat dan waktu pelaksanaannya, maka pameran seni rupa dapat dibedakan menjadi tiga bentuk, yaitu pameran tetap, pameran rutin, dan pameran insidental.

a). Pameran Tetap
Pameran tetap atau pameran permanen adalah pameran yang dilaksanakan pada suatu tempat yang sama atau tempatnya bersifat tetap dan diadakan setiap hari sesuai jam kerja pameran itu. Pameran seperti ini biasanya dalam bentuk museum atau galeri seni.

b). Pameran Rutin
Pameran rutin adalah pameran yang dilaksanakan secara rutin dalam waktu-waktu tertentu yang biasanya terjadwal misalnya setahun sekali atau enam bulan sekali dan lokasinya cenderung tetap atau berubah sesuai dengan tujuan dan kondisi saat itu.

c). Pameran Insidental
Pameran insidental adalah pamean yang pelaksanaannya tidak terikat pada waktu atau tempat. Pameran ini bsia diadakan sewaktu-waktu dengan maksud dan tujuan tertentu serta tidak terikat pada rutinitas pelaksanaannya.

C. Fungsi Pameran Seni Rupa

Sesuai dengan pengertiannya, fungsi utama pameran seni rupa adalah untuk memperkenalkan suatu karya seni kepada masyarakat dengan tujuan tertentu salah satunya adalah untuk mendapatkan apresiasi dalam bentu kritik atau saran agar menjadi lebih baik ke depannya. Berdasarkan fungsi tersebut, pameran seni rupa memiliki beberapa fungsi yaitu sebagai saran apresiasi, sarana rekreasi, sarana edukasi, dan sarana ajang prestasi.

#1 Sarana Apresiasi
Sebagai sarana apresiasi, pameran menjadi salah satu cara bagi para seniman untuk mengetahui kualitas karyanya berdasarkan penilaian dari sejumlah pengunjung. Melalui pameran, para seniman juga dapat berkmonikasi secara lansgung dengan pengunjung yang bertindak sebagai apresiator.

Tidak hanya memberi manfaat kepada seniman, fungsi pameran sebagai sarana apresiasi juga membawa dampak positif bagi para pengunjung. Menghadiri sebuah pameran akan membantu pengunjung dalam memberikan suatu apresiasi dan menambah pengalaman dalam mengapresiasi suatu karya seni rupa.

#2 Sarana Ajang Prestasi
Selain mengetahu penilaian pengunjung terhadap karyanya, pameran juga menjadi ajang prestasi bagi para seniman untuk memperlihatkan kebolehan atau kemahirannya dalam menghasilkan suatu karya seni rupa. Pameran akan menjadi suatu tolak ukur terhadap perkembangan karya seni rupa dari seorang seniman.

Melalui kegiatan pameran, para seniman dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam mengekspresikan diri ke dalam bentuk karya seni rupa, memicu kreativitas, dan menunjukkan jati diri seorang seniman. Fungsi ini tentu penting untuk perkenalan kepada masyarakat agar karya seorang seniman dapat dikenali dan memiliki tempat tersendiri di hati penikmatnya.

#3 Sarana Rekreasi
Bagi pengunjung yang mendatangi sebuah pameran seni rupa, tentu pameran menjadi saran rekreasi atau sarana hiburan yang menarik sebab akan ada banyak karya seni rupa yang menawarkan keindahan dan kesan tertentu bagi setiap pengunjung.

Menghadiri sebuah pameran seni rupa juga dapat memberi pengunjung suatu inspirasi atau motivasi dalam berkarya. Mernyaksikan beragam karya seni rupa yang indah dan menawan tentu akan memberikan kesan nyaman dan dapat membantu pengunjung melepaskan penat.

#4 Sarana Edukasi
Selain memiliki nilai estetikan dan hiburan, sebuah pameran juga berfungsi sebagai sarana edukasi atau sarana pembelajaran. Melalu pameran, pengunjung dapat mempelari berbagai bentuk karya seni rupa dan teknik pembuatannya.

Pameran juga menjadi sarana bagi murid untuk berlatih bagaimana menghasilkan karya yang dapat dipamerkan, merencanakan sebuah pameran, mempersiapkan pameran, dan terlibat sebagai panitia dalam sebuah pameran seni rupa.

D. Tujuan Pameran Seni Rupa

Sejalan dengan fungsi-fungsi pameran yang telah dipaparkan di atas, maka tujuan pameran seni rupa khususnya untuk pelajar adalah sebagai berikut:
1. Menambah pengalaman murid dalam mengapresiasi karya seni
2. Memberi motivasi dan inspirasi kepada murid untuk menghasilkan karya seni
3. Melatih murid dalam mengevaluasi suatu karya seni
4. Melatih murid untuk aktif dalam kelompok dan berorganisasi
5. Melatih murid untuk bertanggung jawab dan mandiri.


Edutafsi.com adalah blog bahan belajar sekolah yang ditujukan untuk membantu murid belajar. Dukung edutafsi untuk terus berkembang dengan like laman facebook edutafsi dan follow IG Tafsi Junior. Terimakasih telah berkunjung ke blog ini. Semoga bermanfaat.

Advertisements