JENIS MUSIK TRADISIONAL, MUSIK KLASIK DAN CIRI MUSIK MODERN

Posted by on 01 June 2017 - 10:30 AM

Edutafsi.com - Seni musik. Jenis-jenis seni musik berdasarkan tatanan masyarakat. Seni musik merupakan salah satu jenis seni yang telah berkembang sejak zaman kuno. Sama dengan berbagai jenis seni lainnya, perkembangan seni musik seiring dengan perkembangan peradaban manusia. Seiring dengan perkembangan tersebut jenis dan fungsi musik pun semakin beragam. Pada mulanya musik ditujukan untuk ritual keagamaan atau ritual adat tertentu kemudian terus berkembang dan menjadi salah satu seni yang mewarnai berbagai aspek kehidupan manusia. Pergeseran fungsi musik dalam kehidupan manusia tidak terlepas dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang turut serta memacu perkembangan musik di dunia. Tidak hanya untuk tujuan religis atau magis, kini musik digunakan untuk tujuan yang lebih luas, yaitu sebagai simbolis kebanggaan, tujuan komersial, tujuan kreatif, sarana edukasi, media dakwah, dan sarana hiburan atau rekreasi.

Tidak hanya fungsi atau tujuannya yang terus berkembang, jenis musik juga terus berkembang seiring dengan perkembangan zaman. Dewasa ini telah banyak dikenal berbagai jenis musik yang dapat dinikmati dan terus dikembangkan.

Pada awal perkembangannya, jika dilihat berdasarkan tatanan masyarakat, jenis seni musik dapat dikelompokkan menjadi dua jenis, yaitu:
1). Musik istana
2). Musik rakyat

Musik istana adalah jenis musik yang lahir dan dikembangkan di kalangan bangsawan kerajaan dan diperuntukkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan di dalam istana misalnya untuk upacara istana atau untuk hiburan bagi kaum bangsawan istana.

Musik rakyat adalah jenis musik yang lahir dan berkembang di kalangan masyarakat tertentu dan tercipta sebagai hasil kreasi dari penududuk lokal serta ditujukan untuk berbagai aktivitas di lingkungan tersebut misalnya untuk upacara keagamaan, untuk berlagu, hiburan, dan sebagainya.

Jenis Musik Berdasarkan Tatanan Maysarakat

Seiring dengan perkembangan pengetahuan dan munculnya jenis-jenis musik dengan berbagai gaya atau aliran musik, maka penggolongan musik berdasarkan tatanana masyarkat menjadi lebih spesifik.

Secara garis besar, jenis musik kemudian dikelompokkan menjadi tiga jenis, yaitu:
1). Musik tradisional
2). Musik klasik
3). Musik modern.

A. Pengertian dan Ciri-ciri Musik Tradisional

Musik tradisional adalah jenis musik yang lahir dan terbentuk dari budaya daerah setempat dan biasanya mencerminkan kebudayaan di daerah tersebut. Secara umum jika ditinjau dari segi lagu ataupun instrumennya, musik tradisonal bersifat sederhana.

Karena terbentuk di daerah-daerah tertentu dengan budaya tertentu pula, maka musik tradisional umumnya memiliki ciri khas yang sangat kental yang menggambarkan kehidupan masyarakat di tempat itu. Hal itu dapat dicermati dari segi alat yang digunakan, bahasa, serta gaya atau aliran musiknya.

Meski demikian, musik tradisional dari berbagai daerah umumnya memiliki kesamaan dalam hal ciri. Beberapa ciri musik tradisonal antaralain sederhana, turun temurun, tidak diketahui penciptanya, tidak bernotasi, tema kehidupan, besifat umum.

#1 Bersifat Sederhana
Secara umum, musik tradisional disajikan dalam bentuk yang cenderung pendek atau tidak terlalu panjang. Dari segi nada dan melodi tidak terlalu banyak variasi. Musik tradisional diiringi dengan instrumen yang sederhana dan umumnya merupakan instrumen daerah setempat.

#2 Tidak Bernotasi
Sebagian besar musik tradisional tidak memiliki naskah musik atau partitur notasi dan kebanyakan dipelajari secara lisan. Sebagian karya musik tradisional memang ada yang memiliki notasi musik namun masih belum dilengkapi dengan partitur.

#3 Tidak Diketahui Penciptanya
Kebanyakan lagu atau karya musik tradisional tidak mencantumkan nama pencipta sehingga sebagian besar karya tersebut tidak memiliki dokumen secara pasti dan tidak diketahui siapa penciptanya. Itu sebabnya, kebanyakan musik tradisional tidak ada pencipta atau no name (NN).

#4 Disebarkan Turun-temurun
Karena tidak mempunyai partitur dan dokumen secara pasti, maka keberadaan musik tradisional ini dipertahankan dengan cara disebarkan secara turun-temurun dari mulut ke mulut. Hal itu dilakukan dengan cara mengajarkannya secara lisan atau memberikan contoh.

#5 Bertema Kehidupan dan Umum
Ciri lainnya yang cukup mencolok dari musik tradisional adalah temanya yang mengangkat tema kehidupan dan bersifat umum. Musik tradisional umumnya dibuat dengan mengangkat kehidupan, pergaulan, dan kepercayaan setempat mengenai sesuatu yang umum di lokasi tersebut.

B. Pengertian dan Ciri-ciri Musik Klasik

Musik klasik adalah jenis musik yang muncul dan berkembang di kawasan pusat pemerintahan atau umumnya di lingkungan keraton. Secara umum, karya musik klasik yang dihasilkan merupakan pengembangan dari musik tradisional sebelumnya.

Lagu-lagu yang menggunakan musik klasik biasa disebut sebagai lagu klasik. Di Indonesia, lagu dan musik klasik banyak berkembang di daerah Sunda, Bali, dan Jawa. Gamelan merupakan salah satu alat musik yang mengiringi sebagian besar lagu klasik.

Karena berkembang di kawasan pusat pemerintahan yang umumnya bersifat keraton, maka musik klasik memiliki beberapa ciri khas yang membedakannya dengan musik tradisional, baik dari segi alat ataupun tema yang diangkat dalam musik tersebut.

#1 Bersifat Agung
Sesuai dengan lokasi penciptaannya, musik klasik umumnya digunakan untuk mengiringi berbagai upacara yang diadakan di pemerintahan misalnya upacara kebesaran keraton, upacara keagamaan, dan upacara adat yang umumnya diadakan di pusat pemerintahan.

#2 Memiliki Pola Baku
Karena secara umum digunakan untuk upacara resmi, maka musik klasik secara umum terikat pada pola yang baku yang telah ditetapkan. Pola tersebut meliputi aturan notasi, syair, irama, serta tempo yang digunakan untuk membuat musik atau lagu klasik.

#3 Diciptakan Oleh Pujangga Istana
Berbeda dengan musik tradisional yang sebagian besar tidak diketahui penciptanya, musik klasik sebagian besar diketahui. Musik klasik kebanyakan diciptkan oleh seorang komponis atau pujangga istana yang bertugas menghasilkan musik dan lagu untuk keraton.

#4 Dikembangkan Secara Tertulis
Berbeda dengan musik tradisional yang dikembangkan secara turun-temurun secara lisan, musik klasik justru dikembangkan secara tertulis. Musik klasik memiliki dokumen yang jelas mengenai suatu karya sehingga penciptanya juga diketahui dengan pasti.

#5 Bertema Kerajaan
Karena berkembang di pusat pemerintahan dan diciptakan oleh pujangga istana, maka musik klasik umumnya mengangkat tema kerajaan yaitu menceritakan kebesaran kerajaan, kepahlawanan, kstaria, dan ajaran moral yang ingin disampaikan kepada masyarakat.

C. Pengertian dan Ciri-ciri Musik Modern

Sesuai dengan namanya, musik modern adalah jenis musik yang muncul dan dikembangkan di era modern dan merupakan perkembangan dari musik klasik. Itilah modern umumnya dikaitkan dengan adanya pengaruh dari luar mananegara terhada musik tersebut.

Jenis musik berdasarkan tatanan masyarakat

Karena sudah mendapat pengarh dari berbagai kebudayaan, musik modern umumnya bersifat luas atau tidak terbatas. Musik modern mencakup wilayah yang luas dan mengangkat tema yang lebih umum misalnya percintaan, persahabatan, dan kemanusiaan.

Di Indonesia, musik modern banyak mendapat pengaruh dari berbagai budaya luar misalnya budaya barat, Arab, India, dan sebagainya. Beberapa jenis musik modern yang sudah umum di Indonesia antaralain musik campursari, musik keroncong, musik staambul, musik seriosa, musik langgam, dan dangdut.

Berikut beberapa ciri musik modern:
1). Menggunakan bahasa Nasional
2). Mengunakan iringan alat musik modern
3). Ada sentuhan teknologi sebagai wujud perkembagan peradaban
4). Nada dan irama yang dihasilkan lebih beragam
5). Tempo musik cenderung lebih cepat
6). Mengangkat tema kehidupan yang lebih luas.


Edutafsi.com adalah blog bahan belajar sekolah yang ditujukan untuk membantu murid belajar. Dukung edutafsi untuk terus berkembang dengan like laman facebook edutafsi dan follow IG Tafsi Junior. Terimakasih telah berkunjung ke blog ini. Semoga bermanfaat.

Advertisements