KECENDERUNGAN ENERGI IONISASI ATOM DALAM SATU GOLONGAN DAN PERIODE

Posted by on 05 October 2017 - 10:57 AM

Edutafsi.com - Sifat Periodik Unsur Energi Ionisasi. Ketika pertama mempelajari tentang muatan listrik dalam sebuah atom, telah disebutkan bahwa sebuah atom secara total adalah netral atau tidak bermuatan. Hal itu terjadi karena jumlah partikel yang bermuatan positif (proton) dan jumlah partikel bermuatan negatif (elektron) sama besar. Meski begitu, pada beberapa kondisi, suatu atom dapat mengalami ionisasi dan membentuk ion. Ion yang terbentuk dapat berupa ion positif atau ion negatif. Ketika suatu atom kehilangan atau melepas elektron, maka akan terbentuk ion positif. Proses pelepasan elektron dari kulit terluar suatu atom memerlukan energi dan ini berhubungan dengan energi ionisasi.

Saat membahas mengenai jari-jari atom, edutafsi telah memaparkan hubungan antara nomor atom dan gaya tarik inti. Gaya tarik inti bergantung pada besar muatan inti dan jari-jari atom. Semakin besar muatan inti maka akan semakin besar gaya tarik inti tersebut. Akan tetapi, dalam hal ini perlu juga diperhatikan pengaruh jari-jari atom.

Jari-jari atom ditentukan oleh banyak kulit atom dan kulit atom berhubungan dengan konfigurasi elektron. Itu artinya berhubungan juga dengan nomor atom. Semakin besar nomor atom atau muatan inti, maka jari-jari atom semakin besar. Semakin besar jari-jari atom, maka gaya tarik inti semakin lemah sebab kulit terluar sudah semakin jauh.

Nah, selanjutnya gaya tarik inti ini mempengaruhi besar energi ionisasi suatu atom. Energi ioniasi adalah besarnya energi yang diperlukan untuk melepas satu elektron dari suatu atom netral  dalam wujud gas sehingga terbentuk ion berwujud gas dengan muatan positif satu.

Kecenderungan energi ionisasi atom

Pelepasan elektron kedua (dari ion positif satu) disebut energi ionisasi kedua, pelepesan elektron ketiga disebut energi ionisasi ketiga, dan begitu seterusnya. Harga energi ionisasi dipengaruhi oleh jari-jari atom dan jumlah elektron valensi atau muatan inti.

Sebagai contoh, jika dinyatakan dalam satuan mol, Litium memiliki energi ionisasi sebesar 520 kJ. Itu artinya, untuk melepas satu elektron dari atom litium netral dalam wujud gas diperlukan energi sebesar 520 kJ atau setara dengan 8,64 x 10-19 J per atomnya.

A. Energi Ionisasi Pada Satu Golongan

Unsur-unsur yang berada pada satu golongan memiliki elektron valensi yang sama, tetapi memiliki jumlah kulit yang berbeda. Jumlah kulit dalam satu golongan dari atas ke bawah semakin besar sehingga jari-jari atomnya semakin ke bawah juga semakin besar.

Karena jari-jari atom dalam satu golongan, dari atas ke bawah semakin besar, maka gaya tarik inti terhadap elektron terluar semakin lemah (sebab jarak kulit terluar dengan inti sudah semakin jauh). Karena gaya tarik semakin lemah, maka energi ionisasi berkurang.

Jadi, dalam satu golongan, dari atas ke bawah, energi ionisasi atom cenderung semakin kecil (perhatikan ilustrasi di atas). Gambar di atas menunjukkan kecenderungan energi ionisasi dari unsur-unsur golongan utama. Perhatikan tanda panah dan keterangannya.

Dengan demikian, jika kita bandingkan energi ionisasi dari unsur-unsur golongan IA (H, Li, Na, K, Rb, Cs), atom hidrogen memiliki energi ionisasi lebih besar daripada atom Natrium. Sedangkan atom Natrium memiliki energi ionisasi lebih kecil daripada atom Litium.

B. Energi Ionisasi Pada Satu Periode

Unsur-unsur yang berada pada satu periode memiliki jumlah kulit yang sama, tetapi memiliki elektron valensi atau muatan inti yang berbeda. Muatan inti dalam satu periode, dari kiri ke kanan semakin besar sehingga gaya tarik inti terhadap elektron terluar semakin besar dan jari-jari menjadi lebih kecil.

Karena gaya tarik inti dalam satu periode, dari kiri ke kanan semakin besar, maka untuk melepaskan sebuah elektron dari kulit terluar juga dibutuhkan energi yang lebih besar. Dengan demikian, semakin ke kanan, energi ionisasi semakin besar.

Jadi, dalam satu periode, dari kiri ke kanan, energi ionisasi atom cenderung semakin besar (perhatikan gambar). Gambar di atas menunjukkan kecenderungan energi ionisasi dari unsur golongan utama yang terletak pada satu periode. Perhatikan arah anak panah dan keterangannya.

Demikianlah pembahasan singkat mengenai kecenderungan sifat energi ionisasi atom dalam satu golongan dan satu periode. Jika bahan belajar ini bermanfaat, bantu kami membagikannya kepada teman anda melalui tombol share di bawah ini.


Edutafsi.com adalah blog bahan belajar sekolah yang ditujukan untuk membantu murid belajar. Dukung edutafsi untuk terus berkembang dengan like laman facebook edutafsi dan follow IG Tafsi Junior. Terimakasih telah berkunjung ke blog ini. Semoga bermanfaat.

Advertisements