PEMBAHASAN UN BAHASA INDONESIA TENTANG SUSUNAN PARAGRAF

Posted by on 13 February 2018 - 9:19 PM

Edutafsi.com - Susunan Paragraf. Pembahasan soal ujian nasional bidang studi bahasa Indonesia tentang susunan paragraf untuk tingkat menengah atas. Selain menentukan kalimat utama, kalimat penjelas, atau kalimat sumbang, salah satu model soal lainnya tentang paragraf yang cukup sering muncul pada soal ujian nasional bahasa Indonesia adalah menentukan susunan kalimat agar dihasilkan paragraf yang padu. Pada kesempatan ini, edutafsi akan membahas beberapa soal tentang susunan paragraf yang pernah keluar dalam ujian nasional sebagai gambaran bagi murid untuk mempersiapkan diri menghadapi ujian nasional tahun ini.

Soal 1 : Menyusun Kalimat Menjadi Paragraf

Cermatilah kalimat acak berikut ini!
(1) Mencari bahan-bahan tulisan yang sesuai dengan tema yang Anda pilih. (2) Mengembangkan kerangka yang lengkap. (3) Jika anda menulis karya ilmiah harus memperhatikan langkah-langkah berikut. (4) Memilih tema yang mudah dibahas dan dipahami. (5) Menyusun kerangka karangan sesuai dengan tema yang Anda pilih.

Jika kalimat-kalimat tersebut disusun menjadi paragraf, maka susunan yang paling tepat adalah ....
A. 3 - 4 - 1 - 5 - 2
B. 3 - 1 - 4 - 5 - 2
C. 3 - 4 - 5 - 1 - 2
D. 3 - 1 - 5 - 4 - 2
E. 3 - 1 - 4 - 2 - 5

Pembahasan :
Jika dilihat dari kelima kalimat di atas, maka kalimat-kalimat tersebut menjelaskan mengenai langkah-langkah dalam pembuatan karya ilmiah. Dengan demikian, kalimat yang menjadi awal paragraf jelas adalah kalimat 3 dan memang pada semua opsi jawaban kalimat 3 berada di awal paragraf.

Sesuai dengan langkah-langkah penulisan karya ilmiah, tahapan yang harus dilakukan saat menulis karya ilmiah secara garis besar adalah menentukan tema, mencari referensi atau bahan tulisan sebagai landasan teori, membuat kerangka karangan, dan mengembangkan kerangka karangan yang telah disusun sebelumnya.

Dengan demikian, susunan kalimat yang paling tepat adalah 3 - 4 - 1 - 5 - 2 :
Jika anda menulis karya ilmiah harus memperhatikan langkah-langkah berikut. Memilih tema yang mudah dibahas dan dipahami. Mencari bahan-bahan tulisan yang sesuai dengan tema yang Anda pilih. Menyusun kerangka karangan sesuai dengan tema yang Anda pilih. Mengembangkan kerangka yang lengkap.
Jawaban : A

Soal 2 : Menyusun Paragraf yang Padu

Perhatikan kalimat-kalimat berikut ini!
(1) Pengairan selanjutnya dikurangi, terutama pada fase penuaan rimpang, karena tanah yang terlalu basah dapat menyebabkan busuknya rimpang jahe.
(2) Mula-mula air disalurkan melalui saluran pemasukan, kemudian dibiarkan menggenangi petakan atau bendengan hingga tanah cukup basah.
(3) Selanjutnya air segera dialirkan melalui saluran pembuangan.
(4) Pengairan harus dilakukan secara kontinu 3 - 5 hari sekali atau bergantung pada keadaan cuaca dan kelembaban tanah.
(5) Pengairan dilakukan dengan cara digenangi 15 menit atau lebih sehingga tanah cukup basah.

Kalimat-kalimat tersebut dapat dijadikan paragraf yang padu dengan urutan ....
A. 1 - 3 - 2 - 5 - 4
B. 2 - 1 - 5 - 4 - 3
C. 3 - 1 - 5 - 2 - 4
D. 4 - 5 - 1 - 2 - 3
E. 4 - 1 - 5 - 2 - 3

Pembahasan :
Agar dihasilkan paragraf yang padu, maka kalimat-kalimat tersebut harus diurutkan secara sistematis dengan memperhatikan kelogisan dan kepaduannya. Antara kalimat satu dengan kalimat yang lain harus saling berhubungan secara berurut agar informasi yang ingin disampaikan dapat dimengerti.

Cara paling mudah untuk menyusun paragraf adalah dengan menemukan kalimat utamanya terlebih dahulu. Kalimat 1, 2, dan 3 sudah jelas bukan merupakan kalimat utama karena ketiganya menggunakan kata penghubung antar kalimat yang menunjukkan bahwa ada kalimat sebelumnya.

Antara kalimat 4 dan 5, kalimat yang paling tepat diletakkan di awal paragraf adalah kalimat 4. Dengan demikian, ada dua kemungkinan, yaitu D dan E. Nah selanjutnya tinggal tentukan kalimat mana yang diletakkan setelah kalimat 4. Antara kalimat 1 dan 5, kalimat yang lebih tepat diletakkan setelah kalimat 4 adalah kalimat 5.

Dengan demikian, susunan kalimat yang paling tepat agar dihasilkan paragraf yang padu adalah 4 - 5 - 1 - 2 - 3. Dengan susunan tersebut, maka dihasilkan paragraf yang menjelaskan tentang cara pengairan pada rimpang jahe (pembibitan jahe).
Jawaban : D

Soal 3 : Menyusun Paragraf Eksposisi Proses

Langkah-langkah pemindahan bibit cabai dari bedengan ke polibag:
1). Polibag yang berisi calon bibit diletakkan di tempat yang mendapat naungan.
2). Setelah itu, polibag disiram air secukupnya.
3). Bibit di tempat pembenihan beserta tanahnya diambil memakai cetok.
4). Tanah pembungkus akar ditutup dengan tanah dan dipadatkan dengan tangan.
5). Kedalaman penanaman sampai batas bagian tanah yang membungkus akar.
6). Bibit yang jumlahnya lebih dari satu dipisahkan satu persatu secara hati-hati. Ketika melakukan pemisahan, tanah yang membungkus akar diiuktsertakan. Setelah terpisah satu per satu, tanaman itu langsung ditanam di polibag.

Agar menjadi paragraf eksposisi proses, urutan kalimat di atas yang benar adalah ....
A. 1 - 2 - 3 - 4 - 5 - 6
B. 3 - 6 - 5 - 4 - 2 - 1
C. 4 - 2 - 1 - 3 - 6 - 5
D. 5 - 6 - 3 - 4 - 2 - 1
E. 6 - 5 - 3 - 4 - 2 - 1

Pembahasan :
Berhubung karena opsi jawaban memberikan susunan yang berbeda-beda (kalimat pertamanya berbeda semua), maka soal ini bida dibilang cukup mudah diselesaikan. Caranya adalah dengan cukup menentukan kalimat mana yang paling tepat berada di awal atau sebagai langkah pertamanya.

Sesuai dengan judulnya, paragraf eksposisi proses yang akan disusun adalah paragraf yang menjelaskan bagaimana proses memindahkan bibit cabai dari bedengan (tempat pembenihan) ke polibag. Untuk memindahkan bibit dari bedengan ke polibag tentu saja langkah pertamanya adalah mengambil bibit dari pembenihan beseta tanahnya (kalimat 3).

Degan demikian, urutan kalimat yang benar adalah 3 - 6 - 5 - 4 - 2 - 1. Secara ringkas, langkah memindahkan bibit cabai ke polibag adalah : mengambil bibit beserta tanahnya, memisahkan bibit satu persatu kemudian ditanam ke polibag dengan kedalaman sampai tanah penutup akar, lalu poilbag diletakkan di tempat yang mendapat naungan kemudian disiram air secukupnya.
Jawaban : B

Soal 4 : Melengkapi Pararaf Argumentasi

Bacalah paragraf berikut ini dengan seksama!
Pendidikan adalah salah satu faktor penentu maju mundurnya bangsa. Namun, fakta di lapangan menunjukkan pendidikan di Indonesia sangat mahal. ......... Hal ini menyebabkan banyak anak usia sekolah SD hingga SMA putus sekolah. Biaya pendidikan yang mahal diperkirakan menjadi sebab tingginya angka putus sekolah.

Kalimat yang tepat untuk melengkapi paragraf argumentasi tersebut adalah .....
A. Masyarakat yang kurang mampu tidak dapat menjangkau mahalnya biaya pendidikan itu.
B. Apalagi untuk masuk ke perguruan tinggi yang diunggulkan masyarakat.
C.  Diperlukan uang ratusan juta rupiah untuk masuk ke fakultas kedokteran.
D. Masyarakat yang kurang mampu tidak mungkin dapat menguliahkan anaknya.
E. Sudah menjadi rahasia umum, fakultas kedokteran termahal saat ini.

Pembahasan :
Paragraf argumentasi adalah paragraf yang berisi pendapat yang disertai dengan pembahasan logis. Umumnya paragraf argumentasi dilengkapi dengan alasan, contoh, atau bukti-bukti yang kuat dan meyakinkan agar pendapat tersebut dapat diterima kebenarannya.

Kalimat yang paling tepat untuk melengkapi paragraf di atas adalah "Masyarakat yang kurang mampu tidak dapat menjangkau mahalnya biaya pendidikan itu". Kalimat tersebut memperjelas kalimat sebelumnya tentang biaya pendidikan yang sangat mahal sekaligus menjelaskan penyebab dari peristiwa yang ada di kalimat berikutnya (yaitu banyak anak putus sekolah).
Jawaban : A

Soal 5 : Menentuan Urutan Kalimat dalam Paragraf

(1) Syukur-syukur jadi anak superior dengan IQ di atas 130. (2) Dalam paradigma IQ dikenal kategori hamper atau genius kalau seorang punya IQ di atas 140. (3) Hingga hari ini pun masih banyak orang tua yang mengharapkan anak-anaknya pintar, terlahir dengan IQ (intelligence quotient) di atas level normal (lebih dari 100). (4) Harapan ini tentu sah saja. (5) Albert Einstein adalah ilmuwan yang IQ-nya disebut-sebut lebih dari 160.

Agar menjadi paragraf yang baik, urutan kalimat-kalimat di atas yang benar adalah ......
A. 1 - 2 - 3 - 4 - 5
B. 2 - 3 - 4 - 5 - 1
C. 3 - 1 - 4 - 2 - 5
D. 4 - 2 - 5 - 3 - 1
E. 5 - 3 - 1 - 4 - 2

Pembahasan :
Jika dibaca secara seksama, maka sebenarnya soal ini sedikit membingunkan karena ada dua kemungkinan susunan yang secara sistematis terlihat padu. Susunan yang paling mungkin dari kalimat-kalimat di atas adalah opsi C dan E. Untuk itu mari sama-sama kita lihat mana yang lebih tepat susunannya.

Untuk opsi jawaban C, susunannya 3 - 1 - 4 - 2 - 5. Jika disusun dengan susunan seperti itu, sebenarnya dihasilkan paragraf yang dapat dimengerti dan sudah cukup sistematis. Hanya saja, penggunaan partikel "pun" pada kalimat 3 dirasa kurang tepat jika berada di awal paragraf karena partikel "pun" tersebut seolah menguatkan kalimat sebelumnya. Namun jika kalimat tersebut tidak menggunakan partikel "pun" susunan ini kami rasa lebih baik dari susunan opsi E.

Untuk opsi jawaban E, susunannya 5 - 3 - 1 - 4 - 2. Paragrafnya menjadi :
Albert Einstein adalah ilmuwan yang IQ-nya disebut-sebut lebih dari 160. Hingga hari ini pun masih banyak orang tua yang mengharapkan anak-anaknya pintar, terlahir dengan IQ (intelligence quotient) di atas level normal (lebih dari 100). Syukur-syukur jadi anak superior dengan IQ di atas 130. Harapan ini tentu sah saja. Dalam paradigma IQ dikenal kategori hamper atau genius kalau seorang punya IQ di atas 140.
Jawaban : C/E

Demikianlah pembahasan beberapa soal ujian nasional bidang studi bahasa Indonesia tentang susunan paragraf. Semoga bermanfaat. Jika pembahasan soal tentang susunan paragraf ini bermanfaat, bantu kami membagikannya kepada teman-teman anda melalui tombol share yang tersedia, terimakasih.


Edutafsi.com adalah blog bahan belajar sekolah yang ditujukan untuk membantu murid belajar. Dukung edutafsi untuk terus berkembang dengan like laman facebook edutafsi dan follow IG Tafsi Junior. Terimakasih telah berkunjung ke blog ini. Semoga bermanfaat.

Advertisements