ORGANISASI DAN SUSUNAN PANITIA PAMERAN SENI RUPA

Posted by on 04 March 2017 - 10:43 AM

Sebuah pameran seni rupa akan berjalan dengan lancar jika telah direncanakan dan dipersiapkan secara matang dan terorganisir. Oleh karena itu, dalam mempersiapkan sebuah pameran seni rupa di sekolah, dibutuhkan pengorganisasian dalam bentuk kepanitiaan untuk mengurus segala kebutuhan dan kepentingan pameran. Panitia dibentuk untuk bekerja sama mencapaisuatu tujuan yang menjadi tujuan bersama dalam hal ini merupakan tujuan diadakannya pameran seni rupa. Panitia terdiri dari beberapa bagian mulai dari ketua hingga seksi-seksinya. Sebelum membahas susunan kepanitiaan pameran seni rupa, Bahan belajar sekolah akan terlebih dahulu membahas pengertian dan syarat-syarat organisasi agar dalam pembentukan panitia, keseluruhan anggotanya paham betul dengan kegiatan organisasi yang ia ikuti.

A. Syarat-syarat Organisasi

Organisasi adalah perkumpulan atau wadah bagi sekelompok orang yang membentuk suatu pola hubungan kerja sama di bawah pengarahan seorang pimpinan untuk mengejar tujuan bersama. Pimpinan organisasi adalah seorang ketua yang memiliki tugas memimpin organisasi tersebut.

Pengorganiasasian adalah suatu kegiatan atau proses kerja sama yang dilakukan oleh sekelompok orang untuk mencapai suatu tujuan tertentu yang menjadi tujuan organisasinya. Dalam pengorganisasian dilakukan pengaturan, pembagian tugas, rapat, pengawasan, dan evaluasi terhadap kinerja dan kerja sama komponen-komponen yang saling berhubungan.

Dalam pameran seni rupa, pengorganisasian bertujuan agar pameran seni rupa yang akan diselenggarakan dapat disusun, direncanakan, dan dipersiapkan secara sistematis dan logis sehingga diharapkan dapat berjalan dengan lancar di saat pelaksanaannya.

Tidak semua kumpulan yang tediri dari beberapa orang disebut sebagai organisasi. Sebuah perkumpulan hanya dapat dikatakan sebagai organisasi jika memenuhi beberpaa syarat, yaitu susunan pengurus, program kerja, dan kegiatan.

#1 Memiliki Susunan Pengurus
Sebuah organisasi harus memiliki susunan pengurus yang jelas. Secara umum, sebuah organisasi terdiri dari beberapa bagian pengurus seperti ketua, wakil ketua, sekretaris, bendahara, dan anggota. Masing-masing pengurus harus menjalankan tugas sesuai jabatannya agar organisasi dapat berjalan dengan baik.

#2 Memiliki Program Kerja
Sebuah organisasi haruslah memiliki program kerja yang menjadi salah satu tujuan utama sebuah organisasi. Program kerja suatu organisasi biasanya ditetapkan dalam kurun waktu tertentu. Program kerja ini merupakan kewajiban pengurus dan nantinya akan dijalankan oleh organisasi dalam jangka waktu sesuai dengan yang direncanakan.

#3 Memiliki Kegiatan
Selain memiliki program kerja yang telah direncanakan, sebuah organisasi harus pula memiliki kegiatan yang sejalan dengan program kerja tersebut. Kegiatan yang dilakukan organisasi merupakan bentuk nyata tindakan dari apa yang mereka rencanakan sebagai tujuan bersama.

Organisasi siswa intra sekolah (OSIS) merupakan salah satu bentuk organisasi yang dibentuk di sekolah oleh sekumpulan murid di bawah bimbingan seorang guru sebagai pembinan atau penanggungjawab. OSIS termasuk salah satu organisasi yang menjadi pengurus atau panitia dalam pameran seni rupa.

Baca juga : Perlengkapan yang Dibutuhkan untuk Pameran Seni Rupa.

B. Susunan Panitia dalam Pameran Seni Rupa

Secara umum, susunan panitia dalam sebuah pameran seni rupa yang diadakan sekolah dimulai dari penanggung jawab, pembina, ketua panitia, sekretaris, bendahara, seksi-seksi, dan pelaksana teknis. Berikut akan dijelaskan tuga dari masing-masing jabatan tersebut.

#1 Penanggung Jawab
Penanngun jawab adalah pihak yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan pameran seni rupa yang diadakan di sekolah. Penanggung jawab bertanggung jawab atas pameran tersebut secara keseluruhan. Penanggung jawab pameran seni rupa di sekolah biasanya adalah kepala sekolah.

#2 Pembina
Pembina adalah guru yang bertangung jawab membina dan membimbing panitia dalam perencanaan, persiapan, dan pelaksanaa pameran seni rupa. Untuk pameran seni rupa pembina dapat dipilih dari guru kesenian atau guru pembina OSIS.

#3 Ketua Panitia
Ketua panitia bertanggun jawab atas terselenggaranya pameran seni rupa yang direncanakan. Seorang ketua harus mampu memimpin dan mengatur anggotanya, memimpin pembagian kerja, dan mengkoordinasi antara pengurus satu dengan pengurus lainnya untuk masing-masing seksi yang ada.

#4 Wakil Ketua
Wakil ketua bertangung jawab membantu ketua panitia dalam mengurus penyelenggaraan pameran. Wakil ketua bertugas melakukan beberapa tugas ketua jika ketua panitia berhalangan dan melakukan koordinasi dengan masing-masing pengurus seksi.

#5 Sekretaris
Sekretaris bertanggung jawab untuk membantu ketua panitia mengurus berbagai urusan kesekretariatan. Seorang sekretaris bertugas membuat konsep, susunan acara, surat-menyurat, undangan, dan izin dari pihak yang berwenang.

#6 Bendahara
Bendahara bertanggung jawab dalam urusan keuangan yaitu tentang penggunaan, penyimpanan, dan penerimaan uang dana yang masuk sebagai biaya penyelenggaraan pameran seni rupa. Bendahara mengatur keluar masuknya biaya penyelenggaraan dan membuat laporan keuangan mulai dari awal hingga pameran tersebut selesai. 

#7 Seksi Perlengkapan
Seksi perlengkapan adalah panitia yang bertanggung jawab mengurus dan menyediakan berbagai perlengkapan dan kebutuhan yang dibutuhkan untuk penyelenggaraan pameran. Perlengkapan yang umum digunakan dalam pameran seni rupa meliputi perlengkapan informasi, perlengkapan administrasi, perlengkapan dekorasi, perlengkapan publikasi, hingga perlengkapan dokumentasi.

#8 Seksi Pengumpul Karya
Seksi ini bertanggung jawab dalam mengumpulkan berbagai karya seni rupa dari murid di sekolah dan menyeleksi beberapa karya seni yang layak untuk dipamerkan. Dalam penyeleksian karya, sebaiknya seksi ini melakukan koordinasi dengan guru kesenian yang bersangkutan.

#9 Seksi Usaha
Seksi usaha adalah panitia yang bertanggung jawab untuk membantu ketua panitia dalam mencari dana dari berbagai pihak untuk menutupi biaya pameran jika biaya tersebut memang belum tercukupi. Beberapa usaha untuk memperoleh dana, misalnya dari iuran peserta pameran, sumbangan dari siswa secara kolektif, sumbangan dari donatur atau para simpatisan.

#10 Seksi Publikasi
Seksi publikasi bertanggung jawab mempublikasikan adanya pameran seni rupa yang akan diselenggarakan di sekolah. Publikasi dapat dilakukan dengan memanfatkan berbagai media publiaksi seperti brosur, selebaran, pengumuman, poster mading, dan sebagainya.

#11 Seksi Dekorasi
Seksi dekorasi bertanggung jawab dalam mendekorasi lokasi dan ruangan yang akan digunakan untuk pameran. Selain menghias ruangan, seksi dekorasi juga bertanggung jawab dalam hal penataan ruang serta pengaturan penempatan karya seni rupa.

#12 Seksi Dokumentasi
Seksi dokumentasi bertugas mendokumentasikan kegiatan pameran yang berlangsung. Dokumentasi dapat berupa foto, video, rekaman suara, atau dalam bentuk laporan tertulis. Seksi dokumentasi harus tahu bagian-bagian mana saja yang perlu didokumentasikan selama pameran berlangsung.

#13 Seksi Konsumsi
Jika penyelenggaraan pameran seni rupa juga menyediakan wajangan misalnya kue untuk para pengunjung, maka diperlukan pula seksi konsumsi yang akan mengurus segala kebutuhan yang terkait dengan konsumsi mulai dari konsumsi untuk panitia dan konsumsi untuk tamu.

#14 Seksi Penjaga Stan
Seksi stan adalah panitia yang bertangung jawab menjaga stan dan menyambut para pengunjung. Penjaga stan bertugas menjelaskan beberapa informasi terkait karya seni rupa yang dijaganya atau menjawab beberapa pertanyaan pengunjung terkait pameran tersebut. Oleh karena itu, seksi stan sebaiknya memiliki pengetahuan yang cukup mengenai karya seni rupa di stan yang ia jaga.

#15 Seksi Keamanan
Seksi keamanan adalah panitia yang bertugas untuk menjaga keamanan dan ketertiban dalam penyelenggaraan pameran. Seksi keamanan harus menguasai seluk beluk kondisi di ruangan pameran agar dapat mengamati perubahan yang terjadi serta memastikan bahwa seluruh karya seni rupa berada dalam posisi yang aman.

C. Pembentukan Panitia Pameran

Pembentukan panitia pameran seni rupa di sekolah dapat dibentuk melalui OSIS. Kepanitiaan dapat dibentuk dari pengurus dan anggora OSIS. Dalam pembentukan panitia sebaiknya didampingi oleh seorang guru agar lebih terarah.

Organisasi dan susunan panitia pameran seni rupa

Meskipun seluruh anggota OSIS memiliki hak untuk bergabung dalam kepanitiaan pameran seni rupa, namun dalam menyusun kepanitiaan, pengurus harus teliti dan jeli dalam menempatkan seseorang dalam jabatan tertentu. Jangan sampai memberi tugas kepada murid yang tidak tepat di tugas itu.

Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pembentukan panitia, antaralain:
1). Kepanitiaan sebaiknya didampingi guru kesenian
2). Ketua panitia sebaiknya adalah murid yang tegas dan berwibawa
3). Sekretaris sebaiknya murid yang mahir di bidang surat dan arsip
4). Bendahara sebaiknya murid yang pintar mengolah keuangan
5). Masing-masing seksi sebaiknya dipimpin oleh ketua seksi
6). Seksi seleksi karya sebaiknya melibatkan guru kesenian
7). Seksi perlengkapan sebaiknya yang memiliki pengalaman
8). Seksi stan harus dibekali pengetahuan cukup mengenai pameran tersebut
9). Seksi usaha dan publikasi sebaiknya mampu berkomunikasi dengan baik
10). Seksi dekorasi sebaiknya berkoordinasi dengan guru kesenian
11). Seksi dokumentasi sebaiknya mahir dalam fotografi atau laporan
12). Seksi keamanan sebaiknya murid yang cakap melihat kondisi.


Edutafsi.com adalah blog bahan belajar sekolah yang ditujukan untuk membantu murid belajar. Dukung edutafsi untuk terus berkembang dengan like laman facebook edutafsi dan follow IG Tafsi Junior. Terimakasih telah berkunjung ke blog ini. Semoga bermanfaat.

Advertisements