SUSUNAN UNSUR (GOLONGAN DAN PERIODE) DALAM SISTEM PERIODIK

Posted by on 31 July 2017 - 9:39 AM

Edutafsi.com - Sistem Periodik Unsur. Sistem periodik adalah susunan pengelompokkan unsur-unsur kimia. Pada sistem periodik modern, unsur-unsur kimia dikelompokkan berdasarkan urutan kenaikan jumlah proton. Sistem periodik modern merupakan penyempurnaan dari sistem periodik yang dicetuskan oleh Mendeleev. Pada sistem periodik modern, unsur-unsur yang memiliki sifat serupa ditempatkan pada jalur vertikal yang disebut golongan dan berdasarkan kenaikan nomor atomnya, unsur disusun pada jalur horizontal yang disebut periode. Lalu bagaimana susunan unsur di dalam sistem periodik modern? Pada kesempatan ini, Edutafsi akan membahas susunan unsur berdasarkan golongan dan periodenya di dalam sistem periodik modern.

A. Golongan

Golongan adalah kelompok unsur-unsur secara vertikal. Dalam tabel periodik unsur modern, golongan unsur dapat dilihat pada kolom yaitu lajur vertikal. Penentuan unsur-unsur yang berada di dalam satu golongan didasarkan pada kemiripan sifatnya.

#1 Golongan IA
Golongan IA (kecuali H) disebut sebagai golongan alkali. Semua logam alkali tergolong logam yang lunak dan umumnya ringan. Logam alkali memiliki 1 elektron valensi yang mudah lepas dan digolongkan sebagai kelompok logam yang paling reaktif.

Golongan IA terdiri dari tujuh unsur. Unsur-unsur yang termasuk kelompok golongan IA adalah Hidrogen (H), Litium (Li), Natrium (Na), Kalium (K), Rubidium (Rb), Cesium (Cs), dan Fransium (Fr).

#2 Golongan IIA
Golongan IIA disebut juga sebagai golongan alkali tanah. Logam alkali tanah tergolong logam yang aktif namun tidak seaktif golongan alkali. Sebagian besar logam alkali tanah dapat larut di dalam air kecuali berilium. Logam alkalo tanah hanya akan terbakar di udara jika dipanaskan.

Golongan IIA terdiri dari enam unsur. Unsur-unsur yang tergolong unsur alkali tanah adalah Berilium (Be), Magnesium (Mg), Calsium (Ca), Stronsium (Sr), Barium (Ba), Radium (Ra).

#3 Golongan IIIA
Golongan IIIA biasanya disebut sesuai dengan unsur yang terdapat di dalam golongan tersebut. Karena itu, unsur IIIA sering juga disebut golongan boron-aluminium. Golongan IIA terdiri dari lima unsur yang sudah diketahui, yaitu Boron (B), Alumunium (Al), Galium (Ga), Indium (In), Thalium (Tl).

#4 Golongan IVA
Sesuai dengan unsur yang ada di dalam golongan IVA, maka golongan ini sering pula disebut sebagai golongan karbon-silikon. Golongan IVA terdiri dari lima unsur yang sudah diketahui, yaitu Karbon (C), Silikon (Si), Germanium (Ge), Timah (Sn), dan Timbal (Pb).

#5 Golongan VA
Golongan VA sering pula disebut sebagai golongan nitrogen-fosforus. Golongan VA terdiri dari lima unsur yang sudah diketahui, yaitu Nitrogen (N), Posforus (P), Arsenik (As), Antimon (Sb), dan Bismut (Bi).

#6 Golongan VIA
Golongan VIA disebut juga golongan oksigen-belerang. Golongan VIA terdiri dari lima unsur yang sudah diketahui, yaitu Oksigen (O), Sulfur atau belerang (S), Selenium (Se), Tellurium (Te), dan Polonium (Po).

#7 Golongan VIIA
Golongan VIIA disebut juga sebagai golongan halogen. Unsur-unsur golongan ini merupakan kelompok nonlogam yang sangat reaktif. Golongan ini memiliki elektron valensi 7 dan membutuhkan tambahan 1 elektron untuk mencapai konfigurasi elektron stabil seperti gas mulia.

Unsur golongan halogen disebut juga sebagai unsur pembentuk garam karena halogen dengan logam akan menghasilkan garam. Golongan VIIA terdiri dari lima unsur yang sudah diketahui, yaitu Flour (F), Klorin (Cl), Bromin (Br), Iodin (I), dan Astatin (At).

#8 Golongan VIIIA
Golongan VIIIA disebut juga golongan gas mulia. Golongan ini berupa gas yang sangat stabil karena konfigurasi elektronnya stabil dan sangat sukar bereaksi dengan unsur lain. Golongan VIIA terdiri dari enam unsur yang diketahui, yaitu Helium (He), Neon (Ne), Argon (Ar), Kripton (Kr), Xenon (Xe), dan Radon (Rn).

#9 Golongan Transisi
Golongan IB sampai golongan VIIIB disebut golongan transisi. Unsur transisi terdapat di bagian tengah sistem periodik. Unsur peralihan ini merupakan unsur-unsur yang harus dialihkan setelah golongan IIA agar diperoleh unsur yang menunjukkan kemiripan sifat dengan golongan IIIA.

Susunan unsur dalam sistem periodik modern

B. Periode Unsur

Periode adalah kelompok unsur-unsur dalam jalur horizontal. Dalam tabel periodik unsur modern, periode dapat dilihat pada jalur horizontal atau baris tabel. Periode unsur menunjukkan nomor kulit yang sudah terisi elektron berdasarkan konfigurasi elektron.

Dalam sistem periodik unsur modern, terdapat tujuh periode. Periode 1 terdiri dari 2 unsur, periode 2 dan periode 3 masing-masing terdiri dari 8 unsur, periode IV dan periode V masing-masing terdiri dari 18 unsur, periode 6 terdiri dari 32 unsur, dan periode 7 belum lengkap.

Demikianlah pembahasan singkat mengenai susunan unsur di dalam sistem periodik modern. Jika artikel ini bermanfaat, silahkan bagikan kepada teman anda melalui tombol share yang tersedia.


Edutafsi.com adalah blog bahan belajar sekolah yang ditujukan untuk membantu murid belajar. Dukung edutafsi untuk terus berkembang dengan like laman facebook edutafsi dan follow IG Tafsi Junior. Terimakasih telah berkunjung ke blog ini. Semoga bermanfaat.

Advertisements