TIPE BELAJAR VISUAL, AUDITORI, DAN KINESTETIK

Posted by on 27 March 2019 - 6:08 PM

Setiap orang memiliki kecenderungan yang berbeda-beda dalam menyerap dan memahami informasi. Kecenderungan ini biasa disebut tipe atau gaya belajar. Secara umum, kecenderungan tersebut dibedakan menjadi tiga jenis tipe belajar, yaitu tipe visual, tipe auditori, dan tipe kinestetik.

Memahami tipe belajar merupakan hal yang penting agar seseorang dapat memilih metode belajar yang paling tepat sehingga hasil belajar juga lebih optimal.

Dengan memahami tipe atau kecenderungan seseorang dalam menyerap informasi, maka orang tersebut dapat mengoptimalkan prestasi dan pengetahuannya.

Edutafsi.com - Ciri-ciri tipe belajar. Tipe belajar visual, auditori, dan kinestetik memiliki ciri-ciri yang berbeda sehingga berdasarkan ciri tersebut, Kita dapat memperkirakan apakah Kita termasuk tipe visual, auditori, dan kinestetik.

Tipe Visual

Tipe visual adalah orang yang cenderung mengandalkan ketajaman penglihatan untuk menyerap informasi sehingga lebih mudah memahami apa yang mereka lihat.

Mereka yang belajar dengan tipe visual biasanya memiliki ketertarikan yang besar terhadap warna atau tampilan visual. Mereka juga cenderung mengagumi keindahan.

Ketika membaca buku, tipe visual lebih sering memfokuskan mata pada bahan bacaan daripada melafalkan kalimat yang mereka baca.

Biasanya, tipe visual juga cenderung mudah kehilangan konsentrasi jika mendengar suara atau kebisingan. Itu sebabnya, mereka cenderung tidak suka mendengar.

Ciri-ciri Tipe Visual

Beberapa ciri khas tipe visual yang membedakannya dengan tipe belajar lainnya antaralain:
1). Lebih mudah mengingat apa yang mereka lihat
2). Sangat teliti terhadap detail dan keteraturan
3). Cenderung lebih suka membaca daripada dibacakan
4). Memiliki ketertarikan terhadap warna dan gambar
5). Bukan termasuk tipe pendengar yang baik
6). Cenderung rapi dan teratur
7). Cenderung pasif dalam kegiatan diskusi
8). Lebih memahami petunjuk gambar daripada lisan
9). Suka menulis untuk mengingat sesuatu
10). Bereaksi berlebihan terhadap kebisingan.

Tipe Auditori

Mereka yang cenderung mengandalkan ketajaman pendengaran untuk menyerap informasi disebut tipe auditori. Tipe auditori cenderung mudah memahami sesuatu yang mereka dengar.

Tipe auditori umumnya memiliki ketertarikan yang besar terhadap suara, bunyi, atau musik. Mereka juga cenderung kesulitan memahami informasi dalam bentuk tulisan.

Ketika memiliki buku, tipe auditori umumnya lebih senang jika dibacakan oleh orang lain daripada membacanya sendiri. Saat membaca, biasanya mereka akan melafalkan kalimat yang dibaca.

Karena kecenderungannya dalam memanfaatkan pendengaran, tipe auditori biasanya termasuk tipe yang aktif dalam diskusi dan merupakan pendengar yang baik.

Ciri-ciri Tipe Auditori

Berikut beberapa ciri tipe auditori yang membedakannya dengan tipe belajar lainnya:
1). Lebih mudah mengingat apa yang mereka dengar
2). Cenderung suka berbicara (talkative)
3). Lebih suka dibacakan daripada membaca sendiri
4). Sangat menyukai bunyi, suara, atau musik
5). Merupakan tipe pendengar yang baik
6). Cenderung kurang cakap dalam hal mengarang
7). Lebih mudah memahami petunjuk lisan
8). Cenderung aktif daalam kegiatan diskusi
9). Mengalami kesulitan memahami petunjuk tertulis
10). Kurang teratrik terhadap hal baru di sekitar.

Tipe Kinestetik

Berbeda dengan tipe visual dan auditori yang mengandalkan indera penglihatan dan pendengaran, tipe kinestetik cenderung mengandalkan indera peraba untuk memahami informasi.

Mereka yang belajar dengan tipe kinestetik umumnya lebih mudah memahami informasi yang mereka sentuh, melalui gerak fisik, atau praktik langsung.

Tipe kinestetik umumnya cenderung aktif bergerak. Mereka lebih senang mengekspresikan diri melalui gerakan. Itu sebabnya, mereka umumnya suka menari.

Karena kecenderungan mereka yang aktif bergerak, sebagian tipe kinestetik kerap disebut terlalu aktif atau hiperaktif dalam lingkungannya.

Tipe belajar visual, auditori, dan kinestetik

Ciri-ciri Tipe Kinestetik

Berikut beberapa ciri tipe kinestetik. Jika Sobat Tafsi menunjukkan ciri seperti di bawah ini, berarti Kalian termasuk tipe kinestetik.
1). Lebih mudah mengingat apa yang mereka sentuh langsung
2). Lebih menyukai praktik daripada teori
3). Cenderung aktif bergerak dan tidak betah berdiam
4). Cenderung menggunakan telunjuk saat membaca
5). Suka menggunakan media atau alat peraga tertentu
6). Menyukai aktifitas fisik dan permainan
7). Cenderung memiliki kelebihan dalam olahraga dan tari
8). Sangat aktif dalam diskusi dan suka bergerak
9). Cenderung kesulitan memahami simbol atau lambang
10). Lebih menyukai objek nyata sebagai contoh.

Nah, sekarang Sobat Tafsi sudah paham kan bagaimana tipe-tipe belajar. Visual itu cenderung melihat, auditori cenderung mendengar, dan kinestetik cenderung melakukan.

Demikian pembahasan singkat mengenai tipe belajar yang dapat edutafsi bagikan ke Sobat semua. Semoga konten ini bermanfaat dan dapat membantu Sobat Tafsi untuk memahami tipe belajarnya.

Baca juga : Tes Kepribadian Tipe Belajar.

Kalau konten yang Sobat Tafsi baca bermanfaat, bantu kita ya untuk share ke teman-teman Kalian sebanyak-banyaknya supaya manfaatnya gak cuma berhenti di Kalian.

Dukung juga edutafsi agar dapat selalu membagikan konten-konten bermanfaat dengan cara mendukung kita di sosial media seperti instagram dan channel youtube.

Dan terakhir, terimakasih sudah mengunjungi blog ini.



Edutafsi.com adalah blog bahan belajar sekolah yang ditujukan untuk membantu murid belajar. Dukung edutafsi untuk terus berkembang dengan like laman facebook edutafsi dan follow IG Tafsi Junior. Terimakasih telah berkunjung ke blog ini. Semoga bermanfaat.

Advertisements

0 comments :

Post a Comment