Kelainan atau Penyakit Pada Sistem Pencernaan Makanan

Posted by on 21 April 2016 - 3:57 PM

Sistem pencernaan merupakan sistem organ yang terdiri dari mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, dan anus. Selain itu sistem pencernaan juga melibatkan sistem kelenjar yaitu pankreas, empedu, dan hati. Sistem pencernaan merupakan sistem organ yang mempunyai peran penting bagi kelangsungan makhluk hidup. Sistem pencernaan bertanggungjawab atas pemenuhan kebutuhan makhluk hidup akan nutrisi. Sistem pencernaan yang lancar akan membantu manusia dalam memenuhi kebutuhan nutrisinya. Sebaliknya, jika sistem pencernaan terganggu maka pertumbuhan manusia akan terhambat karena kebutuhan nutrisinya tidak terpenuhi dengan baik.

Sama seperti sistem organ lainnya, sistem pencernaan juga dapat mengalami kelainan atau penyakit. Kelainan atau gangguan yang timbul pada sistem pencernaan merupakan gangguan yang dialami oleh organ pencernaan.

Gangguan Pada Mulut

Gangguan pada mulut biasanya tidak terlalu mengganggu sistem pencernaan. Akan tetapi, jika semakin parah maka dapat membuat penderita sulit untuk mengunyah makanan. Beberapa penyakit pada mulut antaralain bau mulut, sariawan, radang mulut, glossitis, luka busuk, infeksi gusi, dan infeksi virus.

Bau Mulut
Gangguan yang umum terjadi pada bagian mulut adalah bau mulut. Bau mulut yang tidak sedap dapat disebabkan karena kondisi gigi dan gusi yang kurang bersih, infeksi pada mulut, sariawan, atau akibat mengkonsumsi bahan makanan yang berbau kuat.

Meski tidak terlalu berpengaruh terhadap sistem pencernaan, bau mulut secara tidak langsung juga dapat mempengaruhi nafsu makan seseorang. Bau mulut yang tak sedap akan membuat seseorang merasa tidak nyaman dalam mengunyah makanannya.

Sariawan
Sariawan merupakan gangguan yang sering terjadi pada orang dewasa atau bayi. Sariawan disebabkan oleh jamur candida yang juga dapat berkembang jika sistem kekebalan tubuh menurun atau karena pengaruh penyakit lain serta efek dari obat tertentu dan antibiotik.

Sariawan akan menimbulkan rasa perih dan sakit ketika mengunyah makanan atau saat minum. Rasa sakit ini pada akhirnya akan mengganggu proses pengunyahan makanan atau dapat berdampak kepada penurunan nafsu makan.

Radang Mulut
Radang mulut merupakan peradangan yang terjadi di area mulut akibat infeksi jamur. Penyakit radang mulut ditandai dengan pucatnya warna lidah dan munculnya berca kuning keputihan yang dapat dikeruk.

Jika terkena makanan atau minuman, bercak yang muncul pada lidah akan terasa perih atau sakit. Hal ini menyebabkan proses pengunyahan makanan terganggu. Selain itu luka tersebut juga menyebabkan penderita sulit untuk membersihkan gigi.

Parotitis
Parotitis merupakan radang pada kelenjar parotis yang ditandai dengan pembengkakan pada salah satu atau kedua pipi karena kelenjar ludah parotis diserang oleh virus.

Glossitis
Glossitis merupakan penyakit yang ditandai dengan munculnya rekahan pada lidah. Penyakit ini dapat timbul akibat jaringan pelindung di permukaan lidah tidak terbentuk secara sempurna. Akibatnya lidah menjadi lebih rentan mengalami peradangan sehingga terlihat merah dan terkadang gatal.

Luka Busuk
Luka busuk atau biasa disebut borok apthous dapat dipicu oleh hipersensitivitas, infeksi, hormon, stress, kekurangan vitamin tertentu, dan sebagainya. Luka busuk mirip seperti sariawan tetapi bisa muncul di lidah, pipi, dan gusi.

Sama seperti sariawan, luka busuk menyebabkan rasa perih saat mengunyah makanan atau saat minum. Penyakit luka busuk sangat mengganggu sistem pencernaan makanan karena penyakit ini dapat bertahan hingga hingga dua minggu.

Infeksi gusi
Infeksi gusi dapat merusak tulang yang medukung gigi sehingga sangat mempengaruhi sistem pencernaan makanan. Infeksi gusi sering juga disebut radang gusi. Infeksi gigi dapat timbul akibat peradangan.

Peningkatan peradangan menyebabkan gusi menyusut dan membentuk kantung di antara gidi dan gusi. Jika kebersihan mulut dan gigi tidak terjaga, maka plak dan sisa-sisa makanan akan terperangkap di lubang tersebut sehingga menimbulkan infeksi.

Infeksi Virus
Infeksi virus Herpes simpleks dapat menimbulkan masalah ditandai dengan timbulnya bintik-bintik berwarna kuning pucat di bagian lidah. Infeksi menyebabkan suhu tubuh meningkat disertai rasa nyeri di sekitar bibir dan munculnya lepuhan di pinggir bibir yang sangat perih.

Baca juga : Gangguan atau penyakit pada Sistem Pernapasan.

Gangguan Pada Kerongkongan

Gangguan pada kerongkongan menyebabkan proses menelan makanan menjadi terganggu. Beberapa penyakit atau gangguan pada kerongkongan antaralain disfagia, amandel dan kanker kerongkongan.

Disfagia
Disfagia merupakan kondisi medis dimana penderita mengalami kesulitan untuk menelan makanan karena adanya gangguan pada kerongkongan.

Penyakit Amandel
Penyakit amandel merupakan gangguan yang terjadi pada tenggorokan yang ditandai dengan peradangan pada kelenjar amandel. Peradangan amandel dikenal dengan istilah tonsilitis.

Peradangan amandel yang akut akan menunjukkan gejala sakit tenggorokan yang ringan hingga menjadi parah. Peradangan menyebabkan rasa sakit saat menelan dan kadang-kadang menyebabkan penderita muntah.

Kanker Kerongkongan
Kanker kerongkongan atau kanker esofagus umumnya terjadi pada usia lanjut. Kanker esofagus merupakan sel-sel tidak normal yang tumbuh dan membentuk jaringan kanker di kerongkongan.

Ada dua jenis kanker esofagus yang umum yaitu adenokarsinoma dan karsinoma sel skuamosa. Adenokarsinoma merupakan kanker yang tumbuh pada sel-sel dalam kelenjar mukosa sedangkan karsinoma sel skuamosa merupakan kanker yang terjadi pada lapisan dalam kerongkongan.

Baca juga : Gangguan atau Penyakit pada Sistem Ekskresi.

Gangguan Pada Lambung & Perut

Gangguan pada lambung dapat terjadi karena berbagai faktor misalnya faktor makanan, peradangan, atau karena kebiasaan yang kurang teratur. Beberapa penyakit atau gangguan lambung antaralain gastritis, ulkus, kolik, peritonitis, dan heart burn.

Gastritis
Gastritis adalah gangguan pada lambung yang ditandai dengan peradangan selaput lendir lambung. Gatristis terdiri dari dua jenis yaitu gatritis akut yang dapat muncul secara tiba-tiba dan gastritis kronis yang terjadi secara perlahan namun berlangsung lama.

Ulkus Peptikum
Ulkus atau tukak lambung merupakan kerusakan selaput lendir karena faktor-faktor psikomatis, toksin, atau karena infeksi kuman seperti Streptococcus. Ulkus lebih dikenal sebagai penyakit mag.

Faktor kecemasan, stress, kelelahan, makanan yang terlalu asam, dan keinginan yang berlebihan dapat memicu sekersi HCl yang berlebihan sehingga merusak selaput lendir lambung.

Peritonitis
Peritonitis merupakan infeksi yang terjadi pada rongga perut. Penyakit ini ditandai dengan adanya peradangan pada daerah selaput peritonium. Peritonium merupakan lapisan tipis di dinding bagian dalam perut.

Kolik
Kolik adalah gangguan pada perut yang ditandai dengan munculnya rasa nyeri pada perut akibat mengkonsumsi makan yang mengandung zat rangsang seperti cabe, lada, jahe, dan sebagainya.

Heart Burn
Heart burn adalah kondisi medis yang ditandai dengan mengalirnya kembali cairan lambung (gastrik) yang bersifat terlalu asam ke bagian esofagus. Heartburn menimbulkan sensasi terbakar pada dada atau ulu hati. Gangguan ini sering disebut gangguan asam lambung.

Baca juga : Kelainan atau Penyakit pada Sistem Koordinasi.

Gangguan Pada Usus

Gangguan pada usus umumnya berupa terganggunya peyerapan pada usus, peradangan, infeksi bakteri, dan sebagainya. Berikut beberapa penyakit atau gangguan pada usus yang menyebabkan sistem pencernaan terganggu.

Malabsorpsi
Malabsorpsi merupakan kondisi kelainan yaitu menurunnya kemampuan usus untuk menyerap sari makanan yang dikonsumsi. Hal ini mengakibatkan tubuh tidak dapat menyerap manfaat dari nutrisi secara sempurna.

Konstipasi
Konstipasi atau sembelit merupakan kondisi medis yang ditandai dengan sukar atau tidak bisa membuang air besar. Hal ini terjadi karena feses terlalu keras akibat peningkatan reabsorpsi air di usus besar.

Apendisitis
Apendisitis merupakan radang pada apendiks atau umbai cacing yang terdapat pada usus besar. Apendisitis mengakibatkan peradangan pada usus buntu sehingga dapat memicu gangguan usus buntu.

Diare
Diare merupakan penyakit pencernaan yang ditandai dengan kondisi feses yang terlalu encer karena terjadi infeksi pada kolon atau usus besar. Diare yang disertai nanah dan darah akibat infeksi bakteri Shigella disebut disentri.

Enteritis
Enteritis merupakan gangguan pada usus yang ditandai dengan peradangan pada usus besar ataupun usus halus. Gangguan ini sering timbul bersamaan dengan gastritis akut.

Kolitis
Kolitis merupakan radang pada usus besar yang menunjukkan gejala nyerih, meradang, diare, dan pendarahan anus. Penyakit kolitis dapat timbul karena pengaruh reaksi autoimun, bakteri, infeksi virus, dan sebagainya.

Baca juga : Kumpulan Soal dan Jawaban Sistem Pencernaan Makanan.

Gangguan Pada Kelenjar Pencernaan

Kelenjar yang berperan dalam sistem pencernaan meliputi pankreas, hati dan empedu. Beberapa penyakit yang berkaitan dengan kelenjar penecernaan adalah sirosis hati, malnutrisi, dan hepatitis.

Sirosis hati
Sirosis hati merupakan kondisi medis yang ditandai dengan peradangan pada hati karena pergantian sel-sel hati dengan jaringan serabut.

Malnutrisi
Malnutrisi merupakan gangguan kesehatan akibat kekurang atau kelebihan gizi yang mengakibatkan sel pankreas menyusut dan kehilangan banyak retikulum endoplasma. Malnutrisi menyebabkan pembentukan enzim pencernaan terganggua.

Hepatitis
Hepatitis adalah kondisi medis yang ditandai dengan radang pada hati akita zat toksin, pengaruh obat-obatan, zat kimia, atau agen penyebab infeksi.

Gangguan Pada Anus

Gangguan atau penyakit pada anus dapat timbul akibat infeksi, pelebaran pembuluh darah, atau akibat sobekan. Beberapa penyakit atau gangguan yang terjadi pada anus antara lain wasir, abses perianal, dan anal fissures.

Wasir
Wasir merupakan gangguan pada anus berupa tumpukan yang ditandai dengan pembengkakan pembuluh darah pada di seitar anus. Penderita wasir mengalami pelebaran pembuluh balik akibat terlalu banyak duduk, kurang bergerak, atau terlalu kuat mengejan.

Abses Perianal
Abses perianal merupaak suatu kondisi medis yang ditandai dengan terkumpulnya nanah di di daearh anus akibat infeksi dari lesi-lesi di kulit.

Anal Fissures
Anal fissures merupakan sobekan yang terjadi pada lapisan anus atau mukosa anus. Robekan tersebut terjadi ketika buang air besar sehingga menimbulkan luka.



Edutafsi.com adalah blog bahan belajar sekolah yang ditujukan untuk membantu murid belajar. Dukung edutafsi untuk terus berkembang dengan like laman facebook edutafsi dan follow IG Tafsi Junior. Terimakasih telah berkunjung ke blog ini. Semoga bermanfaat.

Advertisements

0 comments :

Post a Comment