TEKNIK MENGGAMBAR DAN MEWARNAI DENGAN OIL PASTELS

Posted by on 26 April 2019 - 7:42 AM

Oil pastels atau pastel minyak merupakan salah satu jenis cat atau pewarna yang umum digunakan untuk mewarnai gambar. Sesuai dengan namanya, alat warna ini mengandung minyak yang dicampur dengan zat warna tertentu sehingga strukturnya lebih halus dibanding crayon dan hasil warnanya juga lebih halus dan merata dibanding crayon.

Selain itu, karena mengandung lebih banyak minyak dibanding crayon, oil pastels juga lebih mudah untuk disapu atau diblend sehingga warna dan gambar yang dihasilkan terlihat lebih apik.

Meski begitu, karena mengandung minyak yang tidak mudah kering, oil pastels umumnya bersifat lebih pigmented sehingga cenderung mudah kotor saat mengaplikasikannya.

Sobat Tafsi harus hati-hati saat mewarnai menggunakan oil pastels terutama warna-warna yang gelap karena mudah mengotori kertas. Kalian bisa gunakan alas bantu seperti tisu agar warna tidak menempel di tangan dan mengotori bagian lain.

Pada kesempatan ini, edutafsi akan membahas cara menggambar dan mewarnai menggunakan oil pastels yang dapat sobat terapkan di rumah. Ada lima teknik mewarnai yang akan dibahas.

Cara Menggambar dengan Oil Pastels

Edutafsi.com - secara umum, ada dua metode atau cara menggambar menggunakan oil pastels yang biasa digunakan. Cara tersbut adalah dengan atau tanpa bantuan alat tulis.

#1 Dengan Alat Tulis

Metode pertama yang paling sering digunakan adalah menggambar menggunakan alat bantu berupa alat tulis seperti pensil atau spidol.

Biasanya, pensil yang digunakan untuk membuat gambar adalah pensil 2B yang kemudian akan diperjelas menggunakan spidol hitam.

Jadi, dalam metode ini, pertama-tama kita membuat sketsa atau bentuk dari objek yang ingin digambar baru setelah itu kita perjelas menggunakan spidol.

Beberapa orang yang sudah mahir mungkin lebih suka menggambar langsung menggunakan spidol untuk menghemat waktu. Tapi cara ini cukup beresiko karena sulit dihapus.

Setelah gambar selesai, barulah diarnai dengan oil pastels. Jadi, di sini oil pastels hanya digunakan sebagai pewarna untuk mewarnai gambar yang telah dibuat.

#2 Tanpa Alat Tulis

Metode berikutnya yang juga cukup sering digunakan adalah menggambar menggunakan oil pastels tanpa bantuan alat tulis, baik pensil atau spidol.

Biasanya, teknik ini digunakan oleh mereka yang sudah mahir menggambar dan mereka yang lebih suka menggambar langsung menggunakan oil pastels.

Karena langsung memakai oil pastels untuk menggambar, biasanya gambar yang dihasilkan tidak sedetail metode pertama karena tanpa garis tepi atau outline.

Meski begitu, gambar yang dihasilkan memiliki keunikan tersendiri. Dengan metode ini, kita juga bisa membuat gambar menyerupai lukisan minyak.

Selain bergantung pada kemahiran dan kreativitas, hasil dari metode ini juga sangat bergantung pada kualitas oil pastels yang digunakan.

Metode Mewarnai dengan Oil Pastels

Secara umum, ada dua teknik mewarnai gambar dengan oil pastels yang paling sering digunakan, yaitu teknik gradasi (dussel) dan teknik kerik (scrabbing).

Tapi, pada kesempatan ini, edutafsi akan memaparkan lima metode mewarnai menggunakan oil pastels yang dapat Sobat Tafsi gunakan dalam praktiknya.

#1 Teknik Blocking

Metode mewarnai dengan oil pastels yang paling umum adalah teknik blocking. Teknik ini dilakukan dengan cara menyapukan oil pastels ke area gambar yang ingin diwarnai.

Untuk mewarnai gambar menggunakan metode ini, sapukanlah oil pastels secara halus dan merata pada gambar untuk menghasilkan warna yang diinginkan.

Sobat Tafsi bisa menyesuaikan tekanan saat mewarnai untuk menghasilkan warna yang lebih mudah atau yang lebih pekat tergantung kebutuhan.

Biasanya, teknik ini digunakan oleh pemula yang baru belajar menggambar menggunakan oil pastels dan cenderung menggunakan satu warna untuk satu bagian gambar.

#2 Teknik Gradasi (Dussel)

Selanjutnya ada teknik gradasi. Sesuai dengan namanya, teknik gradasi adalah metode mewarnai gambar dengan cara menyapukan dua atau lebih warna pada satu bagian gambar secara bersusun sehingga dihasilkan garadasi warna yang diinginkan.

Untuk menghasilkan gradasi warna yang sesuai, biasanya digunakan tiga warna yang masih selaras dengan tingkatan gelap terang yang padu.

Misalnya, saat mewarnai daun, Sobat Tafsi bisa menggunakan warna hijau tua, hijau muda, dan kuning untuk menghasilkan gradasi warna daun.

Cara mewarnainya, sapukan oil pastles wana hijau tua di bagian bawah, hijau muda di bagian tengah daun, dan warna kuning di bagian pucuk daun.

Dengan cara yang sama, kita bisa mewarnai berbagai objek atau gambar dengan gradasi warna untuk menghasilkan efek gelap terang yang diinginkan.

Baca juga : Perbedaan Crayon dan Oil Pastels.

#3 Teknik Mixing

Selain teknik gradasi, ada juga teknik lain yang memadukan beberapa warna untuk menghasilkan warna yang diinginkan. Teknik itu disebut teknik mixing.

Metode ini hampir sama dengan teknik gradasi, hanya saja pada teknik ini, dua atau lebih warna yang digunakan selanjutnya akan diblend atau dicampur sehingga dihasilkan warna yang berbeda.

Teknik mixing juga dapat digunakan untuk menghasilkan efek gelap terang seperti teknik gradasi tapi karena warnanya diblend, hasilnya cenderung lebih halus dan ada bagian tertentu yang menghasilkan warna baru.

Sebagai contoh, misalnya Sobat Tafsi mewarnai daun menggunakan teknik mixing dengan dua warna hijau tua dan kuning. Ketika kedua warna diblend, maka akan ada bagian yang berwarna hijau muda.

cara mewarnai dengan oil pastels

Selain menghasilkan gradasi warna, teknik mixing bisanya lebih ditujukan untuk menghasilkan warna lebih (warna baru) yang tidak tersedia di produk.

#4 Teknik Kerik (Scrabbing)

Teknik selanjutnya yang cukup populer dan banyak digunakan oleh youtuber di channel menggambar mereka adalah teknik kerik atau keruk.

Sesuai dengan namanya, metode kerik merupakan metode mewarnai menggunakan sebuah alat bantu yang digunakan untuk mengerik atau mengukir permukaan oil pastels sehingga dihasilkan pola yang diinginkan.

Teknik kerik diawali dengan mewarnai gambar menggunakan warna yang mudah (cerah), kemudian warna tersebut ditimpah dengan warna yang lebih gelap.

Selanjutnya, dengan menggunakan alat kerik, Sobat Tafsi bisa mengukir pola tertentu yang diinginkan di atas warna yang gelap tersebut sehingga dihasilkan garis-garis pola dengan warna cerah.

Untuk alat kerik, beberapa produk oil pastels (biasanya 55 warna ke atas) sudah menyediakan alat kerik khusus. Tapi kita juga bisa gunakan alat kerik lain seperti lidi (tusuk sate), kawat, dan sebagainya.

#5 Teknik Campuran

Biasanya, dalam satu gambar, seseorang tidak mutlak menggunakan satu metode saja. Umumnya digunakan beberapa metode sesuai kebutuhan.

Dalam hal ini, kita bisa menyesuaikan kebutuhan dan keinginan kita sesuai dengan gambar yang akan diwarnai dan teknik apa yang paling cocok untuk gambar itu.

Sebagai contoh, untuk mewarnai awan atau langit biasanya lebih sering digunakan teknik gradasi, sedangkan untuk mewarnai pohon, kita mungkin lebih suka menggunakan teknik kerik untuk menghasilkan pola daun.

Jadi, pada teknik campuran, Sobat bebas berkreasi sesuai imajinasi dan kebutuhan. Kita juga bisa sesuaikan bagian mana yang digambar dengan alat bantu pensil dan bagian mana yang langsung diwarnai saja tanpa garis tepi.

Demikian pembahasan tentang metode menggambar dan mewarnai menggunakan oil pastels yang dapat edutafsi bagikan. Semoga informasi singkat ini bermanfaat.

Baca juga : Teknik Menggambar Menggunakan Crayon.

Seperti biasa, jika konten ini bermanfaat, bantu kami membagikannya kepada teman-teman Kalian melalui share di akun sosial media yang kalian punya.

Terimakasih sudah mampir, selamat berkreasi.




Edutafsi.com adalah blog bahan belajar sekolah yang ditujukan untuk membantu murid belajar. Dukung edutafsi untuk terus berkembang dengan like laman facebook edutafsi dan follow IG Tafsi Junior. Terimakasih telah berkunjung ke blog ini. Semoga bermanfaat.

Advertisements

0 comments :

Post a Comment