CONTOH SOAL DAN PEMBAHASAN EJAAN TANDA BACA

Posted by on 15 September 2016 - 6:07 PM

Edutafsi.com - Ejaan dan Tanda Baca. Contoh soal dan pembahasan tentang ejaan dan tanda baca ini disusun untuk membantu murid mempelajari dan memahami ejaan dan tanda baca dalam bahasa Indonesia. Melalui soal-soal ini diharap murid dapat memahami penggunaan dari beberapa jenis tanda baca dan ejaan yang benar dalam sebuah kalimat. Topik ejaan dan tanda baca meliputi beberapa kajian antaralain tanda titik, tanda koma, tanda titik koma, tanda titik dua, tanda hubung, tanda petik, penggunaan huruf kapital, huruf miring, dan singkatan. Berdasarkan kajian tersebut, maka Edutafsi.com menyusun contoh soal ini dalam beberapa model soal, yaitu menentukan fungsi tanda titik, menentukan penggunaan tanda baca yang sesuai, mengidentifikasi penggunaan huruf kapital yang tepat dalam sebuah kalimat, dan menentukan penulisan kata bilangan yang tepat dalam kalimat.

Soal 1 : Fungsi Tanda Titik
Berikut ini merupakan penggunaan atau fungsi tanda titik, kecuali ....
A. Mengakhiri kalimat yang bukan pertanyaan atau seruan
B. Memisahkan angka, jam, menit, dan detik untuk menunjukkan waktu
C. Diletakkan pada akhir singkatan nama atau gelar
D. Memisahkan anak kalimat yang mendahului induk kalimat
E. Diletakkan pada singkatan atau ungkapan yang sudah umum

Pembahasan :
Tanda titik (.) merupakan tanda baca yang menjadi salah satu syarat sebuah kalimat yang membedakannya dengan klausa. Berikut beberapa fungsi tanda titik:
1. Mengakhiri kalimat yang bukan pertanyaan atau seruan
2. Memisahkan angka, jam, menit, dan detik untuk menunjukkan waktu
3. Diletakkan pada akhir singkatan nama atau gelar
4. Digunakan dalam penulisan daftar pustaka
5. Diletakkan pada singkatan atau ungkapan yang sudah umum6. Memisahkan bilangan ribuan atau kelipatannya

Jadi, yang bukan merupakan fungsi tanda titik adalah memisahkan anak kalimat yang mendahului induk kalimat.
Jawaban : D


Soal 2 : Penggunaan Huruf Kapital
Kesalahan penulisan huruf besar terdapat pada kalimat ....
A. Dea mengajar di sekolah dua kali seminggu.
B. Paman suka membaca surat kabar Analisa.
C. Ayah membeli pisang Ambon untuk kakek.
D. Siang ini Banu akan bertemu dengan Tika.
E. Keluargaku baru tiba di Jakarta sore ini.

Pembahasan :
Huruf kapital biasa digunakan pada huruf awal kalimat. Penggunaan huruf kapital lainnya adalah sebagai huruf pertama nama tempat, nama instansi, atau nama orang. Penggunaan huruf kapital pada kata pisang Ambon tidak tepat karena kata Ambon tidak menunjukkan nama tempat melainkan jenis pisang.
Jawaban : C

Soal 3 : Tanda Baca
Pemakaian tanda baca yang benar terdapat pada kalimat ....
A. Karena sedih, adik menangis di kamarnya.
B. Adik dan kakak belum pulang, walaupun sudah malam.
C. Ibu membeli nasi, jus, pisang dan jeruk.
D. Murid, dan guru sedang mengikuti upacara bendera.
E. Ban mobil kami pecah, karena itu kami kami tidak bisa datang.

Pembahasan :
Tanda baca yang digunakan pada kalimat di atas adalah tanda koma (,) dan tanda hubung dan. Tanda koma digunakan untuk memisahkan anak kalimat dan induk kalimat jika anak kalimat ditulis mendahului induk kalimat. Opsi jawaban B dan E tidak tepat karena anak kalimat tidak mendahului induk kalimat.

Pada penggunaan tanda hubung 'dan', jika kata yang diterangkan hanya tediri dari dua kata maka tidak perlu menggunakan tanda koma. Dan jika kata yang diterangkan lebih dari dua, maka sebelum kata dan harus ada tands koma. Jadi, opsi C dan D juga salah.

Dengan demikian, kalimat yang pemakaian tanda bacanya benar adalah : Karena sedih, adik menangis di kamarnya.
Jawaban : A

Soal 4 : Penggunaan Huruf Miring
Berikut merupakan pemakaian huruf miring atau garis bawah yang benar, kecuali ....
A. Menuliskan nama ilmiah
B. Menuliskan ungkapan asing
C. Menuliskan nama atau judul buku yang dikuti dalam karangan
D. Nama instansi atau lembaga
E. Menegaskan bagian kata dari sebuah kalimat

Pembahasan :
Berikut beberapa penggunaan huruf miring:
1. Untuk menuliskan nama-nama ilmiah
2. Untuk enuliskan ungkapan asing
3. Menuliskan nama atau judul buku yang dikuti dalam karangan
4. Menegaskan bagian kata dari sebuah kalimat
Jadi, pemakaian yang tidak benar adalah menuliskan nama instansi atau lembaga.
Jawaban : D

Soal 5 : Penggunaan Tanda Baca
Kalimat di bawah ini yang penggunaan tanda bacanya benar adalah ....
A. David, membawakan majalah untuk Kartika.
B. A. Nasution merupakan murid yang rajin.
C. Dewi tidak datang, karena berada di luar kota.
D. Temanku Lina masuk rumah sakit candra.
E. Murid itu dihukum, karena tidak memakai atribut lengkap

Pembahasan :
Penggunaan tanda koma (,) pada opsi jawaban A, C, dan E tidak tepat karena seharusnya tidak memakai tanda koma. Pada opsi jawaban D seharusnya menggunakan tanda koma sebelum kata masuk dan huruf awal nama rumah sakitnya ditulis huruf kapital.

Jadi, kalimat yang penggunaan tanda bacanya benar adalah A. Nasution merupakan murid yang rajin. Tanda titik memenag digunakan pada singkatan nama atau gelar.
Jawaban : B

Soal 6 : Penggunaan Tanda Hubung
Berikut merupakan contoh penggunaan tanda hubung (-) yang benar, kecuali ....
A. se-Jawa Barat
B. Tahun 90-an
C. Anak-anak
D. memPHK-kan
E. 5-08-2016

Pembahasan :
Beberapa penggunaan tanda hubung:
1. Menyambung suku kata dasar yang dipisahk oleh pergantian baris
2. Menyambung unsur kata ulang, contoh : anak-anak
3. Pada bagian tanggal, contoh : 5-08-2016
4. Merangkai se-, -an, ke-, contoh : ke-3, se-Asia, 90-an.

Jadi, contoh penggunaan tanda hubung yang tidak tepat adalah memPHK-kan. Seharusnya adalah mem-PHK-kan.
Jawaban : D

Soal 7 : Mengoreksi Tanda Baca
Pemakaian tanda baca yang tepat terdapat pada ....
A. Dian bertanya: "Siapa gadis itu?".
B. Rok "canda" sudah tidak populer lagi di Indonesia.
C. Lana tinggal di Jalan Hakim, Medan.
D. Rate of inflation, 'laju inflasi', di Indonesia mulai menurun.
E. Rina menjuarai perlombaan itu, karena rajin beralatih

Pembahasan : 
Pemakaian tanda baca yang tepat terdapat pada kalimat (B) Rok "canda" sudah tidak populer lagi di Indonesia. Tanda petik (") yang digunakan menuliskan kata yang dipertegas maknanya dan atau memiliki kata khusus.

Penggunaan tanda baca pada opsi lain tidak tepat karena:
A. Penggunaan tanda titik dua (:) seharusnya tanda koma
C. Kata jalan ditulis huruf kecil
D. Penggunaan tanda petik dan koma kurang tepat
E. Seharusnya tidak pakai tanda koma
Jawaban : B

Soal 8 : Pemakaian Huruf Kapital
Pemakaian huruf kapital yang benar terdapat pada kalimat ....
A. Deva akan berangkat ke Medan pada Bulan Januari.
B. Di desa itu terdapat banyak Suku Batak.
C. Pegunungan yang membentang di daratan Sumatera itu bernama Bukit Barisan.
D. Semua warga bergembira menyambut Hari Lebaran.
E. Kita harus menggunakan Bahasan Indonesia yang baik dan benar.

Pembahasan :
Berikut penggunaan huruf kapital yang tidak tepat:
A. Bulan Januari seharusnya ditulis bulan Januari
B. Suku Batak seharusnya ditulis suku Batak
D. Hari Lebaran seharusnya ditulis hari Lebaran.
E. Bahasa Indonesia seharusnya ditulis bahasa Indonesia

Jadi, penggunaan huruf kapital yang benar terdapat pada kalimat (C) Pegunungan yang membentang di daratan Sumatera itu bernama Bukit Barisan.
Jawaban : C

Soal 9 : Penulisan Kata Bilangan
Penulisan kata bilangan yang benar terdapat pada kalimat ....
A. Dua ratus empat puluh orang tamu diundang dalam pertemuan itu.
B. Dewi membaca novel itu sampai empat kali.
C. 14 orang tewas dalam kecelakaan itu.
D. Perusahaan itu mencari 10 (sepuluh) pegawai baru.
E. Untuk membeli keperluan itu, kami harus menyiapkan uang 1000 an. 

Pembahasan :
Aturan penulisan kata bilangan:
1. Pada awal kalimat ditulis dengan huruf
2. Jika dapat ditulis dengan satu atau dua kata maka ditulis denga huruf
3. Jika lebih dari dua kata, maka ditulis dengan angka

Berikut opsi yang penulisan kata bilangannya tidak tepat:
A. Seharusnya : Dalam pertemuan itu diundang 240 orang tamu.
C. Seharusnya : Empat belas orang tewas dalam kecelakaan itu.
D. Seharusnya : Perusahaan itu mencari sepuluh pegawai baru.
E. Seharusnya : Kami harus menyiapkan uang 1000-an.

Jadi, penulisan kata bilangan yang benar terdapat pada kalimat (B) Dewi membaca novel itu sampai empat kali.
Jawaban : B

Soal 10 : Pemakaian Tanda Koma
Berikut contoh penggunaan tanda koma yang tepat, kecuali ....
A. Oleh karena itu, ita harus berhati-hati.
B. Jadi, kita akan pergi menggunakan bus.
C. Meskipun begitu, Rina tetap saja marah.
D. Dian tidak suka padamu, karena sifatmu yang cuek.
E. Akan tetapi, tidak semu orang menyetujuinya.

Pembahasan :
Tanda koma digunakan di belakang kata atau ungkapan penghubung antar kalimat yang terdapat pada awal kalimat, termasuk di dalamnya oleh karena itu, jadi, lagi pula, meskipun begitu, dan akan tetapi. Penggunaan tanda koma pada kalimat A, B, C, dan E sudah tepat.

Jadi, penggunaan tanda koma yang tidak tepat adalah pada kalimat (D) Dian tidak suka padamu, karena sifatmu yang cuek. Seharusnya kalimat tersebut tidak menggunakan koma.
Jawaban : D


Edutafsi.com adalah blog bahan belajar sekolah yang ditujukan untuk membantu murid belajar. Dukung edutafsi untuk terus berkembang dengan like laman facebook edutafsi, follow IG Tafsi Junior, dan subscribe youtube Tafsi Video. Terimakasih telah berkunjung ke blog ini. Semoga bermanfaat.

Advertisements